Tim Ridho: Soal Netralitas ASN, Anggota TP5 Wali Kota Bekasi jadi Kuasa Hukum Paslon 01 di MK

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon Ridho, Nicodemus Godjang.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon Ridho, Nicodemus Godjang.

Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 03 Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono dan Abdul Harris Bobihoe (Ridho), mengkritik Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, terkait indikasi dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi yang dituding tidak netral oleh Tim Kuasa Hukum Paslon Nomor Urut 01, Heri Koswara dan Sholihin.

Kabiro Hukum asal Kemendagri tersebut dituding hanya omong kosong terkait Netralitas ASN, karena ada salah satu dari Tenaga Ahli dalam Tim Percepatan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik (TP5) Wali Kota Bekasi, yakni Muhammad Rullyandi, yang kini menjadi Tim Advokat dari Paslon Urut 01, Heri Koswara dan Sholihin.

“Pj Wali Kota Bekasi jangan bicara netralitas dalam Pilkada Kota Bekasi. Sudah menjadi rahasia umum jika Raden Gani Muhamad, Pj Wali Kota, berpihak ke salah satu paslon saat Pilkada lalu,” ucap Wakil Tim Pemenangan Paslon Ridho, Nicodemus Godjang kepada rakyatbekasi.com melalui keterangannya, Selasa (14/01/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidaknetralan Pj Wali Kota Bekasi sebagai ASN, kata Nico, semakin dibuktikan dengan adanya Anggota TP5 Pj Wali Kota Bekasi yakni Muhammad Rullyandi, yang hingga kini masih aktif sebagai Anggota TP5, menjadi kuasa hukum Paslon 01.

“Meskipun tidak bisa langsung dijustifikasi bahwa Rullyandi diperintah oleh Pj Wali Kota Bekasi atau tidak untuk menjadi Tim Kuasa 01, tetapi minimal bisa menjadi indikasi ketidaknetralan Pj Wali Kota Bekasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nicodemus menyoroti Gugatan Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) yang diajukan oleh Paslon 01 ke Mahkamah Konstitusi dalam Sidang Sengketa Pilkada 2024. Ia menjelaskan bahwa ada syarat mendasar, formil, dan materil yang harus dipenuhi.

“Syarat formil adalah siapa pelapornya. Syarat materiil adalah kapan dilaporkan, karena ada aturan pelaporan TSM itu melalui Bawaslu dan paling lama 7 hari kerja dari kejadian TSM itu,” ujarnya.

Nicodemus menambahkan bahwa kriteria TSM harus memenuhi unsur terstruktur, sistematis, dan masif.

“Terstruktur itu melibatkan aparat sipil penyelenggara dan lainnya. Sistematis ada pembuktian rapat rencana melakukan kecurangan dengan aparat itu. Kemudian masif itu dilakukan lebih dari 50 persen wilayah pemilihan. Kalau di Kota Bekasi berarti harus terpenuhi TSM dilakukan di 7 kecamatan. Tapi sekali lagi kami menghargai upaya setiap warga negara untuk mencari keadilan,” paparnya.

Sebagai informasi, berikut materi gugatan yang diajukan Paslon 01 ke Mahkamah Konstitusi;


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK
Lepas dari PPP, Gus Shol Dapat ‘Karpet Merah’ Pimpin Golkar Kota Bekasi?
Jokowi Safari Politik ke Bekasi, Hasto Lontarkan Sindiran Keras: PDIP Pilih Politik Kemanusiaan!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x