Petaka Ledakan SPBE Cimuning: 20 Luka Bakar, DPRD Kota Bekasi Bidik Disnaker!

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabel rekapitulasi 20 korban ledakan akibat kebocoran gas SPBE di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang kini dirawat intensif di berbagai fasilitas kesehatan di Kota Bekasi, Rabu (01/04/2026). (Dok. Kecamatan Mustikajaya)

Tabel rekapitulasi 20 korban ledakan akibat kebocoran gas SPBE di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang kini dirawat intensif di berbagai fasilitas kesehatan di Kota Bekasi, Rabu (01/04/2026). (Dok. Kecamatan Mustikajaya)

Poin Utama:

  • Lokasi & Waktu: SPBE Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya (Rabu malam, 01/04/2026).
  • Penyebab: Kebocoran gas saat proses pengisian tabung.
  • Dampak Korban: 20 orang luka bakar (4 pekerja PT Indogas Andalan Kita dan 16 warga sekitar). Tidak ada korban jiwa, namun terdapat luka bakar parah hingga 92%.
  • Tindak Lanjut: Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan memanggil Disnaker Pemkot Bekasi terkait lemahnya pengawasan Sistem Keselamatan Kerja (K3).

​Ledakan dahsyat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Rabu malam (01/04/2026), menyisakan trauma mendalam.

Sebanyak 20 orang yang terdiri dari pekerja dan warga pemukiman sekitar mengalami luka bakar serius akibat insiden kebocoran gas tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons tragedi ini, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Alimudin, mendesak evaluasi menyeluruh dan bersiap memanggil Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi.

​Apa Penyebab Ledakan SPBE di Cimuning Mustikajaya?

​Ledakan mematikan di SPBE Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, dipicu oleh kebocoran gas pada saat proses pengisian tabung.

Api dengan cepat membesar dan menyambar area kerja hingga ke pemukiman warga di sekitarnya.

​Tragedi ini menyoroti rapuhnya regulasi dan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri yang berbatasan langsung dengan area padat penduduk.

​Berapa Jumlah Korban Ledakan Gas Cimuning?

​Berdasarkan data rekapitulasi dari Kecamatan Mustikajaya, total korban ledakan mencapai 20 orang tanpa ada korban jiwa.

Rinciannya terdiri dari 4 pegawai SPBE (peserta BPJS Ketenagakerjaan dari PT Indogas Andalan Kita) dan 16 warga non-peserta BPJS yang terdampak langsung.

​”Jumlah korban sebanyak 20 orang yang dipicu kebocoran gas saat proses pengisian tabung, dan tidak ada korban meninggal,” kata Alimudin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di RS Citra Arafiq Bantargebang, Kamis (02/04/2026).

​Sebaran unit perawatan para korban meliputi:

  • RS Primaya Timur: 2 Pegawai (Luka bakar kritis, salah satunya mencapai 92%).
  • RS Permata Bekasi: 2 Pegawai dan 1 Warga.
  • RS Citra Arafiq: 3 Warga (termasuk korban bernama Sapta dengan luka bakar 62%).
  • RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid: 3 Warga.
  • Fasilitas Kesehatan Lainnya (RS Satria Medika, RS Kartik Husada, RSUD Cibitung, Klinik Asyifa): 11 Warga.

​Mengapa DPRD Memanggil Disnaker Kota Bekasi?

​Komisi IV DPRD Kota Bekasi menilai ada indikasi kelalaian dan lemahnya pengawasan dari Disnaker sebagai perpanjangan tangan Pemkot Bekasi.

Pemanggilan dinas terkait dinilai wajib untuk mempertanyakan sejauh mana kepatuhan penerapan Sistem Keselamatan Kerja di SPBE tersebut diawasi.

​”Kejadian ini menjadi pembelajaran dan evaluasi untuk kita semua, terutama bagi Pemkot Bekasi supaya tidak terulang kembali. Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil Disnaker untuk pembahasan dan evaluasi atas peristiwa kebakaran ini,” tegas Alimudin.

​Anggota Fraksi PKS asal Dapil 3 Kota Bekasi (Mustikajaya, Rawalumbu, Bantargebang) ini juga mendorong Disnaker untuk melakukan inspeksi langsung secara berkala.

Selain itu, pemerintah wajib menegakkan sanksi tegas bagi perusahaan berisiko tinggi yang abai terhadap keselamatan pekerja dan lingkungan sekitar.

​Insiden ledakan SPBE di Mustikajaya ini menjadi alarm keras bagi standar keselamatan industri di Kota Bekasi.

Diharapkan langkah tegas dari legislatif dapat membawa perubahan nyata dan sanksi setimpal agar nyawa warga tidak lagi menjadi taruhan operasional perusahaan.

​Pantau terus perkembangan kasus ledakan SPBE Cimuning dan berita seputar Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.ComBeyond Your Local News. Jangan lupa bagikan artikel ini untuk bersama-sama mengawal keadilan bagi para korban!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rencana CFD di Alun-Alun Kota Bekasi Dikritik, DPRD Ingatkan Objek Vital!
Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!
TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Darurat Sampah Bekasi: Bumerang Konsumerisme Ulah Kapitalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:22 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x