Konsep Ghuroba merujuk pada umat Islam yang tetap teguh memegang kemurnian ajaran agama di tengah masyarakat yang menyimpang. Fenomena ini didasarkan pada sejumlah hadis shahih yang memprediksi kembalinya Islam pada fase asing seperti saat awal kemunculannya. Golongan ini dianggap beruntung karena mempertahankan kebenaran di masa penuh fitnah.
Karakteristik utama para Ghuroba meliputi upaya memperbaiki sunnah yang dirusak serta tetap konsisten melakukan amar makruf nahi munkar. Merujuk pada Kitab Al Ghuroba karya Imam Al-Ajurri, kajian ini menekankan pentingnya ketangguhan spiritual bagi individu saleh yang hidup di tengah mayoritas orang yang menentang ajaran agama yang murni.
Di tengah dinamika gaya hidup modern Kota Bekasi dan tantangan zaman yang semakin kompleks, konsep Ghuroba atau orang-orang yang terasing dalam Islam kembali relevan untuk didalami.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kajian keislaman terbaru yang merujuk pada Kitab Al Ghuroba karya Imam Al-Ajurri (wafat 360 H) mengupas tuntas keistimewaan golongan ini.
Pemahaman mengenai siapa sebenarnya sosok terasing yang beruntung ini menjadi panduan penting bagi umat Islam dalam menghadapi ragam fitnah di zaman akhir.
Keutamaan dan Makna Ghuroba dalam Islam Menurut Hadits
Apa yang Dimaksud dengan Ghuroba atau Orang Terasing?
Dalam literatur Islam, istilah Ghuroba merujuk pada sekelompok orang beriman yang tetap teguh memegang kemurnian ajaran agama, meskipun hidup di tengah mayoritas masyarakat yang mulai menyimpang. Fenomena ini telah diprediksi sejak awal masa kenabian, di mana Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa Islam pada akhirnya akan kembali pada fase awal sebagaimana saat pertama kali didakwahkan.
Bagaimana Penjelasan Hadits Shahih Tentang Keutamaan Ghuroba?
Terdapat sejumlah riwayat valid yang mengukuhkan posisi istimewa para Ghuroba di mata Allah SWT. Berdasarkan kompilasi kajian dari Babeh Fayadh, berikut adalah penjabaran langsung terkait ciri-ciri golongan tersebut:
- Asing Namun Beruntung: “Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing,” (HR. Muslim).
- Menyempal dari Kaumnya: “Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasululloh? “Mereka yang “menyempal” (berseberangan) dari kaumnya”, jawab Rasululloh. (HR. Ibnu Majah, Ahmad & Ad Darimi, dishahihkan Syekh Al-Albani).
- Memperbaiki Sunnah yang Dirusak Manusia: “Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasululloh ﷺ? “Orang-orang yang selalu memperbaiki (melakukan ishlah) di saat manusia merusak sunnah-sunnah ku”, jawab Rasululloh. (HR. At Tirmidzi).
- Orang Shalih di Tengah Kejahatan: “Beruntunglah orang-orang yang terasing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang terasing itu ya Rasululloh ? “Orang-orang shalih yang berada di antara orang-orang jahat yang jumlahnya banyak sekali. Yang menentang mereka lebih banyak dibandingkan yang mengikuti ”, jawab Rasululloh ﷺ. (HR. Ahmad).
- Pelaku Amar Ma’ruf: “Siapakah orang-orang yang terasing itu ya Rasululloh ? “Orang-orang yang selalu memperbaiki (amar ma’rur dan nahi munkar) di saat manusia dalam keadaan rusak”, jawab Rasululloh. (HR. Thabrani).
”Maka siapakah orang-orang GHUROBA’ (asing), di zaman yang penuh dengan fitnah ini .?, Semoga bermanfaat, Barokallohu fiikum,” kata Babeh Fayadh kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin kajian di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (18/07/2026).
Mempertahankan idealisme beragama di era kiwari memang membutuhkan ketangguhan ekstra, namun predikat Ghuroba memberikan angin segar serta kepastian jaminan keberuntungan bagi mereka yang istiqamah.
Bagaimana pendapat Anda mengenai fenomena Ghuroba di sekitar lingkungan Anda saat ini? Bagikan artikel ini kepada keluarga maupun kerabat terdekat untuk saling menguatkan, dan terus pantau portal RakyatBekasi.Com untuk sajian kajian Islam dan berita informatif lainnya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







