Kominfo Luncurkan Laman Agregator Informasi Pemerintah indonesiakini.go.id

- Jurnalis

Selasa, 20 September 2022 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan laman agregator indonesiakini.go.id untuk mengintegrasikan informasi dari berbagai kementerian dan lembaga, bahkan pemerintah daerah dalam satu laman.

Langkah tersebut akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dari sumber terpercaya terkait berbagai kebijakan dan program yang telah dan akan digulirkan pemerintah.

“Kita berharap dengan website ini masyarakat bisa mengetahui situasi, kondisi, Indonesia saat ini hanya dengan mengklik satu website. Adanya website ini menjadikan komunikasi publik makin integratif, makin terorkestrasi di mata masyarakat,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong, Senin (19/09/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usman mengatakan, hadirnya indonesiakini.go.id tentu akan menjawab tantangan komunikasi publik yang harus cepat, masif dan terintegrasi.

Dinamika teknologi informasi dan komunikasi yang memicu disrupsi menantang pengelola informasi dan komunikasi publik di lembaga pemerintah untuk berkomunikasi kepada publik secara adaptif.

Namun begitu harus diakui, belum semua kementerian atau lembaga maupun pemerintah daerah mengintegrasikan informasinya dalam satu wadah.

Di tengah variasi lanskap komunikasi publik lembaga pemerintah, aktivitas komunikasi publik, dikatakan Usman, perlu diwadahi dengan tujuan memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik, maka Kementerian Kominfo memegang amanat untuk mengkoordinasikan perencanaan, penyiapan, dan pelaksanaan komunikasi publik terkait kebijakan dan program pemerintah.

Adanya Inpres tersebut membuat Kementerian Kominfo bertugas mengorkestrasi informasi dalam satu narasi tunggal.

Maka hadirnya indonesiakini.go.id tentu akan menjadi sebuah wadah yang tepat menyatukan banyaknya kanal pemerintah.

“Sekali lagi tentu ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait upaya pemerintah dalam pembangunan,” tegas Usman.

Situs agregator indonesiakini.go.id targetnya akan mengintegrasikan empat kanal informasi yang dimiliki Kementerian Kominfo.

Kemudian 37 situs kementerian lain, tujuh situs lembaga, dua situs yang dikelola Istana Kepresidenan, 115 situs perguruan tinggi, 34 situs pemerintah provinsi, 98 situs pemerintah kota, dan 416 situs pemerintah kabupaten.

Hingga saat ini, indonesiakini.go.id telah mengagregasi sebanyak 588 situs kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Jumlah itu telah mencapai 79 persen dari yang ditargetkan, yaitu 746 situs.

Mewakili Ditjen IKP, Direktur Pengelolaan Media IKP Nursodik Gunarjo meluncurkan secara resmi situs tersebut. Ikut hadir menyaksikan Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail, Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Widodo Muktiyo, serta Staf Khusus Menteri Kominfo Philip Gobang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
Tepis Isu ‘Recehan’, Sutrisno: Taktik Elite Pecah Mahasiswa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:37 WIB

DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas

Berita Terbaru

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x