IKT 2024: Peringkat Bekasi Anjlok, FKUB Akui Ada Dinamika Sosial

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pemasaran Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi Ir Hj Mas Sriwati viral karena aksi intoleran yang dilakukannya terhadap umat kristiani.

Kabid Pemasaran Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi Ir Hj Mas Sriwati viral karena aksi intoleran yang dilakukannya terhadap umat kristiani.

Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi menyampaikan permohonan maaf atas menurunnya Nilai Indeks Kota Toleran (ITK) Kota Bekasi Tahun 2024 yang turun menjadi peringkat ke 7. Usai sebelumnya pada Tahun 2023 berada di peringkat kedua.

Perolehan tersebut, setelah Setara Insitut merilis 10 Kota di Indonesia dengan hasil IKT 2024.

Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan mengatakan, bahwa pihaknya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf atas menurunnya Nilai IKT 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya atas nama pribadi dan Ketua FKUB mohon maaf atas penurunan Nilai Indeks Kota Toleran. Karena Tahun 2022 Nomor 3, Nomor 2023 Nomor 2, Nomor 2024 jadi nomor 7,” ucap Abdul Manan saat dikonfirmasi rakyatbekasi melalui keterangannya, Selasa (26/05/2025) sore.

Menurutnya, ada dua hal yang turut memicu mengapa IKT Kota Bekasi menurun. Lantaran, ada dua peristiwa yang kurang baik ditengah masyarakat.

Seperti, pada Bulan Juli 2024 viralnya masalah seorang ASN Pemkot Bekasi yang sempat diduga melarang warga melakukan proses ibadah. Meskipun, persoalan tersebut sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Kemudian, yang kedua adalah ada oknum di salah satu Perumahan Citra Grand, Jatisampurna yang disinyalir berdasarkan laporan oknum, karena belum puas terhadap rencana pendirian rumah ibadah.

“Gapapa ini adalah dinamika dalam rangka membina toleransi di daerah,” ucap dia melalui keterangannya, dikutip dari Kanal YouTube Setara Insitut.

Menurutnya, Kota Bekasi adalah Kota yang merupakan Kota miniatur dari Indonesia. Dengan jumlah penduduk 2,8 Juta Jiwa semua masyarakat di Indonesia ada yang bertempat tinggal di Kota Bekasi.

“Tetapi semua dapat berjalan lancar damai dan rukun, tentunya berkat apa yang menjadi cita cita bangsa kita, kalau NKRI harga mati. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Setara Insitut dan para Tim yang sudah bekerja keras selama satu tahun untuk menilai Kota-kota yang ada di Indonesia ini,” katanya

Walaupun, kata Abdul kembali, perolehan yang diterima oleh Kota Bekasi menjadi batu loncatan dikemudian hari agar lebih baik kembali.

“Alhamdulillah walaupun nomor 7 kami tetap hormat pada Setara Insitut. Karena ini adalah penghargaan yang saya anggap sangat mulia. Mudahan-mudahan yang dapat juara satu saya ucapkan selamat dan nomor 10 pun harus tetap semangat dan tidak berkecil hati. Kita berupaya dan pasti ada kekurangannya, mudah-mudahan di tahun yang akan datang bisa mendapatkan IKT yang lebih baik,” sambungnya

Berikut Torehan Indeks Kota Toleran 2024 melalui 10 besar Kota Toleran di Indonesia:

  1. Kota Salatiga skor 6.544
  2. Kota Singkawang skor 6.420
  3. Kota Semarang skor 6.356
  4. Kota Magelang skor 6.248
  5. Kota Pematangsiantar skor 6,115
  6. Kota Sukabumi skor 5.968
  7. Kota Bekasi skor 5.939
  8. Kota Kediri skor 5.925
  9. Kota Manado skor 5,912
  10. Kota Kupang skor 5,853


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air
Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat
Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan
CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!
Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153
Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN
Panti Pijat ‘Be Glow’ Diduga Pakai Izin Bodong
Jadi Syarat Wajib dalam SPMB 2026, Disdukcapil Kota Bekasi Gencarkan Pembuatan KIA
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36 WIB

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:10 WIB

Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:08 WIB

CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:20 WIB

Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x