Komisi I Desak Pemkot Bekasi Segera Ambil Alih Lahan Fasos Fasum di Perumahan Galaxy

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kota Bekasi melakukan uji petik di salah satu lahan Fasos fasum yang berada di Perumahan Galaxy Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, Kamis (21/12).

Komisi I DPRD Kota Bekasi melakukan uji petik di salah satu lahan Fasos fasum yang berada di Perumahan Galaxy Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, Kamis (21/12).

BEKASI SELATAN – Komisi I DPRD Kota Bekasi melakukan uji petik di salah satu lahan Fasos fasum di Perumahan Galaxy Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, menindaklanjuti aduan warga agar Fasos fasum tersebut dapat diambil-alih Pemerintah Kota Bekasi sehingga dapat dikelola oleh warga sekitar.

Dalam uji petik tersebut, Komisi I melakukan dialog dengan pengelola, warga dan aparatur terkait di depan Kantor Pengelola, terkuak fakta bahwasanya Fasos fasum tersebut telah diduduki oleh sejumlah bangunan liar.

Pihak pengembang pun mempersilahkan pihak Pemkot Bekasi untuk melakukan penertiban bangunan liar di Fasos fasum tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai berdiskusi, Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal mengakui bahwa memang banyak Fasos fasum yang terbengkalai tak terawat oleh pengembang, khususnya di perumahan Galaxy.

“Sambil proses serah terima dilakukan, tadi sudah dikasih pilihan seandainya SOP dilakukan, tapi tidak diindahkan maka dilakukan SOP selanjutnya, Yakni penarikan sepihak,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Faisal kepada awak media, Kamis (21/12).

Lebih lanjut Faisal menjelaskan bahwa tujuan dari serah terima Fasos fasum ini agar APBD Kota Bekasi bisa masuk ke dalam perumahan Galaxy untuk pemeliharaan seperti; jalan lingkungan, saluran dan Penerangan Jalan Umum yang saat ini dibebankan ke masyarakat.

Karena di dalam cluster, kata dia, tidak ada lagi yang namanya pengelola, sehingga masyarakat murni yang mengelola sendiri.

“Masyarakat disitu merasa agak keberatan terhadap anggaran-anggaran yang menurut mereka besar dan memberatkan. Sehingga pilihan masyarakat ya sudah; jalan, saluran air dan PJU. Masyarakat mau menyerahkan itu kepada Pemerintah. Agar pemerintah punya secara hukum melakukan perawatan di semua sektor di perumahan Galaxy,” papar Faisal.

Selanjutnya, Faisal juga membeberkan bahwa saat ini pihak pengelola hanya menaungi ruko saja, yang hanya tersisa 20 unit ruko di Galaxy yang belum terjual.

selanjutnya pengelolaan bakal diserahkan ke warga ruko yang ternyata sudah berdiri beberapa RW. itu pun

“Jadi hari ini mungkin RW belum bisa mengakses kutipan. Mengingat (kutipan) masih diambil oleh pengelola. Dan yang RW mau hari ini adalah transparansi. Uang yang mereka (pengelola) kutip berapa? pengunaannya untuk apa? dan kalau ada sisa itu mau diapakan,” imbuhnya.

“Saat ini pertemuan sudah clear. Tadi pihak pemerintah sudah kami tegaskan agar segera melakukan penarikan Fasos fasum. Dan bagi pengelola, kami sudah sampaikan agar segera melakukan transparansi keuangan mereka,” sambungnya.

Adapun terkait serah terima Fasos fasum ke Pemerintah Kota Bekasi, Faisal mengaku pihaknya bakal mengawasi prosesnya.

“Dalam waktu satu minggu ini pihaknya akan monitor. Kalaupun ada libur Nataru, mungkin Januari sudah bisa diserahkan Fasos fasum ke Pemerintah,” terang Faisal.

“Hari ini sudah ada titik terang, hanya kita ingin peran aktif Pemerintah. Pemerintah tidak lagi menunggu, melainkan berperan aktif untuk masyarakat. Intinya pemerintah harus hadir dalam hal ini. Jangan sampai masyarakat sudah bosan mengadu ke Pemerintah dan akhirnya setelah mengadu ke teman-teman dewan, pemerintah baru bergerak,” pungkasnya. (Mar)


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan THM Ilegal di Pasar Bintara Terancam Ditutup, Camat Bekasi Barat Buru Bukti Perizinan
Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus
Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu
Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor
Cuaca Makin Panas, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Ruang Publik dan Pedestrian Arteri di 2027
Mediasi Buntu! Polisi Bergerak Cepat Usut Kasus Bullying Siswa Alexandria Islamic School Bekasi
Wali Kota Bekasi Ngantor di RW Tahun 2027, DPRD Lempar Kritik Tajam Soal Fasilitas dan Kinerja Lurah
Jangan Cuma Tunggu Pusat, DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Segera Rilis Blueprint Mitigasi Banjir 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 03:20 WIB

Belasan THM Ilegal di Pasar Bintara Terancam Ditutup, Camat Bekasi Barat Buru Bukti Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 19:37 WIB

Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus

Jumat, 25 September 2026 - 18:16 WIB

Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu

Jumat, 25 September 2026 - 16:28 WIB

Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

Mediasi Buntu! Polisi Bergerak Cepat Usut Kasus Bullying Siswa Alexandria Islamic School Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x