DiskopUKM Bekasi Targetkan 80% Koperasi Merah Putih Beroperasi Penuh Akhir Agustus

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden RI Prabowo Subianto saat peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/07/2025). (Foto: Dok. DPR RI).

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden RI Prabowo Subianto saat peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/07/2025). (Foto: Dok. DPR RI).

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kota Bekasi mengambil langkah akselerasi untuk memastikan program Koperasi Merah Putih dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ditargetkan, 80% dari total 56 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan dapat beroperasi secara penuh pada akhir Agustus 2025.

Program ini merupakan inisiatif strategis Pemkot Bekasi untuk membangun pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan merata di setiap wilayah, dengan memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koperasi Jatimakmur Sebagai Role Model Keberhasilan

Tolok ukur keberhasilan program ini adalah Koperasi Merah Putih di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede.

Koperasi ini telah berhasil beroperasi secara mandiri dan profesional, bahkan dinilai layak menjadi percontohan (role model) di tingkat nasional.

Kepala DiskopUKM Kota Bekasi, Rita Hartati, menyatakan bahwa keberhasilan di Jatimakmur menjadi cetak biru bagi pengembangan koperasi lainnya.

“Kami tengah mempersiapkan seluruh Koperasi Merah Putih agar bisa beroperasi seoptimal Koperasi di Jatimakmur. Target kami, pada akhir Agustus nanti, paling tidak 80% dari total 56 koperasi sudah bisa beroperasi penuh,” ujar Rita kepada rakyatbekasi.com saat dikonfirmasi pada Minggu (10/08/2025).

Strategi Pendampingan Intensif Bersama Dekopinda

Untuk mencapai target ambisius tersebut, DiskopUKM tidak bekerja sendiri. Pihaknya menggandeng Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi untuk melakukan pendampingan secara intensif dan terstruktur.

“Saat ini kami sedang fokus pada upaya pendampingan. Sinergi dengan Dekopinda sangat penting untuk membina seluruh 56 Koperasi Merah Putih yang ada,” jelas Rita.

Fokus utama dari pendampingan ini meliputi dua aspek krusial:

  1. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM): Meningkatkan kapabilitas dan kompetensi para pengurus koperasi dalam hal manajerial, keuangan, dan tata kelola organisasi yang baik.
  2. Peningkatan Kualitas Kelembagaan: Memastikan setiap koperasi memiliki struktur organisasi yang sehat, program kerja yang jelas, dan mampu melayani anggotanya secara efektif.

Komitmen Penuh Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi

Rita menambahkan, upaya ini didukung penuh oleh komitmen Pemerintah Kota Bekasi. Pihaknya akan mengusulkan alokasi anggaran khusus untuk program pendampingan berkelanjutan guna memastikan seluruh koperasi dapat tumbuh dan mandiri.

“Kami akan ajukan usulan anggaran pendampingan melalui APBD. Insyaallah, ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Bekasi memiliki keberpihakan yang luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penguatan koperasi dan UMKM,” tutupnya.

Keberhasilan program Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM lokal.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air
Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat
Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan
CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!
Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153
Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN
Panti Pijat ‘Be Glow’ Diduga Pakai Izin Bodong
Jadi Syarat Wajib dalam SPMB 2026, Disdukcapil Kota Bekasi Gencarkan Pembuatan KIA
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36 WIB

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:10 WIB

Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:08 WIB

CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!

Senin, 11 Mei 2026 - 09:41 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x