Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Poin Utama:

  • ​DPRD Kota Bekasi panggil Dishub dan Disperkimtan untuk rapat evaluasi darurat pada Senin (04/05/2026).
  • ​Evaluasi fokus pada kelayakan perlintasan sebidang pasca kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur.
  • ​Komisi II telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Jalan Ampera pada Kamis (29/04/2026).
  • ​Legislatif dorong percepatan proyek infrastruktur Fly Over (FO) Bulak Kapal untuk tekan angka kecelakaan.

Imbas insiden memilukan tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL rute Bekasi–Jakarta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam lalu, DPRD Kota Bekasi mengambil langkah tegas.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menginstruksikan Komisi II untuk segera menggelar rapat evaluasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi pada Senin (04/05/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat strategis ini diagendakan khusus untuk mengevaluasi total keamanan perlintasan sebidang serta mendesak percepatan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal.

Mengapa DPRD Kota Bekasi Mengevaluasi Perlintasan Sebidang?

Evaluasi krusial ini dipicu langsung oleh rentetan kecelakaan lalu lintas parah yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Pemkot Bekasi bersama unsur legislatif menilai bahwa keberadaan palang pintu kereta otomatis di berbagai titik perlintasan sebidang saat ini berada dalam kondisi rawan, sehingga berpotensi besar mengancam keselamatan para pengguna jalan.

​Sebagai tindak lanjut awal sebelum rapat paripurna, jajaran Komisi II DPRD Kota Bekasi telah turun langsung ke lapangan.

Ketua Komisi II, Latu Har Hary, bersama Sekretaris Komisi II, Evi Mafriningsianti, melakukan sidak ke perlintasan sebidang di kawasan Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, pada Kamis (29/04/2026) guna memetakan risiko di lapangan secara riil.

​”Komisi II kan sudah sidak ke sana dan juga akan rapat hari Senin. Evaluasi perlintasan sebidang itu akan dibahas lebih lanjut. Nanti silakan dikoordinasikan ke Komisi II untuk perkembangan terbarunya,” kata Sardi Effendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulis, Sabtu (02/05/2026).

​Apa Langkah Lanjutan Terkait Pembangunan Fly Over Bulak Kapal?

​Selain membenahi sistem palang pintu kereta, dewan juga mendesak percepatan realisasi Fly Over (FO) Bulak Kapal yang progresnya dinilai masih lamban.

Proyek strategis nasional yang didukung penuh oleh pemerintah pusat ini dianggap sebagai solusi mutlak untuk menekan fatalitas kecelakaan di perlintasan sebidang sekaligus mengurai simpul kemacetan kronis di pintu masuk timur Kota Bekasi.

​Berikut adalah beberapa fokus pembahasan yang akan disasar oleh DPRD Kota Bekasi:

  • ​Audit kelayakan standar keamanan di seluruh perlintasan sebidang se-Kota Bekasi.
  • ​Sinkronisasi data pembebasan lahan proyek FO Bulak Kapal bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
  • ​Integrasi infrastruktur keselamatan jalan dengan kebijakan tata kota terbaru.

​”Untuk flyover, itu juga akan dibahas bersama Komisi II. Termasuk progres pembebasan lahan yang saat ini masih berproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN),” kata Sardi.

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur harus menjadi alarm keras agar pemangku kebijakan tidak lagi menyepelekan infrastruktur keselamatan transportasi publik.

Sinergi antara legislatif dan unsur birokrat di bawah komando Wali Kota Bekasi menjadi sangat vital agar evaluasi besok pagi dapat menghasilkan kebijakan konkret, bukan sekadar imbauan di atas kertas semata.

​Menurut Anda, apakah penutupan perlintasan sebidang di Bekasi Timur sudah mendesak untuk dilakukan? Sampaikan opini serta pengalaman Anda saat melintasi jalur tersebut di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan artikel ini untuk terus mengawal kebijakan publik di Kota Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!
14 Tewas di Jalur Maut, Fraksi Gerindra Kawal Banpres Flyover Bekasi
Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: DPRD Dukung Wali Kota Tri Adhianto Bangun Flyover
Anggaran Rp322 Miliar Terserap, Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Dinilai Masih Setengah Hati
Soroti LKPJ 2025, Fraksi Golkar Solidaritas Desak Pemkot Bekasi Atasi 105 Ribu Pengangguran!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:57 WIB

Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!

Selasa, 28 April 2026 - 15:06 WIB

14 Tewas di Jalur Maut, Fraksi Gerindra Kawal Banpres Flyover Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x