Kominfo: Laman “PSE” Dihantam 20 Juta Serangan Siber dalam Sehari

- Jurnalis

Minggu, 31 Juli 2022 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

peretasan di Kementerian Kominfo.

peretasan di Kementerian Kominfo.

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku dalam satu hari terjadi 20 juta kali penyerangan terhadap situs layanan daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.

“Kami mengalami yang sudah saya sampaikan pada Jumat lalu, kalau (kami sudah mengalami) serangan bertubi-tubi, sampai sehari itu ada 20 juta,” ungkap Sammy sapaan akrabnya dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (31/07/2022) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Kominfo, kata Sammy, memang direpotkan oleh tangan-tangan jahil yang beberapa pekan terakhir menganggu sistem keamanan situs PSE.

Karena ulah dari pihak tak bertanggungjawab itu, beberapa kinerja dari website tak berfungsi optimal.

Sebut saja, kata dia, kolom pencarian yang kini dinonaktifkan.

“Makanya mohon maaf, kami akan terus perbaiki. Nanti search-nya (kolom pencarian) akan kami aktifkan kembali apabila sudah stabil. Mohon maaf kami beneran kewalahan,” tegas Sammy.

Sammy mengaku cukup menaruh perhatian terhadap gejolak yang ada di masyarakat.

Lebih-lebih, belum lama ini Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap 10 aplikasi populer Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang tidak mendaftar hingga batas waktu 20 Juli 2022.

“Kami kan basicnya internet jadi kami tahulah bagaimana cara ngehack itu, jadi ini justru halaman yang butuh di lihat masyarakat, tolong lah kami,” sebut Sammy.

Saat ini Sammy menyebut pihaknya masih berupaya meredam serangan yang setiap harinya merudung situs pendfaftaran PSE Lingkung Privat.

Kini kata Sammy, Kominfo menghindari permasalahan server dan error ‘404 not found’.

“Yang penting sekarang kita jaga, jangan sampe 404,” tuturnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Resmi Imbau Penundaan Umrah: Simak Nasib Jemaah di Arab Saudi!
Awas! KPK Bongkar Gurita Korupsi Bea Cukai, Modus Rokok Ilegal hingga Manipulasi Jalur Merah Terungkap
Awas Dompet Jebol! Harga Beras dan Cabai Meroket di Pekan Kedua Ramadan, Begini Langkah Pemerintah
Awas Macet! 3,6 Juta Kendaraan Akan Serbu Tol Trans Jawa dan Sumatera Saat Arus Mudik Lebaran 2026
Kabar Gembira! 869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif, Mensos Gus Ipul Ungkap Skema Lengkapnya
Siap-siap! Pemenang Proyek WtE Bekasi Segera Diumumkan
Yuk Cek Rekening! Mensos Gus Ipul: Bansos 2026 sebesar Rp2,56 Triliun Sudah Cair
Red Notice Diterbitkan! Bareskrim Buru Dua WN China Otak Penipuan E-Tilang Palsu

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 04:24 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Resmi Imbau Penundaan Umrah: Simak Nasib Jemaah di Arab Saudi!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:16 WIB

Awas! KPK Bongkar Gurita Korupsi Bea Cukai, Modus Rokok Ilegal hingga Manipulasi Jalur Merah Terungkap

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:00 WIB

Awas Dompet Jebol! Harga Beras dan Cabai Meroket di Pekan Kedua Ramadan, Begini Langkah Pemerintah

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:50 WIB

Awas Macet! 3,6 Juta Kendaraan Akan Serbu Tol Trans Jawa dan Sumatera Saat Arus Mudik Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:28 WIB

Kabar Gembira! 869 Ribu Peserta PBI JKN Kembali Aktif, Mensos Gus Ipul Ungkap Skema Lengkapnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca