Tonase Bertambah Tiap Tahun, Dewan Desak Plt Wali Kota Bekasi Serius Kelola Sampah

- Jurnalis

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

BEKASI TIMUR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk serius dalam pengelolaan sampah domestik mengingat setiap tahun volume sampah terus bertambah.

Selain teknologi pengelolaan sampah yang kini belum memadai, diperparah dengan lahannya yang semakin tahun semakin tak tertampung.

Oleh karena itu, menurut Arif, Pemkot Bekasi harus segera menemukan solusi dalam pengelolaan sampah, mengingat sebelumnya Kota Bekasi pernah ditawarkan kerjasama oleh pihak swasta dalam hal pengelolaan sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita juga sudah coba panggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Katanya sudah bertandang ke Cina sana dan sudah melihat teknologi pengelolaan satu tronton sampah menjadi tersisa hanya beberapa kilogram saja. Tetapi yang kita persoalkan sekarang ini, pihak swasta yang mana yang benar-benar mau investasi dalam pengelolaan sampah,” kata Arif sapaan akrabnya kepada Rakyat Bekasi, Rabu (26/01) sore.

Diceritakan oleh Arif, dulu Kota Bekasi pernah ada kerjasama dengan pihak swasta namun berakhir wanprestasi. Sehingga dirinya berharap nantinya konstruksi kerjasama antara Pemkot Bekasi dengan pihak Swasta harus diawali dengan keseriusan dan juga harus saling mendukung satu sama lain.

Baca Juga:  H. Tumai Dorong Pemkot Bekasi Fasilitasi UMKM Online Bagi Ibu Rumah Tangga dan Pemuda

Seperti misalnya tidak ada lagi upaya menghambat proses kemajuan serta alih teknologinya, memberatkan perizinan dan lain sebagainya.

“Ini harus sinkron, kalau tidak dirubah dari sekarang (tahun 2022) ini, tidak dirubah kebijakannya, diperkirakan sudah tidak ada tempat lagi untuk membuang sampah pada tahun 2027-2030 mendatang,” tegasnya.

“Mau dibuang kemana lagi? Kalau sampai kita tidak memanfaatkan milik kita sendiri. Sementara kita juga masih ketergantungan dengan dana hibahnya DKI Jakarta,” tukasnya.

Namun persoalannya, kata Arif, Pemkot Bekasi harus serius 100 persen supaya pengusaha yang nanti bakal mengelola sampah tidak berakhir wanprestasi.

Sehingga dirinya meminta pemerintah jangan setengah-setengah untuk memikirkan solusi hulu hilir pengelolaan sampah.

Baca Juga:  Bung Nico Ajak Pemuda Milenial Melek Politik dalam Reses I 2024

“Yang saya lihat sekarang ini setengah-setengah. Bank sampah targetnya tidak sesuai. Hanya sekedar euforia launching program, kemudian mandek di tengah jalan,” cibirnya.

Ia juga menyampaikan, 10 tahun kedepan mau di buang ke mana lagi sampah warga Kota Bekasi. Kalau punya mimpi, diimplementasikan mimpinya, sehingga masyarakat bisa merasakan.

Polemik tata kelola sampah sekarang ini, kata Arif, dilihat oleh masyarakat. Dimulai dari mogoknya mobil sampah sampai satu minggu yang menyebabkan tidak terangkutnya sampah warga hingga berserakan dan menimbulkan bau tak sedap.

Permasalahan tersebut kemudian diperburuk dengan berkurangnya pendapatan asli daerah Kota Bekasi karena sejumlah komplek pemukiman warga memilih menyerahkan urusan pengangkutan sampah warganya kepada pihak swasta.

“Plt Wali Kota Bekasi harus menunjukkan keseriusannya dalam tata kelola sampah dengan teknologi mutakhir yang ramah lingkungan serta mempunyai nilai tambah seperti dapat menghasilkan energi listrik,” pungkasnya. (mar)

Berita Terkait

Gus Shol Motivasi Anak Muda dan Gen Z jadi Anggota DPRD dalam Reses I
Bung Nico Ajak Pemuda Milenial Melek Politik dalam Reses I 2024
Baksos dan Pengobatan Gratis Warnai Reses I Dariyanto di Bekasi Jaya
Komisi I Desak Pemkot Bekasi Segera Ambil Alih Lahan Fasos Fasum di Perumahan Galaxy
Ketua GmnI Laporkan Pelanggaran Kode Etik Dewan Gerindra ke Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi
Komisi I: Promosi Eks Sekdis BMSDA Kota Bekasi Sudah Tepat Sesuai Aturan
Demonstran Duduki Kursi Pimpinan di Ruang Paripurna, Hanan Diminta Mundur
Pimpinan DPRD dan Dewan dari Gerindra Temui Massa Aksi seusai di-Sweeping
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Januari 2024 - 06:41 WIB

Gus Shol Motivasi Anak Muda dan Gen Z jadi Anggota DPRD dalam Reses I

Sabtu, 27 Januari 2024 - 21:54 WIB

Bung Nico Ajak Pemuda Milenial Melek Politik dalam Reses I 2024

Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:24 WIB

Baksos dan Pengobatan Gratis Warnai Reses I Dariyanto di Bekasi Jaya

Kamis, 21 Desember 2023 - 16:33 WIB

Komisi I Desak Pemkot Bekasi Segera Ambil Alih Lahan Fasos Fasum di Perumahan Galaxy

Rabu, 1 November 2023 - 13:03 WIB

Ketua GmnI Laporkan Pelanggaran Kode Etik Dewan Gerindra ke Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi

Rabu, 25 Oktober 2023 - 01:30 WIB

Komisi I: Promosi Eks Sekdis BMSDA Kota Bekasi Sudah Tepat Sesuai Aturan

Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:09 WIB

Demonstran Duduki Kursi Pimpinan di Ruang Paripurna, Hanan Diminta Mundur

Senin, 23 Oktober 2023 - 16:18 WIB

Pimpinan DPRD dan Dewan dari Gerindra Temui Massa Aksi seusai di-Sweeping

Berita Terbaru