Poin Utama:
- Insiden tabrakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan KRL Commuter Line terjadi di perlintasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam.
- Kecelakaan nahas ini diduga kuat dipicu oleh sebuah Taksi Green SM yang mengalami mati mesin (mogok) tepat di tengah rel.
- Taksi tersebut tertabrak KAJJ pada pukul 21.06 WIB, yang kemudian memicu rentetan tabrakan lanjutan dengan armada KRL.
- Warga dan petugas palang pintu sempat berupaya mendorong taksi, namun jarak kereta yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.
Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan KRL Commuter Line terjadi di perlintasan sebidang Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/04/2026) malam.
Insiden beruntun ini diduga kuat bermula dari sebuah kendaraan Taksi Green SM yang mendadak mogok di tengah rel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, KAJJ menghantam keras taksi tersebut yang kemudian disusul oleh benturan dengan armada KRL Commuter Line di jalur yang berdekatan.
Apa Penyebab KAJJ dan KRL Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur?
Penyebab utama tabrakan beruntun KAJJ dan KRL di Stasiun Bekasi Timur adalah sebuah taksi yang mengalami kerusakan mesin tepat di atas jalur perlintasan sebidang.
Menurut kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian, taksi berlabel Green SM tersebut awalnya melaju normal untuk menyeberang rel sebelum akhirnya berhenti mendadak sekitar pukul 20.59 WIB.
Melihat kondisi yang mengancam keselamatan tersebut, dua orang petugas perlintasan kereta api beserta warga setempat langsung berupaya mengevakuasi kendaraan dengan cara didorong.
Namun nahas, laju KAJJ yang melintas sudah sangat dekat membuat upaya penyelamatan gagal, sehingga warga terpaksa berhamburan menyelamatkan diri dari hantaman.
”Jadi yang saya lihat waktu kejadian di lokasi, ada taksi mau menyeberang rel. Lalu, ketika taksi itu lewat, tiba-tiba mesin mobilnya mati. Akhirnya dua orang petugas perlintasan bantu dorong,” kata Rani (21) kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui pesan singkat, Senin (27/04/2026).
Bagaimana Kronologi Kereta Api Tabrak Taksi Hingga Terjadi Kecelakaan Beruntun?
Kronologi bermula saat taksi mogok tersebut dihantam telak oleh KAJJ pada pukul 21.06 WIB, yang seketika memicu kecelakaan lanjutan melibatkan armada KRL Commuter Line.
Benturan keras pertama kali terjadi antara lokomotif KAJJ dengan taksi yang terjebak di jalur kereta, sebelum hempasannya merembet ke rangkaian KRL yang tengah melintas di jalur sebelahnya.
Saksi mata di lokasi mengonfirmasi bahwa tabrakan awal terjadi sangat cepat, sesaat setelah warga dan petugas menepi menjauhi rel.
Kondisi malam hari yang gelap diduga turut menyulitkan masinis untuk melakukan pengereman darurat dalam jarak yang aman.
”Dan akhirnya ditabrak lah mobil itu sama Kereta Jarak Jauh sekitar jam 21.06 WIB. Terkait kelanjutan kereta menabrak kereta lainnya (KRL), saya sudah tidak melihat lagi setelah itu karena panik,” kata Rani.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari PT KAI Daop 1 Jakarta maupun instansi terkait dari Pemkot Bekasi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka.
Evaluasi keselamatan di perlintasan sebidang di wilayah Kota Bekasi diharapkan segera dilakukan untuk mencegah insiden serupa terulang.
Peristiwa mengerikan ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengendara agar senantiasa berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima saat melintasi perlintasan sebidang.
Tetap ikuti update terbaru mengenai proses evakuasi dan rilis resmi jumlah korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini hanya di RakyatBekasi.com. Jangan lupa bagikan informasi penting ini ke grup keluarga dan rekan Anda agar lebih waspada di jalan raya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















