Wali Kota Bekasi Siapkan Pembahasan Kelanjutan Kontrak Kerjasama TPST Bantargebang dengan Gubernur DKI Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sedang menjawab pertanyaan awak media, Kamis (20/03/2025).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sedang menjawab pertanyaan awak media, Kamis (20/03/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan segera membahas kelanjutan kontrak kerjasama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kontrak kerjasama yang telah berjalan selama bertahun-tahun ini akan berakhir pada 26 Oktober 2026, sehingga pembahasan mendalam diperlukan untuk menentukan langkah berikutnya.

Tri Adhianto dijadwalkan akan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam waktu dekat, setelah pelaksanaan Lebaran Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, jadwal pertemuan masih menunggu konfirmasi dari pihak Gubernur DKI Jakarta, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet di era Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Oh, itu nanti kita bicarakan untuk kelanjutan kontrak kerjasama TPST Bantargebang. Saya menunggu jadwal beliau, Pak Gubernur. Kan pembahasannya bukan hanya soal TPST,” ujar Tri Adhianto kepada rakyatbekasi.com dalam keterangannya, Selasa (01/04/2025).

Tri Adhianto menjelaskan bahwa pembahasan antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya akan berfokus pada TPST Bantargebang, tetapi juga mencakup berbagai proyeksi kemitraan yang dapat memberikan keuntungan bagi kedua daerah.

Ia menekankan pentingnya kerjasama yang dapat membantu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh Jakarta, seperti polusi udara dan banjir, sekaligus mendukung pembangunan di Kota Bekasi sebagai wilayah penyangga.

“Bicaranya adalah bagaimana membangun Kota Bekasi dan juga berkontribusi dalam mengurangi apa yang dihadapi Kota Jakarta hari ini, seperti polusi, banjir, dan keuntungan kemitraan untuk wilayah penyangga dari Bekasi. Saya kira hal-hal tersebut termasuk yang akan kita bicarakan,” jelasnya.

Selain membahas TPST Bantargebang, Pemerintah Kota Bekasi juga telah menginisiasi sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang diusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta.

Salah satu inisiatif tersebut adalah rencana pembangunan dua fly over (FO) di wilayah Kemang Pratama Bekasi dan Simpang Bantargebang. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Tri Adhianto juga menggagas pembangunan rumah susun terpadu untuk masyarakat sebagai bagian dari program lima tahun kepemimpinannya.

Usulan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian bagi warga Kota Bekasi, sekaligus mendukung pengembangan wilayah secara berkelanjutan.

Tri Adhianto menyampaikan harapannya agar kemitraan antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta dapat terus terjalin dengan baik.

Ia mengapresiasi langkah cepat Gubernur DKI Jakarta dalam memberikan bantuan kepada Kota Bekasi, terutama terkait peralatan, pemberdayaan manusia, dan pengembangan infrastruktur.

“Tentunya saya kira langkah cepat Gubernur dalam membantu Kota Bekasi, terkait dengan peralatan, pemberdayaan manusia, infrastruktur, dan lain sebagainya, menunjukkan satu hubungan yang baik. Kami juga merasakan dampak manfaatnya,” pungkasnya.

Dengan pembahasan yang akan dilakukan, Pemerintah Kota Bekasi optimis dapat memperkuat hubungan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, sehingga memberikan dampak positif bagi kedua daerah.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x