Alamak…, Oknum Guru Cabul SDN Jatirasa III Cuma Lulusan SMA

- Jurnalis

Selasa, 15 November 2022 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono (tiga dari kanan), Kepala Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito (tengah), Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati (tiga dari kiri).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono (tiga dari kanan), Kepala Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito (tengah), Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati (tiga dari kiri).

BEKASI – Beredar kabar terduga pelaku pelecehan seksual yang dilakukan oknum Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di salah satu SDN di Kota Bekasi berinisial AD masih lulusan SMA/sederajat namun sudah menjadi guru kelas 2.

Hal tersebut diakui Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati saat ditemui rakyatbekasi.com, Selasa (15/11/2022).

“Iya memang masih lulusan SMA/sederajat, tapi AD masih dalam proses perkuliahan. Dan dia hanya sementara, lantaran kita untuk di kelas 2 masih kekurangan tenaga pengajar, terlebih si AD ini menjadi wali kelas hanya sampai Desember saja sambil menunggu merger dengan SDN Jatirasa IV,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi yang sama, Kepala Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito mengatakan pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut dan merasa kecolongan.

Atas peristiwa tersebut pihaknya telah memanggil beberapa pihak yang bersangkutan namun terduga pelaku tidak hadir

“Usai mengetahui kejadian ini, Dinas Pendidikan Kota Bekasi langsung memanggil Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) selaku yang berada di kecamatan selanjutnya pengawas, sekaligus kepala sekolah dengan AD sebagai terduga pelaku pada Senin,(7/11/2022) kemarin. Namun AD tidak hadir saat pemanggilan lantaran sudah melarikan diri,” katanya.

Sugito pun menjelaskan bahwa kedepannya tidak diperkenankan lulusan selain dari jurusan keguruan untuk mengajar.

Namun ia pun mengakui bahwa untuk di Kota Bekasi masih kekurangan tenaga pengajar, maka dari itu untuk hal yang mendesak seperti di SDN Jatirasa III dimaklumi.

“Proses AD menjadi wali kelas saya tidak mengetahui, namun saya mendapatkan informasi dari kepala sekolah yang bersangkutan sedang menjalankan pendidikan strata 1,” ujarnya berkelit.

Ia pun mengatakan akan memberikan sanksi berupa mutasi kepada kepala sekolah lantaran lalai telah memberikan SK mengajar kepada AD.

“SK mengajar bukan dari Dinas Pendidikan, jadi kami hanya memberikan kepada yang bersangkutan sebagai tenaga adminitrasi umum bukan sebagai pengajar,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Dunia pendidikan Kota Bekasi kembali tercoreng akibat ulah oknum Guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) berinisial AD yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap murid SDN Jatirasa III Kota Bekasi yang berinisial KN (7), Senin (14/11/2022).

Menurut pengakuan SJ orang tua dari KN (7), anaknya mendapat tindakan pelecehan seksual dengan cara memasukan jari ke dalam kemaluan korban. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi
65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:18 WIB

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x