Polemik Bendera One Piece Jelang HUT RI, Pemkot Bekasi: “Fokus pada Merah Putih, Jangan Kebablasan”

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera bajak laut dari serial anime One Piece. (Foto: SCMP)

Bendera bajak laut dari serial anime One Piece. (Foto: SCMP)

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah fenomena unik menjadi perbincangan hangat: pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah.

Menanggapi tren ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengimbau warganya untuk tetap fokus pada semangat nasionalisme dengan mengedepankan bendera Merah Putih.

Fenomena ini memicu perdebatan antara kebebasan berekspresi para penggemar budaya pop dan pentingnya penghormatan terhadap simbol negara di momen sakral kenegaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imbauan Pemkot Bekasi di Tengah Tren Unik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, angkat bicara mengenai polemik pemasangan bendera berlambang tengkorak khas manga “One Piece” tersebut. Ia meminta masyarakat untuk bijak dan mengikuti arahan yang ada.

“Menurut saya, kita ikuti saja arahan dari Pemerintah Pusat. Karena menurut saya juga kurang etis, apabila bendera Merah Putih disandingkan dengan bendera berlambang tengkorak itu maksudnya apa? Secara tujuan, mari kita perkuat persatuan dalam rangka HUT Kemerdekaan,” ucap Junaedi kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di Stadion Patriot Chandrabhaga, Selasa (05/08/2025).

Menjaga Marwah Bendera Merah Putih

Junaedi menegaskan bahwa kebebasan berekspresi yang dimiliki warga negara tetap memiliki batasan, terutama jika menyangkut simbol negara. Menurutnya, perayaan kemerdekaan adalah momentum untuk menonjolkan identitas bangsa.

“Karena bendera kita adalah Merah Putih. Jangan disamakan dengan yang lain-lain. Kalaupun masyarakat memasang itu sebagai bentuk kebebasan berekspresi, juga jangan kebablasan,” imbaunya.

Ia mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dan bersama-sama menghargai peringatan hari kemerdekaan dengan cara yang benar dan tidak “nyeleneh”.

Fenomena dari Sudut Pandang Penggemar

Di sisi lain, fenomena ini tidak muncul dari ruang hampa. One Piece, manga karya Eiichiro Oda yang terbit sejak 1997, bercerita tentang petualangan Monkey D. Luffy dalam meraih impian dan kebebasan sebagai raja bajak laut.

Bagi banyak penggemarnya, kisah perjuangan Luffy dan kawan-kawannya untuk meraih kebebasan dianggap merepresentasikan semangat yang sama dengan perjuangan kemerdekaan.

Pengibaran bendera ini menjadi bentuk ekspresi budaya pop yang coba disandingkan dengan momen kebangsaan.

Tinjauan dari Sisi Aturan Hukum

Secara yuridis, perlakuan terhadap Bendera Negara diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam undang-undang tersebut, diatur sejumlah larangan, di antaranya:

  • Merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara.
  • Memasang Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

Meskipun tidak ada larangan eksplisit untuk memasang bendera lain di samping Merah Putih, esensi dari aturan ini adalah menjaga kemuliaan dan kehormatan simbol negara, terutama saat perayaan hari besar nasional.

Ajakan untuk Nasionalisme yang Bijak

Pemkot Bekasi berharap imbauan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Perayaan kemerdekaan dapat diisi dengan berbagai kegiatan kreatif tanpa harus mengurangi rasa hormat pada Bendera Merah Putih.

“Mari kita dukung pemerintahan yang ada ini, kita sama-sama. Yang penting kita aman, nyaman, dan kesejahteraan terjamin,” pungkas Junaedi.

asyarakat diimbau untuk merayakan HUT ke-80 RI dengan cara yang khidmat, kreatif, namun tetap dalam koridor penghormatan terhadap simbol-simbol negara.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asrama Haji Bekasi Bersolek, Siap Sambut 28 Kloter Jemaah Perdana Pekan Esok
Bom Waktu SPBE Cimuning Telan Satu Keluarga, Nyawa Bapak Menyusul Anak!
Wali Kota Tri Adhianto Janji Perketat Pengawasan WFH ASN Pemkot Bekasi
Pembangunan Tol Becakayu Berlanjut, DBMSDA Siap Bongkar Gapura Joyo Martono Selama Sepekan
​Alarm Bahaya! DBMSDA Sebut Wilayah Selatan Bekasi Rawan Longsor saat Hujan Deras
Gegara Hujan Disertai Angin Kencang, Tebing Komplek Pinewood Bekasi Ambrol
Piutang ‘Gaib’ Muncul di SPT PBB 2026, Warga Bekasi jadi ‘Sapi Perah’ Bapenda?
Tragedi Subuh Mustikajaya: Lansia Tewas Terjebak Si Jago Merah!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:17 WIB

Asrama Haji Bekasi Bersolek, Siap Sambut 28 Kloter Jemaah Perdana Pekan Esok

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

Bom Waktu SPBE Cimuning Telan Satu Keluarga, Nyawa Bapak Menyusul Anak!

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Janji Perketat Pengawasan WFH ASN Pemkot Bekasi

Kamis, 16 April 2026 - 13:49 WIB

Pembangunan Tol Becakayu Berlanjut, DBMSDA Siap Bongkar Gapura Joyo Martono Selama Sepekan

Kamis, 16 April 2026 - 10:03 WIB

Gegara Hujan Disertai Angin Kencang, Tebing Komplek Pinewood Bekasi Ambrol

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca