Ketua DPRD Kota Bekasi Minta Anggota Dewan Sesuaikan Kebijakan ‘Jumat Tanpa BBM’

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • ​Kebijakan “Jumat Tanpa BBM” dan WFH di lingkungan Pemkot Bekasi mulai merambah ke gedung parlemen.
  • ​Langkah ini merespons arahan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan instruksi Kemendagri soal penghematan energi.
  • ​Ketua DPRD Sardi Efendi mengimbau koleganya beralih ke sepeda, mobil listrik (EV), atau hybrid.
  • ​Pengecualian diberikan bagi legislator yang jarak rumahnya jauh agar kinerja pengawasan tetap optimal.

​Kebijakan “Jumat Tanpa BBM” yang digagas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto rupanya mulai menghangatkan kursi dewan di Kalimalang.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, kini menyerukan kepada seluruh koleganya di legislatif untuk segera menanggalkan kendaraan berbahan bakar minyak setiap hari Jumat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah adaptif ini diklaim sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan pemerintah pusat dalam menekan konsumsi energi sekaligus polusi udara di area perkantoran pemerintahan daerah.

​Mengapa DPRD Kota Bekasi Ikut Menerapkan Jumat Tanpa BBM?

​Langkah DPRD Kota Bekasi ini merupakan respons langsung terhadap edaran eksekutif. Penerapan satu hari tanpa kendaraan bermesin bensin dan sistem Work From Home (WFH) setiap Jumat adalah turunan dari instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk efisiensi energi nasional.

​”Sehingga DPRD pun menyesuaikan. Secara teknis kalau memang ada penghematan energi silakan saja pakai sepeda ataupun pakai mobil listrik yang hemat BBM,” kata Sardi Efendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (14/04/2026).

​Sardi menambahkan bahwa inovasi teknologi otomotif saat ini sudah cukup memadai untuk mendukung mobilitas para wakil rakyat.

Ia menyoroti keberadaan kendaraan hybrid yang semakin masif di pasaran sebagai jalan tengah bagi mereka yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik murni.

​Apakah Semua Anggota Dewan Diwajibkan Naik Sepeda ke Kantor?

​Meski imbauan “Go Green” ini terdengar ideal, Sardi Efendi tetap bersikap realistis terhadap kondisi lapangan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak saklek dan tetap mempertimbangkan jarak tempuh antara kediaman masing-masing anggota dewan dengan gedung wakil rakyat.

​Berikut adalah kebijakan penyesuaian yang diberikan oleh pimpinan DPRD:

  • Fleksibilitas Transportasi: Anggota diberi keleluasaan menggunakan kendaraan listrik, hybrid, kendaraan umum, atau sepeda.
  • Dispensasi Jarak Jauh: Tidak ada paksaan mutlak bagi anggota yang berdomisili di kawasan berjarak cukup jauh dari pusat kota—seperti di Jatisampurna atau Bantargebang—untuk mengayuh sepeda.
  • Fokus Penghematan Anggaran: Target utamanya adalah mencegah defisit anggaran negara dari sektor energi yang ujungnya dapat berdampak buruk pada ekonomi masyarakat luas.

​Lebih lanjut, Sardi menekankan bahwa esensi utamanya adalah partisipasi nyata tanpa mengorbankan produktivitas.

“Karena tidak mungkin dari setiap anggota DPRD dipaksakan harus menggunakan kendaraan Non-BBM apabila kediamannya cukup jauh, apalagi turut naik sepeda. Sehingga itu pun juga mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya penghematan energi tanpa mengganggu kinerja,” tutupnya.

​Kebijakan Jumat Tanpa BBM ini jelas menjadi ujian nyata bagi konsistensi para wakil rakyat dalam memberi contoh gaya hidup hemat energi kepada warga Bekasi.

Apakah pelataran parkir DPRD Kota Bekasi akan benar-benar bersih dari asap knalpot dan dipenuhi sepeda pada Jumat mendatang? Tentu realisasinya patut dikawal.

Punya pandangan terkait kinerja anggota dewan atau kebijakan layanan publik di Pemkot Bekasi? Mari berdiskusi, bagikan artikel ini dan tinggalkan opini kritis Anda di kolom komentar! Baca juga berita politik dan pemerintahan terbaru lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!
TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x