Menhub: 38 Korban Luka Kecelakaan KA Bekasi Timur Sudah Pulang, 53 Masih Dirawat

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Direktur PT KAI Boby Rasyidin beserta jajaran saat memberikan keterangan pers terkait update penanganan medis korban tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/04/2026).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Direktur PT KAI Boby Rasyidin beserta jajaran saat memberikan keterangan pers terkait update penanganan medis korban tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Total 106 Korban: Tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 91 orang luka-luka.
  • ​Update Penanganan Medis: Hingga Rabu (29/4/2026), sebanyak 38 korban luka telah diizinkan pulang, sementara 53 lainnya masih menjalani perawatan intensif di belasan rumah sakit rujukan.
  • ​Permintaan Maaf Resmi: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Direktur PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan berjanji memaksimalkan proses pemulihan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperbarui data penanganan korban tragedi tabrakan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Insiden nahas yang terjadi pada Senin (27/04/2026) malam tersebut mengakibatkan ratusan penumpang menjadi korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Rabu (29/04/2026), proses pemulihan dan penanganan medis masih terus dikawal ketat oleh berbagai pihak terkait, termasuk sinergi bersama fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemkot Bekasi dan daerah sekitarnya.

​Berapa Jumlah Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur?

​Total korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur mencapai 106 orang, dengan rincian 15 korban meninggal dunia dan 91 orang mengalami luka-luka.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan bahwa pemerintah terus memantau proses evakuasi serta pemulihan seluruh penumpang yang terdampak.

​”Yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91. Dari 91 tersebut, 38 penumpang sudah kembali. Harapan kami bahwa sisanya insyaallah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” kata Dudy Purwagandhi kepada awak media di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/04/2026).

​Di Mana Saja Korban Luka Kecelakaan Kereta Dirawat?

​Sebanyak 53 korban luka saat ini masih menjalani observasi dan perawatan intensif, sementara beberapa pasien dilaporkan sedang dalam persiapan untuk pulang pada siang ini.

Pihak otoritas merinci belasan fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan penanganan korban tabrakan kereta tersebut:

  • ​RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi
  • ​RS Polri Kramat Jati
  • ​RS Mitra Plumbon Cibitung
  • ​RS Primaya Bekasi Timur
  • ​RS Hermina Bekasi
  • ​RS Bella Bekasi
  • ​RS Siloam Bekasi Timur dan Cikarang
  • ​RS Bhakti Kartini
  • ​RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat
  • ​RS Dewi Sri Karawang
  • ​RS EMC Kuningan

​”Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak Rumah Sakit yang merawat bagi para korban,” tegas Direktur PT KAI Boby Rasyidin kepada awak media di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/04/2026).

​Bagaimana Respons PT KAI Terkait Insiden Maut Ini?

​PT KAI menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik, keluarga korban, dan seluruh pengguna jasa transportasi atas insiden mematikan dan gangguan perjalanan yang ditimbulkan. Pihak manajemen menaruh belasungkawa mendalam bagi para korban jiwa.

​”Kami tidak henti-hentinya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya ke seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jasa atas kejadian kemarin ini di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban dan tentunya gangguan perjalanan kereta,” papar Boby.

​Ia turut mendoakan agar korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Insiden di Stasiun Bekasi Timur ini menjadi tamparan keras sekaligus bahan evaluasi besar bagi sistem keselamatan perkeretaapian nasional.

Upaya tanggap darurat yang cepat dari seluruh elemen diharapkan dapat meringankan beban para korban dan keluarganya.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai evaluasi sistem keselamatan transportasi kereta api ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar!

Jangan lupa bagikan artikel ini agar kerabat Anda tetap mendapatkan update informasi terkini seputar tragedi KA Bekasi Timur hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis
Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang
Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri
Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri
Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas
Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini
KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!
Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x