Krisis SMP Negeri di Jatiasih, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Sekolah Baru

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Kota Bekasi.

Gedung DPRD Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • ​DPRD Kota Bekasi menyoroti masih minimnya sarana pendidikan tingkat SMP Negeri, khususnya di wilayah Kecamatan Jatiasih.
  • ​Kelurahan Jatirasa hingga kini belum memiliki gedung bangunan SMP Negeri secara definitif.
  • ​Ketimpangan fasilitas pendidikan ini dinilai merugikan warga sekitar saat penerapan sistem PPDB jalur zonasi.
  • ​Dinas Pendidikan Pemkot Bekasi didesak segera memetakan blank spot dan merencanakan Unit Sekolah Baru (USB).

​Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyoroti belum meratanya fasilitas pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di sejumlah kelurahan, yang dikhawatirkan memicu ketidakadilan dalam sistem zonasi.

Desakan ini disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi agar segera mengambil langkah konkret untuk memetakan dan membangun unit sekolah baru, khususnya di wilayah Kecamatan Jatiasih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Warga Jatiasih Kesulitan Sistem Zonasi?

​Sistem zonasi mengharuskan calon siswa mendaftar ke sekolah terdekat, namun hal ini menjadi kendala besar bagi warga Jatiasih karena keterbatasan jumlah sarana gedung SMP Negeri.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menekankan bahwa ketimpangan penyebaran fasilitas sekolah ini harus segera dievaluasi oleh dinas terkait.

​”Harus jelas wilayah mana yang ketimpangannya paling tinggi, minimal per kecamatan. Ini penting agar ada solusi konkret,” kata Misbahudin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai rapat kerja di Gedung DPRD Kota Bekasi, dikutip Selasa (24/02/2026).

​Menurutnya, tanpa pemerataan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dari Pemkot Bekasi, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang memberlakukan jarak domisili justru akan sangat memberatkan warga di wilayah blank spot.

​Di Mana Saja Wilayah yang Belum Memiliki SMP Negeri Definitif?

​Hingga awal tahun 2026, masih terdapat kelurahan di Kecamatan Jatiasih yang belum memiliki gedung SMP Negeri secara definitif, salah satunya berada di kawasan Kelurahan Jatirasa.

Kondisi ini membuat proses belajar mengajar tidak maksimal dan memaksa siswa menumpang di fasilitas pendidikan lainnya.

​Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini mempertanyakan kesiapan infrastruktur serta skema penampungan siswa di area yang tak memiliki bangunan sekolah mandiri tersebut.

​”Di dapil saya, Kecamatan Jatiasih, masih ada kelurahan yang sampai hari ini belum mempunyai SMP Negeri. Apakah kemudian siswanya harus menumpang di SD atau bagaimana mekanismenya,” sambung Misbahudin.

​Ia memaparkan, meski di Kelurahan Jatirasa kegiatan belajar mengajar tingkat menengah pertama sudah berjalan, statusnya masih jauh dari ideal.

Jika dibiarkan berlarut, hak anak-anak untuk mendapatkan kenyamanan belajar di sekolah negeri akan terus tersendat.

​Apa Solusi DPRD untuk Pemerataan Pendidikan di Kota Bekasi?

​Untuk mengurai persoalan krisis sekolah negeri, DPRD mendorong langkah-langkah intervensi strategis yang wajib dieksekusi oleh Dinas Pendidikan Pemkot Bekasi:

  • Pemetaan Rinci: Menginventarisasi tingkat ketimpangan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di setiap kecamatan.
  • Evaluasi Zonasi: Menyesuaikan atau memberikan diskresi jalur PPDB khusus di area yang benar-benar tidak terjangkau sekolah negeri mana pun.
  • Akselerasi Pembangunan: Merencanakan, menganggarkan, dan mengeksekusi pembangunan fisik Unit Sekolah Baru (USB) pada APBD berikutnya.

​”Jangan sampai sistem zonasi justru menciptakan ketidakadilan bagi masyarakat. Kalau fasilitas sekolah negerinya belum merata, tentu masyarakat yang dirugikan,” pungkasnya tegas.

​Ketersediaan sarana prasarana pendidikan dasar adalah infrastruktur vital yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah demi mencetak generasi penerus yang berdaya saing.

Akselerasi pembangunan sekolah negeri baru diharapkan bisa menjadi fokus utama rencana kerja pemerintah tahun ini.

Punya keluhan terkait fasilitas pendidikan atau kendala zonasi di lingkungan Anda? Sampaikan aspirasi dan laporan layanan publik Anda melalui layanan pengaduan resmi Pemkot Bekasi, atau bagikan informasi tersebut ke redaksi RakyatBekasi.com agar suara Anda dapat kami kawal.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!
TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x