Poin Utama:
- Lokasi Insiden: Kecelakaan terjadi di depan minimarket Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/05/2026) siang.
- Jumlah Korban: Terdapat 4 korban luka, yakni 2 pedagang kaki lima (tahu dan es), serta supir dan kenek mobil MBG.
- Kondisi Kritis: S (36), pedagang tahu, mengalami luka parah di bagian kepala dan tengah dirawat intensif di RS Siloam Sentosa.
- Sikap Pihak MBG: Korwil SPPG Kota Bekasi masih bungkam dan belum memberikan respons terkait kecelakaan tersebut.
Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil distribusi MBG terjadi di depan minimarket Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/05/2026) siang.
Insiden nahas tersebut menghantam keras lapak pedagang kaki lima hingga hancur berantakan dan menyebabkan empat orang menjadi korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu korban yang merupakan pedagang tahu kini terbaring kritis di rumah sakit akibat benturan keras di bagian kepala.
Apa Penyebab Mobil MBG Menabrak Pedagang di Bekasi Timur?
Penyebab pasti kecelakaan mobil distribusi MBG yang menabrak pedagang di Kelurahan Aren Jaya ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.
Berdasarkan pantauan Jurnalis RakyatBekasi.Com di lapangan, insiden terjadi begitu cepat pada Selasa siang. Kuatnya benturan membuat gerobak dagangan hancur dan puing-puingnya berserakan di jalan, sekaligus memicu kepanikan warga maupun pembeli di sekitar lokasi minimarket.
Berapa Jumlah Korban dalam Kecelakaan di Jalan Kalimantan Raya?
Hingga saat ini, tercatat ada empat orang yang menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut. Dua di antaranya adalah masyarakat kecil, yakni pedagang kaki lima yang sehari-hari mengais rezeki dengan berjualan tahu dan es di depan minimarket.
Sementara itu, dua korban lainnya diidentifikasi sebagai supir dan kenek dari mobil distribusi MBG yang menabrak para pedagang.
Bagaimana Kondisi Korban Kecelakaan Mobil MBG Saat Ini?
Kondisi paling memprihatinkan dialami oleh pedagang tahu berinisial S (36) yang menderita luka berat di area kepala.
S langsung dievakuasi ke RS Siloam Sentosa pasca-kejadian untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
”Untuk saat ini korban masih kondisi kritis. Dari Tim Dokter menangani. Jadi saya belum tau kabarnya, paling minta doanya,” ujar Sunendar, kakak kandung korban, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di RS Siloam Sentosa, Selasa (12/05/2026).
Sunendar menceritakan bahwa dirinya mengetahui insiden nahas ini dari laporan tetangga saat ia sedang bekerja.
“Masih kritis adik saya. Semua penanganan sudah dilakukan oleh Tim Dokter. Kalau nanti memang perlu dipindah, dipindah sih katanya,” tambah Sunendar saat mendampingi perawatan adiknya.
Apakah Ada Tanggapan Resmi dari Pihak SPPG Kota Bekasi?
Terkait operasional mobil distribusi MBG yang ugal-ugalan hingga menelan korban, belum ada pertanggungjawaban resmi dari pihak terkait.
Jurnalis RakyatBekasi.Com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Bekasi, Dessy Natalia, melalui pesan singkat. Namun yang bersangkutan masih bungkam, tidak memberikan penjelasan, maupun kepastian pertanggungjawaban bagi para korban luka.
Kecelakaan ini menjadi tamparan keras dan pengingat akan perlunya pengawasan ketat terhadap armada distribusi yang melintasi area padat penduduk. Publik kini menanti ketegasan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kelalaian ini.
Tetap ikuti perkembangan kasus kecelakaan mobil MBG di Bekasi Timur ini hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini agar masyarakat di Bekasi semakin waspada, dan sampaikan opini Anda di kolom komentar!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















