Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​Masa kontrak Built Operate Transfer (BOT) Bekasi Town Square (Betos) dengan PT Triputri Natatama resmi berakhir pada 2025.
  • ​Pemkot Bekasi didesak segera menyerahkan hak kelola aset 10 hektare tersebut kepada BUMD PT Mitra Patriot.
  • ​Pengelolaan mandiri ditargetkan mampu menjadi mesin pencetak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
  • ​Sebagian lahan di area Karang Kitri diusulkan menjadi ruang terbuka hijau dan polder pengendali banjir terintegrasi.

​Masa berlaku perjanjian Built Operate Transfer (BOT) kawasan superblok Bekasi Town Square (Betos) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan pengembang PT Triputri Natatama telah resmi berakhir pada tahun 2025 lalu.

Menyikapi kevakuman pengelolaan tersebut, Jaringan Muda Bekasi mendesak Pemkot Bekasi untuk berani dan segera mengambil alih tata kelola aset strategis seluas 10 hektare di Kecamatan Bekasi Timur secara mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah intervensi tata ruang ini dinilai krusial guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menambah ruang publik fungsional di jantung kota.

​Mengapa Pemkot Bekasi Harus Mengelola Kawasan Betos Sendiri?

​Pengelolaan mandiri aset kawasan Bekasi Town Square (Betos) wajib segera dilakukan untuk menyelamatkan potensi pendapatan daerah yang menguap pasca berakhirnya kontrak BOT.

Ketiadaan tindak lanjut dan ketegasan dari pemerintah daerah hingga pertengahan tahun 2026 ini memicu kritik dari kelompok masyarakat sipil yang menilai Pemkot Bekasi lamban dalam menyelamatkan aset. Padahal, instrumen daerah sudah tersedia dan siap difungsikan sebagai operator.

​”Kan ada BUMD PT Mitra Patriot, dan sangat bisa dikelola langsung oleh Pemkot. Kan juga sudah habis masa kontraknya jadi sangat baik jika pemkot melalui BUMD mengelola sendiri asetnya,” kata Lengkoan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (11/06/2026).

​Apa Saja Potensi Bisnis di Lahan Eks BOT Betos 10 Hektare?

​Kawasan Betos yang membentang di wilayah Kecamatan Bekasi Timur kini telah menjelma menjadi kawasan superblok raksasa dengan perputaran ekonomi yang masif.

Pengambilalihan kawasan ini menjanjikan potensi bisnis komersial bernilai tinggi jika dikelola secara profesional oleh BUMD.

​Berikut adalah fasilitas eksklusif yang berpotensi menjadi sumber dana segar bagi kas Kota Bekasi:

  • ​Kompleks hunian vertikal Lagoon Apartment.
  • ​Kawasan pusat perbelanjaan modern.
  • ​Sentra usaha berupa deretan rumah toko (ruko) aktif.
  • ​Fasilitas penunjang seperti sarana ibadah dan lahan parkir komersial.

​Selain deretan potensi bisnis tersebut, secara historis lahan ini adalah mutlak milik daerah. Perjanjian awal disepakati pada tahun 1995 melalui SK Nomor 644.1/4971/Huk/95 antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tingkat II Bekasi dengan pengembang. Pasca pemekaran pada 1997, statusnya diadendum menjadi sistem tripartit dan kini sepenuhnya menjadi hak milik penuh Pemkot Bekasi.

​Bagaimana Konsep Polder Pengendali Banjir di Karang Kitri Tersebut?

​Konsep pembangunan polder di Karang Kitri adalah menyulap area titik terendah di kawasan eks BOT Betos menjadi kolam retensi raksasa yang berfungsi menampung debit air sekaligus menjadi area rekreasi warga.

Kontur tanah di sekitar Kelurahan Margahayu ini memang cenderung lebih rendah, sehingga intervensi tata ruang sangat mendesak dilakukan agar kawasan ini tidak hanya menjadi mesin pencetak uang, tetapi juga ramah lingkungan.

​”Seperti di Menteng Jakarta, ada taman bermain warga. Sekaligus dibuat Polder, karena wilayah Karang Kitri itu ada titik rendah. Polder itu bisa dijadikan wisata air dan pemancingan. Jadi sangat potensial untuk PAD Pemkot dan fasilitas warga,” jelasnya.

​Kini, bola panas berada di tangan eksekutif. Publik Kota Patriot menanti ketegasan Wali Kota Bekasi beserta jajaran terkait arah masa depan aset bernilai fantastis ini.

Apakah kawasan eksklusif ini akan dikelola mandiri demi kesejahteraan warga, atau justru kembali lepas ke pelukan swasta?

Bagaimana pendapat Anda tentang nasib tata kelola kawasan Betos ke depannya? Sampaikan opini cerdas Anda di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan artikel investigasi dari RakyatBekasi.Com ini ke grup WhatsApp warga Bekasi!

Visited 1 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina
Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis
7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI
Waspadai Dampak Kemarau Kering, BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Tak Boros Air
Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:55 WIB

Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:09 WIB

Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:23 WIB

Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.

Parlementaria

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:15 WIB

Ilustrasi Kota Bekasi darurat LGBT. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:52 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:26 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x