Pelajari Pengelolaan Air Bersih, Wali Kota Denpasar Kunjungi Perumda Tirta Patriot

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), bertukar cenderamata dengan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara (tengah), dalam kunjungan kerja terkait sinergi pengelolaan air bersih di Kota Bekasi, Senin (16/02/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), bertukar cenderamata dengan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara (tengah), dalam kunjungan kerja terkait sinergi pengelolaan air bersih di Kota Bekasi, Senin (16/02/2026).

Poin Utama:

  • Peserta: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma I Putu Yasa, ST.
  • Tuan Rumah: Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan Manajemen Perumda Tirta Patriot.
  • Fokus Bahasan: Efisiensi operasional, inovasi digitalisasi layanan, dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
  • Tujuan: Membuka peluang proyek strategis dan pengembangan SDM antarperusahaan daerah.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerima kunjungan kerja Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang didampingi oleh Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma I Putu Yasa, ST beserta jajaran di Kantor Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi, Senin (16/02/2026).

Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan sinergi dan berbagi pengalaman teknis guna meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat di kedua wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Tujuan Kunjungan Wali Kota Denpasar ke Bekasi?

​Kunjungan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar untuk memperdalam wawasan mengenai manajemen pengelolaan air bersih yang diterapkan di Kota Bekasi.

I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir langsung bersama Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma I Putu Yasa untuk berdiskusi dengan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Ali Imam Faryadi beserta jajaran.

​Agenda utama pertemuan mencakup pembahasan strategi peningkatan cakupan layanan kepada pelanggan, efisiensi operasional perusahaan daerah, hingga penerapan inovasi digitalisasi dalam sistem pelayanan air minum.

​Bagaimana Respon Wali Kota Bekasi Terkait Kolaborasi Ini?

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut positif inisiatif ini sebagai gerbang pembuka kerja sama jangka panjang antar-BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah untuk menjawab tantangan ketersediaan air bersih di masa depan.

​”Pertemuan kedua wilayah ini menjadi sebuah momen dalam membuka peluang kerja sama antarperusahaan daerah dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, studi banding teknis, hingga potensi kolaborasi proyek strategis di masa mendatang,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di sela-sela acara di Kantor Pemkot Bekasi, Senin (16/2/2026).

​Apa Dampak Sinergi Bagi Layanan Masyarakat?

​Diskusi antara Pemkot Denpasar dan Pemkot Bekasi ini tidak hanya berhenti pada tataran teoritis, tetapi juga menyentuh aspek teknis pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kedua belah pihak sepakat bahwa orientasi utama dari pengelolaan air minum adalah kepuasan masyarakat.

​Melalui pertukaran data dan pengalaman ini, Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi dan Perumda Tirta Sewakadarma Denpasar berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih berkualitas.

Fokus utamanya adalah memastikan distribusi air yang lancar dan respons cepat terhadap keluhan pelanggan melalui sistem yang terintegrasi.

​Kunjungan kerja ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata khas daerah, termasuk produk UMKM lokal Bekasi “Mpok Nini”, sebagai simbol persahabatan kedua kota.

Sinergi ini diharapkan segera diimplementasikan dalam bentuk kebijakan teknis yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Bekasi maupun Denpasar.

Punya keluhan terkait layanan air bersih di lingkungan Anda? Sampaikan laporan Anda melalui layanan pengaduan resmi Perumda Tirta Patriot atau Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x