LGBT di Kota Bekasi Tembus 5.632 Kasus, DPRD Usulkan Pembentukan Satgas Khusus

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi, H. Agus Rohadi, S.E.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi, H. Agus Rohadi, S.E.

BEKASI – Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kembali menjadi sorotan tajam di Kota Bekasi. Menyusul laporan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi yang mengungkap lonjakan signifikan angka LGBT, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menangani fenomena ini.

Langkah ini didorong oleh data yang menunjukkan peningkatan masif, dari 544 kasus pada tahun 2023 menjadi 5.632 kasus LGBT di Kota Bekasi sepanjang periode 2024. Angka yang mengkhawatirkan ini mendorong para pemangku kebijakan untuk mencari solusi yang lebih terstruktur dan masif.

Lonjakan Kasus Drastis Menjadi Dasar Usulan

Inisiatif pembentukan Satgas datang dari Anggota DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi, yang menyuarakan keprihatinannya dalam Rapat Paripurna pada Kamis (25/09/2025). Menurutnya, penanganan yang bersifat standar tidak lagi memadai untuk mengatasi isu yang ia sebut sebagai “penyakit masyarakat” ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait dengan banyaknya LGBT di Kota Bekasi, saya khawatir jika penanganan hanya sebatas koordinasi antar pihak terkait, hasilnya tidak akan maksimal dan angka tersebut bisa terus meningkat,” tegas Agus saat menyampaikan interupsi.

Ia menilai bahwa Kota Bekasi kini berada dalam situasi darurat LGBT. Oleh karena itu, diperlukan sebuah langkah terobosan yang lebih sistematis.

“Saya mengusulkan supaya dibentuk Satgas untuk penanganan LGBT. Jadi, melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari Kelurahan, RT, hingga RW. Tujuannya agar di setiap wilayah bisa terdeteksi dan penanganannya lebih efektif,” sambungnya.

Pendekatan Spiritual dan Rencana Penanganan Terstruktur

Agus juga berpandangan bahwa pembentukan Satgas LGBT tidak terlepas dari nilai-nilai agama. Ia merujuk pada kisah-kisah kaum terdahulu sebagai pengingat agar Kota Bekasi terhindar dari murka Tuhan.

“Jangan sampai Kota Bekasi mendapatkan ‘khianat’ dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. “Langkah konkret dari Pemerintah Kota Bekasi sangat dinantikan. Saya kira pembentukan Satgas LGBT yang melibatkan MUI dan tokoh agama adalah langkah yang tepat.”

Respons Pemerintah Kota: Fokus di Bekasi Selatan dan Operasi Yustisi

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, membenarkan adanya peningkatan aktivitas LGBT di wilayahnya. Berdasarkan pemetaan (mapping) yang dilakukan oleh pemerintah daerah, konsentrasi utama komunitas ini berada di wilayah Bekasi Selatan.

“Ini mungkin karena proses pembangunan di Bekasi Selatan yang cukup pesat. Data kami menunjukkan hampir separuh dari angka tersebut terkonsentrasi di sana. Oleh karena itu, penanganannya juga perlu dilakukan secara tematik dan terfokus,” jelas Tri Adhianto.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Bekasi melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah merencanakan Operasi Yustisi.

“Satpol PP sudah menyusun rencana untuk melakukan Operasi Yustisi di apartemen-apartemen. Rencana ini didukung penuh oleh Bapak Kapolres, Ibu Ketua Pengadilan Negeri, dan Kejaksaan, yang nantinya akan diproses melalui sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Ini adalah kerja kolektif kolegial,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi juga membuka peluang untuk meningkatkan skala operasi ini menjadi sebuah Satgas yang lebih permanen.

“Inisiatif yang ada saat ini bisa saja ditingkatkan menjadi Satgas. Kami akan segera merumuskan bagaimana pola kerja Satgas agar lebih terstruktur, masif, dan efektif dalam pelaksanaannya,” pungkas Tri.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x