Masuk Unsur Fitnah, Gakkumdu Kejar Aktor Intelektual Black Campaign Pilkada Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pelaku black campaign, Gunawan, merupakan pendukung Paslon 01.

Salah satu pelaku black campaign, Gunawan, merupakan pendukung Paslon 01.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi akan memanggil Misar, salah satu terduga aktor intelektual di balik pemasangan stiker Black Campaign terhadap Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 03 (tiga), Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kota Bekasi, Muhammad Sodikin, menyebut bahwa laporan warga terkait Black Campaign terhadap Paslon 03 sudah diambil alih oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Sodikin menyatakan bahwa pada Minggu (24/11/2024), pihaknya telah memeriksa saksi, pelapor, dan terlapor secara maraton terkait Black Campaign yang terjadi saat masa tenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kita maraton memeriksa saksi, pelapor, dan terlapor soal Black Campaign. Hari ini kita akan memeriksa Misar yang disebut-sebut sebagai orang yang menyuruh pelaku penempelan stiker Black Campaign Paslon 03,” ucap Sodikin.

Sodikin mengatakan bahwa proses ini sudah ditangani secara komprehensif oleh Sentra Gakkumdu karena sudah masuk unsur pencemaran nama baik dan fitnah.

“Ya, kita fokus dengan persoalan ini karena sudah masuk unsur pidana pencemaran nama baik dan fitnah. Kita akan cari aktor intelektualnya. Bila kasus ini masuk P21, kita akan berkoordinasi dengan kejaksaan untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa oknum warga kedapatan menempelkan stiker Black Campaign yang menuliskan beberapa Wali Kota Bekasi tertangkap KPK.

Lebih parahnya, terdapat foto Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3, Tri Adhianto, yang bertuliskan “Masa ditangkap juga dengan dugaan korupsi polder dan alat olahraga?”

Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Mustikasari, Kelurahan Mustikajaya. Hari ini, oknum warga tersebut sudah dibawa ke Bawaslu Kota Bekasi.

Dari pengakuan oknum warga bernama Mansur, awalnya dirinya disuruh temannya untuk menempelkan stiker dan akan diberikan imbalan sebesar 100 ribu rupiah.

“Awalnya saya disuruh sama teman saya untuk menempelkan stiker. Saya bilang mau, kapan? Nanti malam sekitar jam 12-an, tapi nanti jam 10 kumpul dulu. Nanti kalau buat jalan ada uang jalan sama rokok Rp 100 ribu saya dikasih,” ucap Mansur di hadapan awak media.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!

Berita Terbaru

Suasana loket pelayanan informasi SPMB Tahun 2026 di SMPN 2 Kota Bekasi, Senin (29/06/2026). Puluhan orang tua calon siswa terpaksa mendatangi sekolah akibat server website spmb.bekasikota.go.id yang mengalami down pada hari pertama pendaftaran. (Dok. RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Kacau! Server SPMB Kota Bekasi 2026 Down, Disdik Buka Suara

Selasa, 30 Jun 2026 - 14:03 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x