Pengamat Politik Ingatkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Waspada Stigma Terjerat Korupsi di Periode Kedua

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik Universitas Islam’45 Bekasi, Adi Susila, mengingatkan kepada Wali Kota Bekasi terpilih, Tri Adhianto, untuk tidak terjebak dalam skandal korupsi setelah dirinya terpilih kembali sebagai Kepala Daerah untuk kedua kalinya.

Pernyataan ini disampaikan bukan tanpa alasan, karena ada stigma bahwa setiap Kepala Daerah di Kota Bekasi yang memasuki periode kedua masa jabatan rentan diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mudah-mudahan pernyataan yang disampaikan terhadap analisis kepala daerah di Kota Bekasi rentan terkena skandal korupsi, pasca dua kali memimpin, dibaca oleh Pak Tri. Harusnya kalau membaca itu kan betul ya, kebanyakan seperti itu,” ucap Adi saat diwawancarai RakyatBekasi.Com beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara historis, kata dia, ada dua eks Wali Kota Bekasi yang tercatat terlibat dalam skandal korupsi saat menjabat untuk kedua kalinya.

Pada era Mochtar Mohamad, yang menjabat sebagai Wali Kota Bekasi periode 2008-2013, ia terbukti terlibat dalam kasus korupsi suap Piala Adipura 2010, penyalahgunaan APBD Kota Bekasi, suap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan penyalahgunaan anggaran makan-minum yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp5,5 miliar.

Selanjutnya, pada kepemimpinan Rahmat Effendi, yang menjabat sebagai Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, ia terjerat kasus korupsi pada tahun 2022.

Rahmat Effendi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

KPK mengamankan barang bukti uang Rp5,7 miliar dalam operasi tangkap tangan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Hingga akhirnya, Tri Adhianto yang saat itu berpasangan dengan Rahmat Effendi, menggantikan posisinya sebagai Wali Kota dengan status Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota sejak 7 Januari 2022 hingga 21 Agustus 2023, sebelum ditunjuknya Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad.

“Harusnya benar-benar jadi perenungan bagi Wali Kota yang terpilih sekarang terhadap jejak historis tadi,” sambung Adi.

Adi berharap masa pemerintahan Tri Adhianto sebagai Wali Kota Bekasi dan Abdul Harris Bobihoe sebagai Wakil Wali Kota Bekasi dapat menepis stigma korupsi tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan menjalankan pemerintahan secara terbuka dan kolaboratif.

“Sebenarnya sekarang ini kemungkinan itu masih bisa diminimalkan, kalau pemerintah terbuka dan kolaboratif. Intinya itu, pemerintah hanya salah satu pemain saja dalam menangani permasalahan masyarakat. Di situ ada swasta, korporasi, LSM, media, itu artinya semua dirangkul,” nasehatnya.

Dengan kolaborasi antar seluruh stakeholder, diharapkan roda pemerintahan Kota Bekasi dapat dijalankan dengan baik hingga tahun 2030.

“Saya kira itu akan meminimalkan potensi korupsi dan lain sebagainya. Kota Bekasi sebenarnya sudah ada contoh yang bagus. Harusnya itu banyak yang harus digandeng, seperti korporasi, LSM, media, ormas-ormas,” papar Adi.

Dengan menjalankan pemerintahan yang transparan dan bekerja sama dengan berbagai pihak, diharapkan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe dapat menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Visited 694 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x