Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Kota Bekasi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik dapur menggunakan metode biokonversi maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai upaya konkret mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah tangga.
Sosialisasi Penanganan Sampah Organik Rumah Tangga
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 Juni 2025, dan diikuti oleh 100 peserta yang merupakan kader aktif dari BSIP.
Pelatihan tersebut dipusatkan di lokasi operasional Bank Sampah dan didukung oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui program Small Green Folu 2 dan 3.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Acara, Suprapto, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya pemilahan dan penanganan sampah organik sejak dari sumbernya.
“Kami mendapatkan kepercayaan dari BPDLH untuk menyelenggarakan program ini sebagai bagian dari solusi atas permasalahan sampah organik dapur di Kota Bekasi,” jelas Suprapto dalam keterangan persnya, Kamis (19/06/2025).
Maggot BSF: Solusi Ramah Lingkungan untuk Sampah Organik
Salah satu fokus utama pelatihan adalah pengenalan teknik biokonversi menggunakan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/Maggot BSF).
Larva ini terbukti efisien dalam mengurai sampah organik menjadi pakan ternak bernilai ekonomis tinggi, sekaligus mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang dibuang ke TPA.
Direktur BSIP Kota Bekasi, Mulyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan limbah domestik.
“Pemilahan sampah harus dimulai dari diri sendiri. Dengan metode BSF, masyarakat bisa berkontribusi langsung dalam pengurangan volume sampah dan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pengolahannya,” ujar Mulyanto.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Selain edukasi teknis, pelatihan juga memberikan berbagai tips dan trik pengelolaan sampah rumah tangga agar peserta dapat langsung mempraktikkannya di lingkungan masing-masing.
Diharapkan, para peserta menjadi agen perubahan yang mampu menyosialisasikan pengetahuan ini ke masyarakat luas.
Langkah ini sejalan dengan upaya Kota Bekasi dalam mengurangi ketergantungan pada TPA dan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Menuju Kota Bekasi yang Lebih Bersih dan Berdaya
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dapur, BSIP optimis bahwa volume sampah yang dibuang ke TPA dapat ditekan secara signifikan. Pelatihan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari dapur setiap rumah.
Tertarik menerapkan metode Maggot BSF di rumah Anda? Hubungi BSIP Kota Bekasi untuk informasi pelatihan lebih lanjut dan jadilah bagian dari solusi lingkungan!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





































