Tolak Pemimpin Bejad dan Asusila, Ratusan Emak-emak Geruduk Polres, Bawaslu dan KPU Kota Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan perempuan dari Forum Peduli Perempuan Bekasi menggelar aksi demo terkait kasus cabul dan asusila yang melibatkan calon Wakil Wali Kota Bekasi, H Sholihin, yang akrab dipanggil Gus Shol, Jumat (22/11/2024).

Ratusan perempuan dari Forum Peduli Perempuan Bekasi menggelar aksi demo terkait kasus cabul dan asusila yang melibatkan calon Wakil Wali Kota Bekasi, H Sholihin, yang akrab dipanggil Gus Shol, Jumat (22/11/2024).

Ratusan massa aksi perempuan dari Forum Peduli Perempuan Bekasi menggelar aksi demo terkait kasus cabul dan asusila yang melibatkan calon Wakil Wali Kota Bekasi, H Sholihin, yang akrab dipanggil Gus Shol.

Demo ini digelar sebagai respons terhadap laporan korban di Polda Metro Jaya yang kini telah dilimpahkan ke Mapolres Metro Bekasi.

“Kami mendesak pelaku yang notabene calon pemimpin untuk didiskualifikasi karena telah melakukan pelecehan terhadap perempuan,” ujar Juwita, salah satu peserta demo yang merupakan Ibu Rumah Tangga dari Kayuringin Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan Emak-emak ini menggelar demo marathon di tiga titik berbeda di Kota Bekasi pada Jumat, 22 November 2024.

Demo dimulai di Mapolres Kota Bekasi, kemudian berlanjut ke Bawaslu Kota Bekasi, dan terakhir di KPU Kota Bekasi.

Di depan Bawaslu Kota Bekasi, para pendemo menyatakan penolakan terhadap calon pemimpin yang cabul dan asusila.

Koordinator Lapangan Forum Peduli Perempuan Bekasi, Abdullah Muhammad, menyatakan empat tuntutan mereka di depan Kantor Bawaslu Kota Bekasi, Jalan Keong Mas III, Kota Bekasi.

“Tuntutan kami jelas, menolak dan meminta yang bersangkutan, Gus Shol, untuk didiskualifikasi dalam kontestan Pilkada Kota Bekasi 2024,” tegasnya.

Para pendemo menuntut permintaan maaf terbuka dari pelaku kepada warga Kota Bekasi, evaluasi menyeluruh dan diskualifikasi pelaku asusila, penolakan terhadap pemimpin yang asusila dan bejat, serta proses hukum terkait laporan asusila secara terang benderang dan proses pidana yang jelas.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurrul Fathia, mengungkapkan bahwa kasus asusila yang memasuki ranah hukum bukanlah tanggung jawab Bawaslu.

“Kami hanya memproses segala bentuk laporan terkait pelanggaran yang berhubungan dengan proses pilkada, dalam hal ini kampanye, pencoblosan, dan penghitungan suara. Di luar itu, apalagi telah masuk unsur pidana karena ulah personal dan pribadi, bukanlah menjadi tanggung jawab Bawaslu,” terangnya.

Dalam demo lanjutan di kantor KPU Kota Bekasi, Forum Peduli Perempuan Bekasi secara simbolis memberikan celana dalam kepada KPU Kota Bekasi sebagai bentuk protes terhadap ulah cabul dan asusila Gus Shol, sebagai calon Wakil Wali Kota Bekasi 2024.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!

Berita Terbaru

Suasana loket pelayanan informasi SPMB Tahun 2026 di SMPN 2 Kota Bekasi, Senin (29/06/2026). Puluhan orang tua calon siswa terpaksa mendatangi sekolah akibat server website spmb.bekasikota.go.id yang mengalami down pada hari pertama pendaftaran. (Dok. RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Kacau! Server SPMB Kota Bekasi 2026 Down, Disdik Buka Suara

Selasa, 30 Jun 2026 - 14:03 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x