Poin Utama:
- Kecelakaan maut melibatkan mobil distribusi MBG terjadi di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (12/05/2026) siang.
- S (41), seorang pedagang tahu yang menjadi korban tabrakan, meninggal dunia pukul 14.40 WIB di RS Siloam Bekasi Timur akibat luka parah.
- Insiden nahas ini memakan total 4 korban: dua pedagang (tahu dan es) serta supir dan kenek mobil layanan gizi tersebut.
- Pihak SPPG Kota Bekasi hingga kini masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait kelalaian armada distribusinya.
Insiden tragis mewarnai jalannya program distribusi makanan bergizi di Kota Bekasi. Sebuah mobil armada distribusi MBG hilang kendali dan menabrak area pedagang kaki lima di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa (12/05/2026) siang.
S (41), seorang pedagang tahu yang menjadi salah satu korban kritis dalam tabrakan maut tersebut, akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Siloam Bekasi Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana Kronologi Tabrakan Maut Mobil MBG di Aren Jaya?
Kecelakaan maut ini terjadi secara tiba-tiba saat mobil distribusi layanan gizi melintas di Jalan Kalimantan Raya.
Kendaraan boks berkelir putih tersebut diduga hilang kendali hingga menghantam area pinggir jalan yang dipenuhi pedagang kecil, memicu kerusakan parah pada gerobak dan fasilitas di sekitarnya.
Total korban dilaporkan berjumlah empat orang yang berada tepat di lokasi kejadian saat hantaman terjadi.
Mereka terdiri dari dua orang pedagang kaki lima, yakni pedagang tahu dan es, serta dua orang dari pihak armada, yakni supir dan kenek mobil MBG tersebut.
Kapan Korban Meninggal Dunia di RS Siloam Bekasi Timur?
Korban berinisial S (41) dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.40 WIB setelah tim medis di RS Siloam Bekasi Timur berupaya maksimal melakukan penanganan.
Sebelumnya, pedagang tahu tersebut sempat mengalami masa koma akibat cedera dan luka benturan keras dari bodi kendaraan.
”Korban meninggal dunia di Rumah Sakit sekira pukul 14.40 WIB. Setelah sebelumnya sempat mengalami perawatan di Rumah Sakit. Dan, korban kini masih di rumah sakit, serta persiapan bergegas menuju ke rumah duka,” kata Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kelurahan Aren Jaya Lambang Kara kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Selasa (12/05/2026).
Di Mana Lokasi Rumah Duka Korban Kecelakaan Mobil MBG?
Saat ini, jenazah korban tengah dipersiapkan untuk dipulangkan ke rumah duka yang beralamat di Jalan Aren Jaya 3 RT 07 RW 02, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Pemkot Bekasi melalui aparatur kelurahan setempat menyatakan belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa warganya ini.
”Dan kami berharap semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Dan, keluarga korban diberikan ketabahan dan kelapangan, atas duka sanak saudara yang ditinggalkan,” tuturnya.
Apa Tanggapan SPPG Kota Bekasi Terkait Insiden Ini?
Tragedi tabrakan maut ini memunculkan pertanyaan kritis terkait standar keselamatan armada distribusi dan rekrutmen supir MBG di lapangan.
Mengingat program ini dibiayai dan membawa nama baik pemerintah, publik menuntut adanya pertanggungjawaban yang jelas, transparan, dan tidak ditutup-tutupi.
Sayangnya, hingga berita ini tayang, pihak penanggung jawab terkesan bungkam dari kejaran awak media.
Bahkan, Jurnalis RakyatBekasi.Com telah berupaya meminta konfirmasi kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Bekasi Dessy Natalia melalui pesan singkat. Namun, yang bersangkutan belum memberikan respons apa pun terkait kelalaian armada distribusinya.
Insiden ini menjadi pukulan telak bagi operasional layanan gizi di Kota Bekasi yang seharusnya membawa manfaat, bukan malah mengundang petaka bagi masyarakat kecil.
Publik kini menanti langkah tegas pihak kepolisian dan evaluasi menyeluruh dari penyelenggara program agar tragedi serupa tak terulang kembali.
Baca terus pembaruan informasi terkini seputar peristiwa, politik, dan kebijakan publik di Kota Patriot hanya di RakyatBekasi.com. Bagikan artikel ini agar masyarakat dan aparatur terkait semakin waspada, serta sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

























