Update Terbaru Tragedi KA Bekasi Timur: Korban Tewas Capai 15 Jiwa

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memberikan keterangan pers usai meninjau langsung progres evakuasi pasca-kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.com)

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memberikan keterangan pers usai meninjau langsung progres evakuasi pasca-kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.com)

Poin Utama:

  • ​Insiden mematikan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur.
  • ​Data terbaru per Selasa (28/4/2026) siang, jumlah korban tewas bertambah menjadi 15 orang.
  • ​Sebanyak 88 korban luka, termasuk tiga penumpang yang sempat terjepit, kini dalam perawatan intensif.
  • ​Proses evakuasi dari area stasiun telah selesai secara menyeluruh.

​Jumlah korban tragedi maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, kembali bertambah.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimukti Yudhoyono (AHY), mengonfirmasi lonjakan data korban usai seluruh proses evakuasi di lapangan rampung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi memilukan pada Senin (27/4/2026) malam tersebut kini mencatatkan belasan nyawa melayang dan puluhan lainnya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan.

​Berapa Jumlah Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur?

​Data pembaruan terkini mencatat sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras dalam insiden tabrakan kereta api di Bekasi Timur ini.

Angka tersebut meningkat dari laporan awal PT KAI sebelumnya yang menyebutkan terdapat 14 korban jiwa.

​”Update sampai dengan pukul 13.00 WIB siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat,” urai Agus Harimukti Yudhoyono kepada awak media di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04/2026).

​Bagaimana Kondisi Terkini Korban Luka dan Proses Evakuasi?

​Saat ini, sebanyak 88 korban luka tengah menjalani perawatan medis intensif di sejumlah rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk resmi oleh Pemerintah.

Menko AHY juga memastikan bahwa seluruh proses evakuasi di tempat kejadian perkara telah tuntas, termasuk penyelamatan dramatis terhadap penumpang yang terjebak di dalam gerbong yang hancur.

​Berikut rincian penanganan insiden Stasiun Bekasi Timur:

  • Korban Meninggal: 15 jiwa.
  • Korban Luka-Luka: 88 orang.
  • Status Evakuasi: Telah selesai menyeluruh.

​”Termasuk ada tiga yang tadinya terjepit, bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit. Tentunya kita berupaya maksimal untuk melakukan penanganan medis agar bisa menyelamatkan saudara-saudara kita,” papar AHY.

Tim gabungan dari BPBD, aparat kepolisian, dan relawan tengah mengevakuasi korban tragedi kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Data terkini mencatat 15 jiwa meninggal dunia dalam insiden tersebut. (Foto: RakyatBekasi.Com)

​”Kami turut berduka atas insiden kecelakaan kereta api tadi malam. Tentunya kita mendoakan para korban, semoga husnul khotimah,” tambahnya.

​Pihak berwenang bersama instansi terkait saat ini masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan nahas antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tersebut guna mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.

​Terus pantau pembaruan informasi seputar hasil investigasi kecelakaan kereta api dan kebijakan layanan publik Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.

Silakan bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi yang akurat, dan mari sampaikan doa serta dukungan terbaik Anda untuk para korban dan keluarga di kolom komentar di bawah ini!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Lokasi Kecelakaan, AHY Minta Recovery KRL Dipercepat
Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: Evakuasi Rampung!
Tragedi KAI di Stasiun Bekasi Timur: 14 Penumpang Tewas, 84 Luka
Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Flyover Bulak Kapal Usai Tragedi Tabrakan KA di Bekasi
Presiden Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA di RSUD CAM Bekasi, Pastikan Investigasi Segera Dilakukan
Naik Kelas! Bekasi Tembus 5 Besar Kota Toleran Se-Indonesia
Nyali Ciut! Akrobat Politik Pelapor Jusuf Kalla Berujung Anti Klimaks
Akrobat Elit Parpol, Konperda Tuntut Pelapor Jusuf Kalla Minta Maaf!

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

Update Terbaru Tragedi KA Bekasi Timur: Korban Tewas Capai 15 Jiwa

Selasa, 28 April 2026 - 15:21 WIB

Tinjau Lokasi Kecelakaan, AHY Minta Recovery KRL Dipercepat

Selasa, 28 April 2026 - 12:22 WIB

Tragedi KAI di Stasiun Bekasi Timur: 14 Penumpang Tewas, 84 Luka

Selasa, 28 April 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Flyover Bulak Kapal Usai Tragedi Tabrakan KA di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 09:58 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA di RSUD CAM Bekasi, Pastikan Investigasi Segera Dilakukan

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memberikan keterangan pers usai meninjau langsung progres evakuasi pasca-kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.com)

Nasional

Tinjau Lokasi Kecelakaan, AHY Minta Recovery KRL Dipercepat

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:21 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca