Korban Pedagang Tahu Kritis, Owner Dapur MBG Janji Tanggung Jawab Penuh

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aren Jaya II yang berlokasi di Jl. P. Kalimantan No. 46, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/05/2026). Armada operasional dari satuan ini disorot pasca menabrak empat orang, termasuk seorang pedagang tahu hingga kritis. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Tampak depan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aren Jaya II yang berlokasi di Jl. P. Kalimantan No. 46, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/05/2026). Armada operasional dari satuan ini disorot pasca menabrak empat orang, termasuk seorang pedagang tahu hingga kritis. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Poin Utama:

  • Komitmen SPPG: Pemilik SPPG menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas biaya medis dan kerugian korban kecelakaan mobil MBG.
  • Kondisi Korban: S (36), pedagang tahu, masih dalam kondisi kritis di RS Siloam Sentosa akibat luka berat di kepala.
  • Lokasi & Waktu: Insiden terjadi di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (12/05/2026) siang.
  • Proses Hukum: Supir mobil MBG saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Bekasi Kota.

​Pihak pengelola SPPG berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh atas insiden kecelakaan yang melibatkan mobil distribusi MBG di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/05/2026) siang.

Meski pemilik perusahaan telah menemui keluarga korban, salah satu pedagang berinisial S (36) dilaporkan masih dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, kepolisian tengah mendalami penyebab pasti kendaraan distribusi tersebut menghantam lapak pedagang kaki lima di depan sebuah minimarket.

​Bagaimana kondisi terkini pedagang tahu korban kecelakaan mobil MBG di Bekasi Timur?

​Korban berinisial S (36) saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa dalam kondisi kritis akibat luka serius di bagian kepala.

Pihak keluarga menyebut tim dokter tengah berupaya melakukan penanganan terbaik guna menstabilkan kondisi pria yang sehari-harinya berjualan tahu tersebut.

​”Untuk saat ini korban masih kondisi kritis. Dari Tim Dokter menangani. Jadi saya belum tau kabarnya, paling minta doanya,” ujar Sunendar (kakak korban) kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (12/05/2026).

​Apa bentuk tanggung jawab pengelola SPPG terhadap korban di Aren Jaya?

​Pengelola SPPG dilaporkan telah menemui pihak keluarga korban dan menjanjikan santunan serta penanggungan seluruh biaya pengobatan hingga tuntas.

Selain komitmen materiil, pemilik SPPG juga menyatakan kepatuhannya terhadap proses hukum yang sedang berjalan di pihak kepolisian.

​”Dia punya tanggung jawab penuh. Dia menyampaikan bapak gak usah takut, saya minta maaf sebelumnya. Saya bertanggungjawab semuanya,” ungkap Sunendar seraya menirukan ucapan pemilik SPPG.

​Siapa saja yang menjadi korban dalam insiden maut mobil MBG tersebut?

​Terdapat total empat orang yang dilaporkan menjadi korban luka akibat hantaman keras kendaraan distribusi MBG tersebut, dengan rincian sebagai berikut:

  • S (36): Pedagang tahu yang mengalami luka berat di kepala (Kritis).
  • Pedagang Es: Mengalami luka-luka di lokasi kejadian.
  • Supir MBG: Mengalami luka dan sedang diperiksa polisi.
  • Kenek MBG: Mengalami luka-luka pasca-benturan.

​Hingga berita ini ditayangkan, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Bekasi, Dessy Natalia, masih belum memberikan respon resmi terkait evaluasi keamanan armada distribusinya. Kasus kecelakaan ini kini ditangani sepenuhnya oleh Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk menentukan unsur kelalaian pengemudi.

Ayo Bagikan! Apakah Anda melihat kejadian ini? Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan berita ini untuk mengawal proses keadilan bagi para korban.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Gembira! Pemkot Bekasi Perpanjang Diskon BPHTB PTSL 50% Hingga Akhir 2026
​Gebrakan Monumental Zenza TekSas: Tulis 45 Naskah Sejarah Tematik jelang HUT RI ke 81
Imbas Dolar Naik dan Kendala Lapangan, Proyek JPO Stasiun Bekasi Molor Dua Bulan
Begal Sadis Jatisampurna Diringkus: Eksekutor Ojol Residivis
BAZNAS Kota Bekasi Berhentikan Amil, Klaim Sesuai Aturan Konflik Kepentingan
Realisasi Dana RW Rp100 Juta Lesu, Baru Cair 10.39 Persen!
Realisasi Dana RW Beken Capai Rp10.6 Miliar, 106 RW Sudah Cairkan Anggaran hingga Juni 2026
Evaluasi Layanan! Bus Trans Beken Stop Beroperasi 30 Hari Mulai Hari Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kabar Gembira! Pemkot Bekasi Perpanjang Diskon BPHTB PTSL 50% Hingga Akhir 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:52 WIB

​Gebrakan Monumental Zenza TekSas: Tulis 45 Naskah Sejarah Tematik jelang HUT RI ke 81

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Imbas Dolar Naik dan Kendala Lapangan, Proyek JPO Stasiun Bekasi Molor Dua Bulan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:48 WIB

Begal Sadis Jatisampurna Diringkus: Eksekutor Ojol Residivis

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

BAZNAS Kota Bekasi Berhentikan Amil, Klaim Sesuai Aturan Konflik Kepentingan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x