Penuhi Panggilan Bawaslu, Camat Jatiasih Dicecar 31 Pertanyaan selama Dua Jam

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Jatiasih memenuhi pemanggilan Bawaslu Kota Bekasi, Selasa (09/01/2024).

Camat Jatiasih memenuhi pemanggilan Bawaslu Kota Bekasi, Selasa (09/01/2024).

KOTA BEKASI – Camat Jatiasih Ashari memenuhi panggilan Bawaslu Kota Bekasi untuk dimintai keterangan menyoal dugaan pelanggaran netralitas ASN Pemkot Bekasi gegara pamer jersey nomor dua (2) seusai melakoni pertandingan sepakbola antar kecamatan di Stadion Patriot Chandrabhaga. Jumat (29/12/2023) lalu. [irp posts=”8240″ ] Menurut pengamatan RakyatBekasi.com, Ashari tiba di Gedung Bawaslu Kota Bekasi sekira pukul 13.04 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan hingga pukul 15.03 WIB. Camat Jatiasih Ashari mengatakan, melalui pemeriksaan, pihaknya kurang lebih menerima sebanyak 31 pertanyaan yang ditanyakan oleh petugas buntut dugaan netralitas tersebut.
“Pertama memang pertanyaannya bercampur antara data pribadi dan materi, jumlahnya 31 pertanyaan. Tetapi memang secara materi pertanyaan, saya belum bisa mengungkapkan. Karena prinsip dasar ini merupakan dari klarifikasi yang dilakukan Bawaslu,” ucap Asharie usai memberikan keterangan di Gedung Bawaslu Kota Bekasi, Selasa (09/01/2024).
[irp posts=”8070″ ] Asharie pun menyatakan bahwa kehadirannya hari ini ke Bawaslu adalah sebagai bentuk komitmen kooperatif dirinya sebagai ASN untuk dimintai keterangan.
“Prinsip dasar saya hadir disini memenuhi panggilan dari Bawaslu sebagai salah satu Camat yang terperiksa. Prinsip dasar bahwa tidak ada niat apapun terkait dengan proses yang kami lakukan dalam olahraga, pada tanggal 29 Desember 2023 silam,” ungkapnya
Selain itu, Asharie juga menyangkal bahwa ada muatan politis di dalam pertandingan sepakbola antar kecamatan yang dilakoni pihaknya, melainkan hanya kegiatan olahraga biasa.
“Lebih kepada bagaimana membangun silaturahmi antar aparatur kecamatan se-Kota Bekasi. Nanti bawaslu yang akan menyampaikan apa yang menjadi klarifikasi dari hasil komunikasi saya (menyoal pamer jersey nomor urut 2 itu sengaja atau tidaknya). Karena itu bagian dari materi, saya tidak dapat menyampaikan sesuatu setelah proses ini. Saya pikir kita hormati proses selanjutnya,” imbuhnya
[irp posts=”8244″ ] Saat ditanyakan perihal kronologi pamer Jersey tersebut, Ashari hanya menjawab diplomatis bahwa realita di lapangan tidak bisa dijelaskan secara terperinci.
“Saya yakini tidak akan ada perintah. Bahasa pribadi saya adalah, 90 persen masyarakat Kota Bekasi memiliki handphone, artinya bicara kecerdasaan yang kita yakini sama rata. Belo’on sekali kalau aparatur sengaja melakukan (melanggar netralitas ASN) hal itu,” ujarnya berkelit.
Namun demikian, berdasarkan penelusuran redaksi rakyatbekasi.com dari sejumlah foto yang beredar terdapat fakta yang menarik, sebagai berikut; Saat bertanding, para Camat menggunakan jersey dengan nomor berbeda dengan nomor punggung jersey yang dipamerkan. [irp posts=”8162″ ] Hal tersebut terlihat dari sejumlah camat tertangkap kamera mengenakan celana dengan nomor berbeda dengan Jersey bernomor punggung dua (2) yang sedang dipamerkannya saat berpose, berikut uraiannya:
  • Camat Mustikajaya Jaya Eko Setiawan yang mengenakan celana bernomor 15.
  • Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah yang nampak memakai celana bernomor tujuh (7).
  • Camat Medansatria Widy Tiawarman yang celananya nampak seperti nomor empat (4).
  • Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya yang tampak memakai celana bernomor 13.
  • Camat Bekasi Barat Gutus Hermawan Eka Permana terlihat mengenakan celana bernomor 24.
Dengan fakta tersebut, dapat diambil kesimpulan patut diduga jika para Camat dengan sengaja memamerkan Jersey bernomor punggung dua (2) yang disediakan oleh panitia ataupun protokol dengan maksud tertentu. [irp posts=”8164″ ] Kemudian jersey bernomor punggung dua yang dipamerkan para camat diduga kuat masih baru alias tidak dikenakan oleh mereka di dalam pertandingan antar kecamatan se-Kota Bekasi tersebut. (DAP) Sebelumnya diberitakan, Pimpinan Bank BJB Bekasi memenuhi panggilan Bawaslu Kota Bekasi untuk dimintai keterangan menyoal dugaan pelanggaran netralitas ASN Pemkot Bekasi yang turut pamer jersey nomor 2 yang dilakukan pada saat bermain sepakbola di Stadion Patriot Chandrabhaga, Jumat (29/12/2023) pagi [irp posts=”8198″ ] Berdasarkan pengamatan RakyatBekasi.com, Kepala Cabang Bank Jabar Banten (BJB) Bekasi Bayu Novi Putra Utama didampingi manajemen BJB Bekasi tiba di Gedung Bawaslu Kota Bekasi sekira pukul 10.00 WIB yang kemudian langsung dimintai keterangan oleh Bawaslu dan selesai sekira pukul 12.09 WIB.
“Kita sudah memenuhi panggilan untuk klarifikasi dari rekan rekan Bawaslu sekitar jam 10.10 WIB, Kita sudah mulai. Kita sudah sampaikan apa yang menjadi pertanyaan rekan rekan Bawaslu sudah kita klarifikasi, sudah kita sampaikan,” ucap Kepala Cabang BJB Bekasi, Bayu Novi Putra Utama seusai memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan kepada rakyatbekasi.com, Selasa (09/01/2024).
Bayu menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat merincikan secara detail terkait apa saja pertanyaan yang dilontarkan Bawaslu kepadanya. Karena, menurutnya persoalan tersebut masih dalam pemeriksaan pihak Bawaslu selaku pengawas pemilu. [irp posts=”8173″ ]
“Mungkin nanti rekan rekan bisa ke Bawaslu (terkait pertanyaan), dari saya mungkin cukup gitu aja yang bisa saya sampaikan. Coba tanya ke rekan-rekan Bawaslu aja (menyoal siapa siapa aja yang nantinya akan dipanggil setelahnya),” ujarnya. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!
Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP
Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai
Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi
Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen
Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x