Poin Utama:
- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, beserta istri tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 25 Kota Bekasi tanpa perlakuan khusus.
- Jadwal keberangkatan menuju bandara dipastikan pada Senin (18/05/2026) pukul 14.00 WIB dari Asrama Haji Embarkasi Bekasi.
- Tahapan rekam medis, administrasi, hingga aktivasi aplikasi Nusuk Haji telah dirampungkan.
- Pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat ini dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah yang secara kelembagaan telah terpisah dari Kementerian Agama.
Menjelang jadwal penerbangan menuju Tanah Suci, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, beserta istri, Wiwiek, telah merampungkan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan dan administrasi. Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 25 Kota Bekasi dan bersiap bertolak ke bandara dari Asrama Haji Embarkasi Bekasi pada Senin (18/05/2026) siang.
Keberangkatan orang nomor satu di Kota Patriot ini dipastikan berjalan layaknya jemaah reguler tanpa adanya pengawalan yang berlebihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Berangkat Haji 2026?
Jadwal keberangkatan Wali Kota Bekasi menuju bandara ditetapkan pada Senin (18/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelumnya, Tri Adhianto terpantau tiba di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Minggu (17/05/2026) malam sekitar pukul 19.20 WIB.
”Dimulai dengan pemeriksaan kesehatan, alhamdulillah dengan kondisi yang stabil, sesuai dengan perasaan pertama kali dilakukan pemeriksaan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Minggu (17/05/2026).
Apa Saja Persiapan Wali Kota Bekasi di Asrama Haji Embarkasi?
Selama berada di asrama, Tri mengikuti proses reguler yang memakan waktu sekitar satu jam bersama jemaah lainnya.
Sebagai informasi, manajemen operasional dan tata laksana pelaksanaan ibadah haji serta umrah saat ini diurus langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah, yang mana instansi tersebut sudah terpisah secara kewenangan dari Kementerian Agama.
Hal ini menuntut kedisiplinan dan sinkronisasi data mandiri yang lebih presisi bagi setiap calon jemaah.
Adapun rangkaian persiapan akhir yang dijalani oleh Wali Kota Bekasi dan jemaah lainnya meliputi:
- Pemeriksaan rekam medis final untuk memastikan kelayakan kondisi fisik dan kelayakan terbang.
- Penerimaan uang saku (living cost) untuk kebutuhan dasar selama di Tanah Suci.
- Aktivasi sistem aplikasi kepelabuhanan Arab Saudi, yakni Nusuk Haji.
Apakah Ada Pengawalan Khusus Wali Kota Bekasi Selama Haji?
Tidak ada pengawalan pengamanan eksekutif (VIP) atau rombongan khusus Pemkot Bekasi yang mendampingi perjalanan spiritual Tri Adhianto tahun ini.
Ia menegaskan hanya berangkat berdua bersama sang istri dan siap membaur sepenuhnya dengan jemaah reguler.
”Berdua aja. Karena daftarnya sudah ada satu kloter, jadi gabungan nanti sama 450 jemaah yang lain,” jelasnya.
Mengingat seluruh urusan administratif kepanitiaan haji telah tuntas tanpa kendala, Tri kini fokus menjaga stamina menjelang penerbangan panjang.
“Karena hari ini memang semua administrasi sudah selesai, ya tinggal istirahat,” pungkasnya.
Sikap membaur dan mengikuti prosedur reguler dari pemimpin daerah diharapkan menjadi cerminan kesederhanaan dalam menjalankan rukun Islam kelima.
Ingin tahu perkembangan terbaru seputar jemaah haji asal Kota Bekasi dan informasi terkini terkait kebijakan publik Pemkot Bekasi? Simak terus laporannya hanya di RakyatBekasi.Com. Jangan lupa bagikan artikel ini agar keluarga jemaah lain tetap mendapatkan kabar ter-update!







