Poin Utama:
- Sebanyak 36.943 siswa SMP/MTs sederajat di Kota Bekasi dijadwalkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada pekan ini.
- Mata pelajaran yang diujikan berfokus pada dua instrumen utama: Literasi (Bahasa Indonesia) dan Numerasi (Matematika).
- Keterbatasan fasilitas komputer/laptop memaksa sejumlah sekolah mengarahkan siswanya untuk menumpang ujian di SMA/SMK terdekat.
- TKA tidak dijadikan syarat penentu kelulusan, melainkan murni sebagai alat ukur capaian pembelajaran siswa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs sederajat digelar pada pekan ini.
Meski dibayangi keterbatasan infrastruktur digital di berbagai sekolah negeri, sebanyak 36.943 siswa tetap diwajibkan mengikuti evaluasi capaian pembelajaran tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, demi kelancaran jalannya ujian, sebagian siswa terpaksa harus ‘mengungsi’ dan menumpang fasilitas milik SMA atau SMK terdekat akibat rasio perangkat komputer yang timpang.
Kapan Pelaksanaan TKA SMP di Kota Bekasi 2026?
Disdik Kota Bekasi menjadwalkan pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP sederajat secara serentak pada pekan ini guna memetakan standar pembelajaran siswa.
Secara umum, persiapan sarana dan prasarana di berbagai satuan pendidikan diklaim telah dikoordinasikan.
”Dalam rangka persiapan itu sudah kita lakukan beberapa kali Tryout, secara umum sudah siap untuk pelaksanaan TKA,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Chondro Wibhowo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lingkungan Pemkot Bekasi, Senin (06/04/2026).
Sebelumnya, seluruh siswa di SMP Negeri maupun Swasta juga telah diwajibkan mengikuti simulasi atau Tryout pada bulan Februari lalu sebagai langkah pemanasan pengenalan sistem.
Berapa Jumlah Siswa yang Ikut Ujian TKA di Kota Bekasi?
Berdasarkan statistik resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), jutaan siswa di seluruh Indonesia akan mengikuti evaluasi akademik ini. Di tingkat lokal, animo dan skala pelaksanaannya pun terbilang masif.
Berikut rincian data kepesertaan TKA 2026:
- Tingkat Nasional: 4,2 juta siswa jenjang SMP/MTs sederajat.
- Tingkat Provinsi Jawa Barat: 764.163 siswa.
- Tingkat Kota Bekasi: 36.943 siswa yang tersebar di 388 satuan pendidikan.
Mengapa Banyak Siswa SMP Bekasi Ujian Numpang di SMA/SMK?
Minimnya ketersediaan perangkat keras di sekolah asal menjadi alasan utama fenomena menumpangnya siswa SMP ke sekolah lanjutan di atasnya.
Keterbatasan komputer dan laptop ini membuat Disdik harus memutar otak mengatur ritme jadwal ujian.
”Karena jumlah siswa cukup banyak dan jumlah perangkatnya terbatas. Pelaksanaannya bisa dibagi ke dalam dua sesi satu mata pelajaran per harinya, atau sampai tiga sesi tergantung nanti kemampuan ruangan yang ada di sekolah,” kata Agus Enap kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor Disdik Kota Bekasi, dikutip Senin (06/04/2026).
Demi menjaga tingkat konsentrasi dan kefokusan siswa, sesi ujian dibatasi agar tidak berlangsung hingga larut sore.
Dari total 388 sekolah, tercatat secara resmi ada tiga satuan pendidikan yang berstatus menumpang penuh, sementara yang lain memberlakukan sistem silang.
Apakah TKA Menjadi Syarat Kelulusan Siswa SMP?
Meski terdengar krusial, ujian ini tidak menentukan nasib kelulusan siswa dari sekolah menengah pertama.
TKA lebih menitikberatkan pada evaluasi kemampuan dasar murid dalam menghadapi kurikulum yang berfokus pada nalar.
Hanya terdapat dua mata pelajaran esensial yang diujikan dalam TKA kali ini, yakni:
- Literasi: Mengukur kemampuan pemahaman lewat mata pelajaran Bahasa Indonesia.
- Numerasi: Mengukur kemampuan logika dan hitungan lewat mata pelajaran Matematika.
Pihak Disdik juga telah mensosialisasikan secara masif kepada para orang tua agar tidak panik, mengingat fungsi utama TKA hanyalah sebagai rapor evaluasi mutu pendidikan bagi pemerintah.
Pelaksanaan TKA ini diharapkan tak sekadar menjadi agenda rutin pengumpulan data belaka, melainkan tamparan evaluasi nyata bagi perbaikan mutu fasilitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bekasi yang masih belum merata.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai fasilitas sekolah anak Anda di Kota Bekasi? Apakah sudah memadai atau justru ikut menumpang? Sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar di bawah dan bagikan artikel ini agar menjadi perhatian serius pemangku kebijakan!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















