Palang Pintu Ampera Terbuka saat KRL Lewat, Dishub Kota Bekasi Kemana?

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi saat armada KRL melintas sementara palang pintu otomatis tidak tertutup pada Senin (25/05/2026) malam.

Suasana perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi saat armada KRL melintas sementara palang pintu otomatis tidak tertutup pada Senin (25/05/2026) malam.

​Poin Utama:

  • ​Insiden palang pintu KRL otomatis gagal menutup saat armada kereta melintas terjadi di Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur.
  • ​Peristiwa yang mengancam nyawa pengendara ini terekam kamera warga pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
  • ​Warga menyoroti kelalaian petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang bersiaga di lokasi namun tidak melakukan tindakan darurat.
  • ​Pemkot Bekasi didesak segera mengevaluasi kelayakan sistem palang perlintasan sebidang demi keselamatan publik.

​Sebuah insiden membahayakan nyawa kembali terjadi di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Palang pintu otomatis di lokasi tersebut kedapatan dibiarkan tegak terbuka saat armada KRL melintas dengan kecepatan tinggi pada Senin (25/05/2026) malam.

Tragisnya, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang bersiaga di lapangan seolah tidak berkutik dan membiarkan potensi kecelakaan fatal tersebut terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini memicu kritik keras dari masyarakat terhadap standar operasional pengamanan fasilitas publik oleh Pemkot Bekasi.

​Mengapa Palang Pintu KRL Ampera Tidak Menutup?

​Palang pintu otomatis di perlintasan Jalan Ampera diduga mengalami malfungsi sistem sehingga gagal merespons kedatangan KRL.

Selain kendala teknis infrastruktur baru tersebut, kelalaian petugas di lapangan juga menjadi faktor penentu absennya mitigasi bahaya.

Kehadiran petugas seharusnya berfungsi sebagai jaring pengaman manual ketika sistem otomatis lumpuh, namun hal ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

​”Kami sangat kaget dan jantungan melihat palang pintu dibiarkan terbuka saat kereta melintas, padahal jelas-jelas ada petugas yang jaga di situ,” kata perekam video kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (26/05/2026).

​Apa Tuntutan Warga Terhadap Kinerja Dishub Kota Bekasi?

​Masyarakat mengkritik keras kinerja Dishub Kota Bekasi yang dinilai lamban dan tidak sigap dalam mengawal keselamatan lalu lintas.

Palang otomatis yang menelan anggaran dari pajak rakyat tersebut kini dianggap warga hanya berfungsi sebagai pajangan estetika tanpa memberikan jaminan keamanan.

Berikut adalah desakan utama dari pengguna jalan terkait insiden ini:

  • ​Inspeksi Teknis Penyeluruh: Memeriksa ulang sinkronisasi sensor palang otomatis agar merespons secara akurat setiap pergerakan kereta.
  • ​Evaluasi SOP Petugas: Memastikan petugas Dishub Kota Bekasi memiliki kesigapan mengambil alih pengamanan (menutup manual atau mengalihkan arus) saat sistem error.
  • ​Tindakan Tegas Pemkot Bekasi: Menuntut pertanggungjawaban pihak vendor pengadaan palang otomatis yang berpotensi menyebabkan korban jiwa akibat kegagalan sistem.

​

Suasana perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi saat armada KRL melintas sementara palang pintu otomatis tidak tertutup pada Senin (25/5/2026) malam. Pengendara terpaksa berhenti secara inisiatif sendiri di tengah minimnya kesigapan petugas Dishub Kota Bekasi di lokasi kejadian.

​Keselamatan warga di perlintasan sebidang harus menjadi prioritas mutlak, bukan sekadar pelengkap proyek infrastruktur daerah.

Pemkot Bekasi melalui Dishub Kota Bekasi wajib segera melakukan audit teknologi dan evaluasi petugas di lapangan sebelum jatuhnya korban jiwa yang tersambar kereta.

​Pernahkah Anda menjumpai kejadian serupa saat melintas di jalur Ampera atau wilayah perlintasan lainnya di Kota Bekasi?

Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah dan baca terus investigasi mendalam seputar layanan publik hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud
​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga
Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06
​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK
Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan
Dugaan Korupsi GOR Rp64 Miliar, GMNI Desak Kadisperkimtan Kota Bekasi Dicopot
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Dimulai 4 November: Pembebasan Lahan 78 KK Dikebut!
GCB Desak Pemkot Bekasi Kunci Klausul Olah 80 Juta Ton Sampah Lama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:45 WIB

​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x