Pasca Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Ditjen Hubdat Periksa Pool Taksi Green SM

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi armada taksi listrik berlogo Green SM yang nekat menerobos dan tersangkut di rel kawasan perlintasan kereta hingga menghambat laju armada kereta listrik pada malam hari, disaksikan oleh kerumunan warga setempat. (Dok: RakyatBekasi.Com)

Kondisi armada taksi listrik berlogo Green SM yang nekat menerobos dan tersangkut di rel kawasan perlintasan kereta hingga menghambat laju armada kereta listrik pada malam hari, disaksikan oleh kerumunan warga setempat. (Dok: RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub menggelar inspeksi mendadak ke pool taksi Green SM di Kota Bekasi pada Selasa (28/04/2026) malam.
  • ​Sidak merupakan evaluasi langsung pasca insiden kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026).
  • ​Fokus pemeriksaan mencakup kelaikan armada taksi, kesehatan pengemudi, hingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU).
  • ​Kemenhub akan menggandeng pihak Kepolisian dan KNKT untuk investigasi lebih dalam terkait armada taksi yang diduga menjadi pemicu utama kecelakaan.

​Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pool taksi Green SM di wilayah Kota Bekasi pada Selasa (28/04/2026) malam.

Langkah evaluasi ini dipicu oleh dugaan kelalaian fatal pengemudi taksi yang disinyalir menjadi pemicu insiden kecelakaan beruntun melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Cikarang-Jakarta di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Kemenhub Melakukan Sidak ke Pool Taksi Green SM di Bekasi?

Sidak yang digalakkan oleh Kemenhub ini bertujuan untuk memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Hal ini dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan nyawa masyarakat dan standar operasional armada yang melintas di jalan raya.

​“Dalam penyelenggaraan angkutan umum ada beberapa elemen yang harus dilakukan sesuai dengan SMK PAU. Sidak kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan tersebut dijalankan, mulai dari pre-trip inspection hingga kompetensi dan kesehatan pengemudi,” kata Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Rabu (29/04/2026).

Apa Saja Temuan Awal dalam Inspeksi Keselamatan Taksi Green SM?

Pemilihan pool Green SM di Kota Bekasi sebagai target operasi didasarkan pada temuan lapangan bahwa kendaraan yang diduga memicu gangguan perjalanan kereta api tersebut berasal dari titik operasional ini.

Tim dari Ditjen Hubdat memfokuskan pengecekan ketat pada beberapa aspek vital, antara lain:

  • ​Kelengkapan administrasi perizinan angkutan umum.
  • ​Kelaikan jalan (ramp check) setiap armada taksi berbasis listrik tersebut.
  • ​Kesiapan operasional serta pemahaman standar keselamatan (SOP) para pengemudi.

​“Kami ingin memastikan sistem manajemen keselamatan di perusahaan angkutan umum, termasuk Green SM, telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat beberapa temuan yang akan kami dalami lebih lanjut,” kata Aan.

Bagaimana Kelanjutan Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur?

Usai melakukan pemeriksaan awal dan mendata sejumlah temuan di Kota Bekasi, Kemenhub menjadwalkan proses pendalaman lanjutan yang akan dilaksanakan langsung di pool pusat Green SM di kawasan Kemayoran, Jakarta.

Langkah komprehensif ini dilakukan guna memperoleh kesimpulan menyeluruh dan objektif mengenai kelemahan manajemen keselamatan armada taksi tersebut.

​”Selain itu, Ditjen Hubdat pun akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan KNKT terkait dugaan keterlibatan kendaraan dalam peristiwa kecelakaan KRL Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek,” tutup Aan.

​Insiden terhentinya laju kereta api di perlintasan kawasan Stasiun Bekasi Timur ini menjadi peringatan keras bagi seluruh penyedia jasa angkutan umum agar tidak main-main dengan prosedur operasional keselamatan.

Tragedi lalu lintas di pelintasan sebidang tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga mengancam keselamatan ribuan penumpang kereta api dan pengguna jalan lainnya.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai pengawasan standar keselamatan taksi dan angkutan online saat ini?

Sampaikan opini serta kritik Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar kesadaran akan keselamatan berkendara semakin terbangun.

Baca terus pembaruan informasi terkini seputar Bekasi raya hanya di RakyatBekasi.ComBeyond Your Local News.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Sidak, Kemenhub Dalami Audit Operasional Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA, Menhub Pastikan Stasiun Bekasi Timur Buka Siang Ini, Aman?
Menhub: 38 Korban Luka Kecelakaan KA Bekasi Timur Sudah Pulang, 53 Masih Dirawat
Update Terbaru Tragedi KA Bekasi Timur: Korban Tewas Capai 15 Jiwa
Tinjau Lokasi Kecelakaan, AHY Minta Recovery KRL Dipercepat
Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: Evakuasi Rampung!
Tragedi KAI di Stasiun Bekasi Timur: 14 Penumpang Tewas, 84 Luka
Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Flyover Bulak Kapal Usai Tragedi Tabrakan KA di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:45 WIB

Usai Sidak, Kemenhub Dalami Audit Operasional Taksi Green SM

Rabu, 29 April 2026 - 13:16 WIB

Pasca Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Ditjen Hubdat Periksa Pool Taksi Green SM

Rabu, 29 April 2026 - 12:16 WIB

Pasca Kecelakaan KA, Menhub Pastikan Stasiun Bekasi Timur Buka Siang Ini, Aman?

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

Menhub: 38 Korban Luka Kecelakaan KA Bekasi Timur Sudah Pulang, 53 Masih Dirawat

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

Update Terbaru Tragedi KA Bekasi Timur: Korban Tewas Capai 15 Jiwa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca