Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas gabungan berseragam teknisi tengah berjibaku melakukan proses perbaikan kabel Listrik Aliran Atas (LAA) dan evakuasi di atas atap gerbong KRL yang ringsek pasca insiden tabrakan maut dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026).

Sejumlah petugas gabungan berseragam teknisi tengah berjibaku melakukan proses perbaikan kabel Listrik Aliran Atas (LAA) dan evakuasi di atas atap gerbong KRL yang ringsek pasca insiden tabrakan maut dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
  • ​Tercatat 7 orang tewas dan 81 orang luka-luka, sementara 3 korban masih terjebak di dalam gerbong kereta.
  • ​Operasional naik-turun penumpang Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dihentikan sementara, perjalanan KRL dari Jakarta dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.
  • ​Petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan Damkar masih melakukan evakuasi dramatis yang telah memakan waktu lebih dari 8 jam.

​Tragedi maut tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bekasi-Jakarta melumpuhkan operasional publik di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, sejak Senin (27/04/2026) malam.

Insiden mengerikan ini memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara layanan naik-turun penumpang Commuter Line di stasiun tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses evakuasi gabungan terus dikebut untuk menyelamatkan sejumlah korban yang diyakini masih terjebak di dalam gerbong yang ringsek.

​Mengapa KRL Berhenti Operasi di Stasiun Bekasi Timur Hari Ini?

​Operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur dihentikan sementara akibat proses evakuasi darurat yang masih berlangsung di jalur rel pasca kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.

Untuk sementara waktu, masyarakat yang ingin menggunakan Commuter Line dari arah Jakarta harus mengakhiri perjalanannya di Stasiun Bekasi.

​”Jalur hilir telah dibuka untuk Operasional Kereta. Walaupun Commuter Line belum bisa kami operasikan untuk naik dan turun di stasiun Bekasi Timur ini. Untuk Commuter lain, kami batasi sampai di Stasiun Bekasi,” kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04/2026).

​Berapa Jumlah Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi?

​Hingga Selasa (28/04/2026) pagi, insiden ini telah merenggut 7 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya.

Seluruh korban luka telah dievakuasi dan kini tengah mendapatkan perawatan medis intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

​Berikut adalah rincian data korban sementara:

  • Meninggal Dunia: 7 orang.
  • Luka-luka (Dirawat): 81 orang.
  • Terjebak (Proses Evakuasi): 3 orang.

​Kondisi gerbong yang hancur membuat petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan Damkar harus ekstra waspada.

“Ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta. Karena evakuasi ini, terus terang, cukup lama, selama 8 jam, dan kita lakukan hati-hati sekali. Sangat hati-hati sekali, dalam melaksanakan evakuasi para korban,” jelas Bobby.

​Bagaimana Update Evakuasi Gerbong Kereta di Stasiun Bekasi Timur?

​Tim evakuasi gabungan saat ini telah berhasil menyingkirkan 12 gerbong rangkaian Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dari jalur lintasan.

Fokus petugas di lapangan kini beralih pada evakuasi lokomotif Bromo Anggrek yang bertabrakan dengan armada KRL.

​”Jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong, itu telah kami lakukan. Dan selanjutnya, kami juga sudah siap untuk melakukan evakuasi dari lokomotif yang ada pada kereta Bromo Anggrek. Dan kami berkoordinasi dengan Basarnas untuk mempertimbangkan aspek kehatian-kehatian dan keselamatan dari korban yang masih terperangkap di dalam kereta,” urai Bobby.

​Pihak KAI memohon maaf sebesar-besarnya atas gangguan layanan publik ini dan meminta warga Kota Bekasi untuk mencari alternatif transportasi atau menyesuaikan jadwal.

Pemkot Bekasi bersama instansi terkait memastikan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama negara saat ini.

Pantau terus updateberita tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur secara akurat dan tajam hanya di RakyatBekasi.com. Bagikan informasi penting ini agar keluarga atau kerabat Anda yang menggunakan KRL terhindar dari kendala perjalanan, serta sampaikan doa untuk para korban di kolom komentar di bawah!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka
Tragedi KA Bekasi Timur: 3 Tewas, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Evakuasi
Kecelakaan KRL vs Argo Bromo di Bekasi Timur, Evakuasi Alot!
Petaka Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Tubruk KRL dari Belakang
Mencekam! KAJJ dan KRL Commuter Line Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur Imbas Taksi Mogok
Kejari Sidik Dugaan Korupsi PT Migas Bekasi, Kerugian Tembus Rp278 M!
Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi Bertambah Dua Kali Lipat, 153 SPPG Masih Proses Sertifikasi
Segera Ajukan Proposal Dana Hibah Rp 100 Juta per RW Kota Bekasi Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:32 WIB

Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!

Selasa, 28 April 2026 - 09:17 WIB

Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka

Selasa, 28 April 2026 - 09:06 WIB

Tragedi KA Bekasi Timur: 3 Tewas, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Evakuasi

Senin, 27 April 2026 - 22:45 WIB

Petaka Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Tubruk KRL dari Belakang

Senin, 27 April 2026 - 22:32 WIB

Mencekam! KAJJ dan KRL Commuter Line Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur Imbas Taksi Mogok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca