Dianggap Remeh-temeh, Ini Dia Salah Satu Pintu Masuk Setan yang Terkutuk

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KISS, salah satu grup musik rock and roll asal Amerika Serikat.

KISS, salah satu grup musik rock and roll asal Amerika Serikat.

أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

A’uudzubillahi as-samii’i al-‘Aliimi mina asy-syaithooni ar-rojiimi min hamazihii wa nafkhihii wa nftsihi” artinya: “aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar dari setan yang terkutuk dari kegilaannya, kesombongannya dan nyanyiannya yang tercela” (H. R. Abu Daud 775).

Lafadz Ta’awudz, berikut berbagai varian selain tersebut sebagai pembuka ulasan di atas, sudah pernah dibahas penulis sebulumnya dalam artikel berjudul “Urgensi “Ta’awwudz” dalam Kehidupan Sehari-hari”. Perlindungan dari setan dari berbagai macam “bentuknya” melalui berbagai arah. Berlindung dari itu semua hanya kepada Allah semata. Maka pada kesempatan kali ini, tidak sedang hendak membahas dalil-dalil “nash” atau tekstual terkait musik yang sering kali dipertegangkan, namun penulis akan mengulas beberapa jalan yang sering kali ditempuh setan untuk mempengaruhi manusia, baik melalui kegilaannya, kesombongannya, dan nyanyiannya yang tercela. Nyanyian, sebagaimana terlantun dalam lafadz ta’awwudz (perlindungan) di atas secara literal tercantum dan digaris bawahi penulis sebagai jejak-jejaknya atau langkah-langkah setan atau sebut istilah al-Qur’an dengan “khuthuwatisysyaithoon” yaitu melalui musik.
Pertama, hawa nafsu dan keinginan. Biasa jadi, niat awal seseorang sebelum terjerumus menjadi konsumen musik adalah keinginan, seperti rasa ingin tahu atau “curiosity” seperti ingin belajar sesuatu, praktik pelafalan bahasa Inggris, atau yang lainnya terus diikuti sehingga memunculkan rasa suka yang berkelanjutan dan menjelma hawa nafsu. Maka perlu berhati-hati.
Kedua, angan-angan kosong. Ini poin penting. Lantunan lirik diiringi musik, sebagaimana disampaikan pada poin sebelumnya dapat menarik perhatian dan membentuk gambaran-gambaran yang sejatinya hanya kekosongan belaka.
Visited 32 times, 1 visit(s) today

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Nazwar, S. Fil. I., M. Phil. [Penulis Lepas Yogyakarta]

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?
Perang Iran Merupakan Katalis Bagi Israel Menuju Pax Judaika dan Dinamikanya bagi Indonesia
Abdul Mu’ti Didesak Lepas Jabatan Sekum Muhammadiyah Sebelum Muktamar Digelar
LBH Fraksi ’98: Filsafat Hukum Pancasila Harus Responsif Era AI!
Mengungkap Fakta Gaji Guru Honorer dan Misteri Transparansi Dana BOS: Keadilan atau Sandera?
Menguak Dalang Tersembunyi Kasus Ijon Bekasi: Fakta Mengejutkan di Balik Skandal SRJ dan AKK
Bongkar Korupsi Berjamaah: Mengapa Hakim Berwenang Tetapkan Tersangka Baru di Persidangan?
Rahasia Ketenangan Pikiran: Mengungkap Manfaat Membaca Buku untuk Kesehatan Jiwa di Era Digital
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:59 WIB

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:49 WIB

Perang Iran Merupakan Katalis Bagi Israel Menuju Pax Judaika dan Dinamikanya bagi Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

Abdul Mu’ti Didesak Lepas Jabatan Sekum Muhammadiyah Sebelum Muktamar Digelar

Senin, 1 Juni 2026 - 12:08 WIB

LBH Fraksi ’98: Filsafat Hukum Pancasila Harus Responsif Era AI!

Sabtu, 25 April 2026 - 12:16 WIB

Mengungkap Fakta Gaji Guru Honorer dan Misteri Transparansi Dana BOS: Keadilan atau Sandera?

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x