Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Kota Bekasi saat memberikan teguran dan menertibkan lapak pedagang hewan kurban yang nekat memakan bahu jalan di kawasan Kecamatan Jatiasih dan Pekayon, Minggu (24/05/2026). (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Petugas Satpol PP Kota Bekasi saat memberikan teguran dan menertibkan lapak pedagang hewan kurban yang nekat memakan bahu jalan di kawasan Kecamatan Jatiasih dan Pekayon, Minggu (24/05/2026). (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Poin Utama:

  • ​Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi menertibkan sejumlah lapak pedagang hewan kurban yang nekat berjualan memakan bahu jalan.
  • ​Penertiban difokuskan di kawasan Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.
  • ​Ditemukan indikasi keterlibatan oknum aparatur kelurahan yang membekingi lapak tak berizin di area Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum).
  • ​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mewajibkan pedagang menjaga kebersihan serta akan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan guna mengecek kesehatan hewan (bebas PMK).

​Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi mengambil langkah tegas dengan menertibkan sejumlah lapak hewan kurban yang menjamur tidak pada tempatnya, Minggu (24/05/2026).

Penertiban yang menyasar kawasan Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan Pekayon di Kecamatan Bekasi Selatan ini dilakukan lantaran keberadaan lapak tersebut mulai memakan badan jalan dan memicu kekumuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah sigap ini merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menjaga ketertiban ruang publik dari okupasi liar.

​Mengapa Satpol PP Kota Bekasi Menertibkan Lapak Hewan Kurban?

​Penertiban ini dilakukan karena maraknya pedagang musiman yang menggelar lapak tanpa mengindahkan aturan tata ruang, khususnya mereka yang nekat memakai trotoar dan median jalan.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, memastikan pihaknya tidak segan melakukan penutupan paksa jika teguran persuasif diabaikan.

​”Dan ada juga yang langsung dilakukan penutupan. Adapun penjual hewan kurban yang dilakukan peneguran dan pergeseran tempat penjualan ada di Kecamatan Jatiasih. Karena berjualan terlalu mendesak ke jalan,” jelas Nesan Sudjana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat memimpin giat penertiban, Minggu (24/05/2026).

​Benarkah Ada Oknum Kelurahan Bekingi Lapak Liar di Pekayon?

​Selain di Jatiasih, pelanggaran fatal juga ditemukan di wilayah Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.

Mirisnya, lapak yang secara vulgar mencaplok area pedestrian dan fasilitas umum ini diduga kuat mendapat perlindungan atau backing dari oknum aparatur wilayah setempat.

​”Katanya ada oknum Kelurahan yang bermain seolah-olah itu di luar pedestrian dan Fasos Fasum, padahal jelas itu tidak diperbolehkan. Sehingga terjadi kekumuhan dan tidak sesuai peruntukan lokasi,” tegas Nesan.

​Apa Saja Syarat Berjualan Hewan Kurban di Kota Bekasi?

​Selain wajib mematuhi zonasi lokasi yang tidak melanggar hak pejalan kaki dan pengguna jalan raya, para pedagang dituntut ketat dalam menjaga sanitasi lingkungan.

Pemkot Bekasi tidak ingin momen Iduladha justru menyisakan keluhan warga akibat polusi udara dari kotoran ternak.

​”Jangan sampai kotorannya dan baunya menyengat hingga menjadi keluhan warga. Termasuk sisa makanannya jangan dibuang sembarangan, harus didaur ulang atau dibawa ke tempat pembuangan yang disediakan,” ungkap Nesan.

​Berikut adalah beberapa indikator ketertiban yang dipantau oleh aparat:

  • Zonasi Legal: Tidak mendirikan lapak di atas trotoar, bahu jalan, atau taman kota.
  • Manajemen Limbah: Menyediakan tempat khusus pembuangan kotoran dan sisa pakan ternak.
  • Keamanan Kandang: Membangun struktur kandang sementara yang aman dan tidak menjorok ke jalan raya.

​Kapan Dinas Terkait Memeriksa Kesehatan Hewan Kurban?

​Dalam waktu dekat, pengawasan tak hanya berhenti di ranah tata ruang. Instansi terkait akan segera turun tangan guna menjamin kelayakan hewan kurban yang akan disembelih oleh masyarakat.

Pemkot Bekasi ingin memastikan seluruh hewan bebas dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

​”Yang harus turun sekarang tentunya Dinas Ketahanan Pangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, termasuk penyakit mulut dan kuku,” urai Nesan.

​Ketegasan aparat kini mulai membuahkan hasil. Pantauan terakhir menunjukkan mayoritas pedagang perlahan menggeser lapaknya ke area yang lebih proporsional.

​”Alhamdulillah sudah mulai tertib dengan adanya imbauan dan seruan dari Satpol PP,” tutup Nesan.

​Penertiban ini diharapkan menjadi peringatan keras agar penataan kota tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan. Jangan sampai niat baik beribadah justru merugikan ketertiban umum.

​Bagaimana kondisi lapak hewan kurban di lingkungan tempat tinggal Anda? Apakah sudah tertib atau masih memakan jalan raya?

Jangan ragu untuk beropini di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar warga Kota Bekasi lainnya turut mengawasi fasilitas umumnya! Baca terus rakyatbekasi.com untuk update berita pemerintahan dan layanan publik terkini.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x