6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LGBT.

Ilustrasi LGBT.

Poin Utama:

  • ​Lembaga Dakwah Khusus MUI Kota Bekasi mencatat klaim sepihak adanya 6.000 individu LGBT yang tersebar di wilayah Kota Bekasi hingga Juni 2026.
  • ​Angka tersebut bukan berasal dari data sensus resmi, melainkan pengakuan langsung dari perwakilan komunitas yang mendatangi Kantor MUI.
  • ​MUI mendesak jajaran eksekutif Pemkot Bekasi dan anggota DPRD untuk segera merumuskan langkah pembinaan sosial yang komprehensif.

​Lembaga Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi menyoroti fenomena sosial yang kian mencuat terkait eksistensi komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya.

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, mencuat klaim bahwa populasi individu LGBT di Kota Bekasi telah menyentuh angka 6.000 orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta mengejutkan ini tidak datang dari riset akademis, melainkan terungkap langsung melalui pengakuan lisan perwakilan kelompok tersebut saat menyambangi otoritas keagamaan setempat.

​Dari Mana Sumber Data 6.000 LGBT di Kota Bekasi Berasal?

​Angka 6.000 orang tersebut dipastikan bukanlah data demografi resmi yang dikeluarkan oleh instansi terkait milik Pemerintah Daerah.

Angka ini murni merupakan klaim sepihak yang dilontarkan langsung oleh para pelaku serta pendamping komunitas LGBT secara terbuka di hadapan tokoh agama.

​”Untuk Kota Bekasi, informasi yang kami terima berasal dari para pelaku maupun pendamping mereka. Angkanya sekitar 6.000 orang. Walaupun kami tidak memiliki data resmi, angka tersebut muncul dalam sebuah acara yang digelar MUI,” kata Abu Deedat kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (09/06/2026).

​Mengapa Komunitas LGBT Mendatangi Kantor MUI?

​Kedatangan kelompok ini ke Kantor MUI Kota Bekasi menjadi sebuah anomali sosial yang memantik perhatian publik.

Alih-alih bergerak di bawah radar, mereka secara proaktif mendeklarasikan eksistensi dan populasi komunitas mereka di tengah masyarakat urban Kota Bekasi.

​Tindakan afirmatif dari komunitas ini dinilai oleh pihak MUI sebagai sebuah manuver yang patut diwaspadai, mengingat mereka tidak segan menonjolkan identitasnya secara terang-terangan.

​”Kelompok itu pernah datang ke kantor MUI. Mereka menyampaikan jumlah mereka telah mencapai lebih dari 6.000 orang. Yang membuat miris, mereka mengaku bangga dengan identitas yang dimiliki,” ungkapnya.

​Apa Tuntutan MUI Kepada Wali Kota dan Pemkot Bekasi?

​Merespons klaim lonjakan angka yang signifikan tersebut, MUI meminta intervensi langsung dari para pemangku kebijakan.

Pemkot Bekasi, di bawah komando Wali Kota Bekasi bersama unsur legislatif di DPRD, dituntut untuk tidak sekadar bersikap pasif.

Diperlukan sinergi lintas sektor untuk menghadirkan regulasi dan langkah nyata di lapangan guna membentengi norma sosial warga.

​Keberhasilan pembangunan Kota Bekasi dinilai tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari ketahanan moral warganya.

​“Upaya menjaga nilai toleransi harus berjalan beriringan dengan penguatan moral masyarakat. Pemerintah Kota Bekasi perlu tegas dan fokus melakukan pembinaan terhadap perilaku menyimpang ini,” tuturnya.

​Isu ini tentu menambah daftar panjang pekerjaan rumah bagi Pemkot Bekasi dalam merawat kesejahteraan sosial masyarakat di tengah pesatnya arus modernisasi.

Diperlukan dialog yang terukur dan regulasi yang matang agar gesekan sosial di tingkat akar rumput dapat dihindari.

​Bagaimana pandangan Anda mengenai kebijakan yang harus diambil oleh Wali Kota Bekasi dan jajarannya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus sajian berita kritis serta informasi layanan publik terkini hanya di RakyatBekasi.Com.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas
Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
Miris! Senggol Motor di Mustikajaya, Ibu Diludahi dan Balita Dipukul
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:08 WIB

PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x