Poin Utama:
- Suyadi, sekuriti SPBE di Jalan Cinyosog, Mustikajaya, tewas akibat luka bakar 90 persen.
- Gugurnya korban mematahkan klaim awal Camat Mustikajaya yang menyatakan tragedi ini nihil korban jiwa.
- Wakil Wali Kota Bekasi memastikan ahli waris korban tewas mendapat santunan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan.
- Fokus publik dan Pemkot Bekasi kini beralih pada pemulihan 21 korban luka bakar lainnya yang masih dirawat.
Harapan agar tragedi kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tak memakan korban jiwa akhirnya hangus terbakar.
Suyadi, seorang petugas keamanan (sekuriti) di lokasi tersebut, dilaporkan meninggal dunia setelah tak kuasa menahan luka bakar mematikan hingga 90 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fakta pilu ini sekaligus menampar laporan awal pemerintah kecamatan setempat yang dengan terlalu dini mengklaim insiden nahas tersebut nihil korban jiwa.
Siapa Korban Meninggal Tragedi Kebakaran SPBE Mustikajaya?
Korban meninggal dalam insiden maut tersebut bernama Suyadi, seorang petugas keamanan yang tengah bertugas saat si jago merah mengamuk.
Suyadi menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan luka bakar kritis yang menyelimuti hampir seluruh tubuhnya.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengonfirmasi kabar duka ini dan menyatakan bahwa almarhum telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (05/04/2026) malam.
Pemkot Bekasi memastikan hak ketenagakerjaan mendiang dipenuhi secara penuh sebagai bentuk tanggung jawab.
”Kemarin kami berduka cita meninggalnya satu orang yang bernama Suyadi, dia adalah merupakan security dan sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan, sudah lakukan kemarin langsung di kubur tadi malam dan insya Allah akan mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (06/04/2026).
Benarkah Klaim Awal Tidak Ada Korban Jiwa di SPBE Cimuning?
Gugurnya Suyadi secara mutlak mematahkan pernyataan awal dari Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, yang sempat sesumbar menyebut bahwa insiden ini tidak merenggut nyawa. Pernyataan prematur tersebut kini terbantahkan oleh realitas pahit di lapangan.
”Semua yang tercatat, ada 22 itu datanya yang alami luka bakar, untuk korban meninggal dunia tidak ada,” kata Maka Nachrowi, Sabtu (04/04/2026) lalu.
Bagaimana Nasib 21 Korban Luka Bakar SPBE Mustikajaya Lainnya?
Dengan adanya satu korban jiwa, sorotan publik kini mengarah tajam pada langkah taktis Pemkot Bekasi dan pihak perusahaan dalam menangani puluhan korban luka bakar lainnya. Penanganan medis serta kompensasi maksimal wajib diberikan tanpa dalih apa pun.
Berikut rincian data terkini korban kebakaran SPBE Mustikajaya:
- Total korban terdampak: 22 orang.
- Korban meninggal dunia: 1 orang (Suyadi, sekuriti).
- Korban luka bakar dalam perawatan: 21 orang.
Kini, publik menuntut keseriusan Pemkot Bekasi dan pihak manajemen SPBE untuk memastikan insiden serupa tidak terulang, serta menjamin seluruh biaya pemulihan 21 korban yang tersisa ditanggung sepenuhnya.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai lambannya antisipasi dan simpang-siur data dalam tragedi SPBE di Mustikajaya ini?
Bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang waspada, dan tinggalkan opini Anda di kolom komentar. Pantau terus laporan mendalam dan terkini hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















