Tak Terima Kepalanya Ditoyor saat Rapat Banggar, Anggota DPRD Kota Bekasi Polisikan Koleganya dari PDIP

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmadi (tengah -putih) dengan didampingi koleganya sesama Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hendak melaporkan kejadian yang dialaminya saat Rapat Banggar DPRD Kota Bekasi pada Senin (22/09/2025) pagi.

Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmadi (tengah -putih) dengan didampingi koleganya sesama Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hendak melaporkan kejadian yang dialaminya saat Rapat Banggar DPRD Kota Bekasi pada Senin (22/09/2025) pagi.

KOTA BEKASI – Suasana Rapat Badan Anggaran (BANGGAR) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bekasi 2026 memanas hingga berujung pada laporan kepolisian.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmadi, resmi melaporkan koleganya sesama anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Rahman Hakim, ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan tindak kekerasan fisik pada Senin (22/09/2025).

​Didampingi oleh jajaran Fraksi PKB, Ahmadi mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota untuk membuat laporan awal setelah insiden yang terjadi di tengah rapat penting tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kronologi Insiden Menurut Pelapor

​Ahmadi, yang akrab disapa Madong, menuturkan bahwa kericuhan bermula dari perbedaan pendapat mengenai pagu anggaran RAPBD 2026. Menurutnya, rapat pada awalnya berjalan dengan kondusif hingga terjadi perdebatan sengit.

​”Hari ini saya membuat laporan awal terkait kejadian setelah Rapat BANGGAR. Awalnya ada selisih pendapat, saya bertanya kepada Bang Arief, namun dia langsung marah dan mendorong kepala saya menggunakan tangannya,” jelas Ahmadi saat memberikan keterangan di Mapolres Metro Bekasi Kota.

​Perdebatan dipicu saat Arif Rahman Hakim mengusulkan agar RAPBD 2026 ditetapkan pada angka Rp 6,8 triliun. Ahmadi kemudian menyanggah dengan argumen bahwa angka tersebut bisa lebih tinggi.

​”Saya sampaikan bahwa akan ada dana transfer dari pemerintah pusat yang akan bertambah, sehingga totalnya bisa menjadi Rp 7,2 triliun. Tanpa aba-aba, yang bersangkutan langsung marah. Mungkin dia merasa argumentasinya terbantahkan oleh saya,” sambungnya.

​Langkah Hukum dan Proses Visum

​Ahmadi menegaskan bahwa ia akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Menurutnya, tindakan yang ia terima tidak hanya menyangkut pribadi tetapi juga marwah partai yang ia representasikan.

​”Ini negara hukum, dan kita semua dilindungi oleh undang-undang. Biar diselesaikan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. Ia juga mengklaim pernah menerima ancaman verbal dari orang yang sama pada waktu sebelumnya.

​Sebagai bagian dari prosedur pelaporan, Ahmadi langsung menuju RSUD Chasbullah Abdul Majid untuk menjalani visum. Hasil visum tersebut akan menjadi salah satu bukti pendukung untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lebih lanjut di kepolisian.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dan keterangan lebih lanjut dari Arif Rahman Hakim selaku pihak terlapor mengenai insiden tersebut.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Politik Balas Budi! Kades Baru di Kabupaten Bekasi Dilarang Bongkar Pasang Perangkat Desa demi Akomodasi Timses
Rp2,82 Triliun APBD Kota Bekasi Belum Terserap: Belanja Pegawai Lancar, Belanja Pembangunan Tersendat!
Sasar 833.000 KK, Pendataan Perlinsos Kota Bekasi Baru Capai 11,86 Persen: Dinsos Desak Warga Aktif Daftar Mandiri!
Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi
Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot
Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!
Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031
Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:55 WIB

Awas Politik Balas Budi! Kades Baru di Kabupaten Bekasi Dilarang Bongkar Pasang Perangkat Desa demi Akomodasi Timses

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

Rp2,82 Triliun APBD Kota Bekasi Belum Terserap: Belanja Pegawai Lancar, Belanja Pembangunan Tersendat!

Kamis, 5 November 2026 - 09:16 WIB

Sasar 833.000 KK, Pendataan Perlinsos Kota Bekasi Baru Capai 11,86 Persen: Dinsos Desak Warga Aktif Daftar Mandiri!

Rabu, 4 November 2026 - 21:07 WIB

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WIB

Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x