Wali Kota Bekasi Pinta Dishub Antisipasi Praktik Travel Gelap saat Mudik Lebaran 2025

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terminal Induk Bekasi Timur.

Terminal Induk Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi untuk meningkatkan pengawasan dan mengantisipasi praktik angkutan travel tidak berizin atau travel gelap selama masa mudik Lebaran 2025.

Langkah ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat layanan transportasi yang tidak sesuai standar.

Masa angkutan mudik Lebaran 2025 akan dimulai pada Senin (24/03/2025) hingga Selasa (08/04/2025) mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri Adhianto menegaskan agar jajaran Dishub lebih ekstra dalam melakukan pengawasan, terutama di terminal-terminal yang menjadi simpul pergerakan penumpang.

“Tanggung jawab yang ada di lingkungan kerja terminal harus benar-benar diperhatikan. Banyak nanti bus-bus gelap dan bus pariwisata yang mungkin akan mengangkut penumpang dan menjual tiket secara ilegal. Hal ini harus diantisipasi oleh Dishub melalui operasi yang dilakukan secara terbuka maupun tertutup,” ujar Wali Kota Tri Adhianto dalam keterangan resminya, Minggu (23/03/2025).

Menurut Tri Adhianto, Dishub memiliki peranan penting dalam mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan penumpang.

Ia meminta Dishub untuk memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) atau penjualan tiket tanpa kejelasan armada yang tersedia di terminal.

“Dinas Perhubungan harus mempersiapkan terminal dengan baik. Jangan sampai ada pungli, dan tidak boleh ada penjualan tiket dari bus yang tidak ada kendaraannya,” tegasnya.

Tri juga mengingatkan agar evaluasi dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar untuk perbaikan pelayanan.

“Jadikan pengalaman mudik di tahun-tahun sebelumnya sebagai pelajaran dan momentum untuk melakukan perbaikan pelayanan. Semua kru terminal juga dihimbau untuk mengenakan seragam resmi,” tambahnya.

Wali Kota Bekasi juga memberikan arahan agar petugas yang tidak memakai seragam resmi tidak diberikan tanda pengenal dan tidak diizinkan untuk bertugas di terminal.

Hal ini bertujuan untuk menjaga profesionalitas dan menciptakan suasana yang tertib serta transparan.

“Jika ada petugas yang tidak memakai seragam resmi, sebaiknya tidak diberikan tanda pengenal. Kami juga meminta agar perusahaan otobus (PO) yang melanggar aturan ditindak tegas, demi terciptanya pelaksanaan mudik yang aman, nyaman, dan bersih dari segala gangguan,” jelasnya.

Dalam mengantisipasi praktik travel gelap, Dishub diminta untuk melakukan operasi gabungan secara rutin selama masa mudik, baik dengan melibatkan kepolisian maupun stakeholder terkait.

Selain itu, pemantauan terhadap jalur-jalur alternatif juga perlu ditingkatkan guna memastikan tidak ada angkutan ilegal yang beroperasi di luar pengawasan.

Dishub juga diharapkan untuk menyediakan informasi yang jelas kepada masyarakat terkait layanan transportasi resmi, termasuk nomor pengaduan jika terjadi pelanggaran.

Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan lebih sadar dan waspada terhadap layanan transportasi yang tidak berizin.

Lebih lamjut Tri Adhianto menyampaikan harapannya agar pelaksanaan mudik di Kota Bekasi dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Koordinasi antar instansi dan penegakan aturan yang tegas dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan mudik tahun ini.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan bebas dari praktik-praktik ilegal. Seluruh elemen telah kami siapkan untuk mendukung kelancaran mudik di wilayah Kota Bekasi,” tutupnya.

Dengan langkah antisipasi yang komprehensif, Pemkot Bekasi optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran 2025.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakordia 2025: Kejari Kota Bekasi Gandeng KNPI Perkuat Pemberantasan Korupsi
Pemkot Bekasi Larang Kendaraan Nunggak Pajak Masuk Kantor Wali Kota, ASN Jadi Sasaran Utama
Capaian PAD Kota Bekasi Tembus 79,7 Persen, Bapenda Optimis Kejar Target 85 Persen di Akhir Tahun
Viral Tanpa Pembatas, DBMSDA Kota Bekasi Segera Bongkar dan Renovasi JPO Metropolitan Mall
DBMSDA Kota Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Strategis Jelang Nataru 2026
Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kota Bekasi Turun Drastis Sepanjang 2025
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di SD Advent XIV Bekasi: Keluarga Desak Polisi Segera Panggil Tersangka RS
DBMSDA Pastikan Kontraktor Bakal Perbaiki Turap Ambruk di Jembatan Nol Rawalumbu

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:42 WIB

Hakordia 2025: Kejari Kota Bekasi Gandeng KNPI Perkuat Pemberantasan Korupsi

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:27 WIB

Pemkot Bekasi Larang Kendaraan Nunggak Pajak Masuk Kantor Wali Kota, ASN Jadi Sasaran Utama

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:28 WIB

Capaian PAD Kota Bekasi Tembus 79,7 Persen, Bapenda Optimis Kejar Target 85 Persen di Akhir Tahun

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:17 WIB

Viral Tanpa Pembatas, DBMSDA Kota Bekasi Segera Bongkar dan Renovasi JPO Metropolitan Mall

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:42 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Strategis Jelang Nataru 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca