Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Gantung Diri

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Warga dikejutkan dengan penemuan jasad pria paruh baya dalam kondisi tergantung di sebuah gudang servis mesin cuci di Jl. kemandoran, RW 22 kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan pada Selasa (16/01/24).

Korban ditemukan pertama kali oleh pemilik gudang bernama Sarbidi (43) pada pukul 06:30 wib ketika dia akan mengantar anaknya sekolah.

“Pertama lihat saya mau ambil tas anak saya sekolah sekitar setengah tujuh, sudah menggantung nah sepontan saya langsung balik lagi kerumah,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban berinisial NW (54) merupakan warga kelurahan Rawalumbu dan sedang bertamu di rumah saksi sejak Sabtu 13 Januari lalu.

“Terakhir saya ngobrol semalam sekitar pukul satu malam dan saya belikan nasi goreng,” kata Sarbidi menambahkan.

Sarbidi juga mengungkap bahwa korban nampak murung beberapa waktu terakhir, dan diketahui ternyata mempunyai masalah keluarga.

“Tapi korban ini tidak pernah cerita punya masalah, cuma wajahnya beda saja,” tukasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan Iptu Agung Pranoto membenarkan temuan jasad tergantung dengan seutas tali di sebuah gudang.

Ia menjalankan bahwa dari keterangan beberapa saksi, korban NW mempunyai permasalahan keluarga.

“Untuk korban ada keluarganya, namun menurut keterangan dari keluarganya ada permasalahan keluarga yang tidak bisa dijelaskan,” ungkap Iptu Agung saat di wawancara awak media.

Ia menambahkan bahwa atas temua itu, pihak Polsek Bekasi Selatan selanjutnya memanggil tim Identifikasi dari Polres Metro Bekasi Kota.

“Korban meninggal dunia kemudian langsung kita panggil ident dan dibawa kerumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Polisi telah mengamankan barang bukti seutas tali dan kursi kayu yang digunakan korban untuk gantung diri. Polisi juga telah meminta keterangan beberapa saksi termasuk pemilik rumah yang didatangi korban. (Mam)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional
Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!
Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang
Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL
Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!
Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar

Rabu, 29 April 2026 - 14:02 WIB

Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional

Rabu, 29 April 2026 - 10:18 WIB

Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x