Tragedi Longsor TPST Bantargebang Nodai HUT ke-29 Kota Bekasi, Ketua DPRD Bilang Begini

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi dalam rangka memperingati HUT ke-29 Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi dalam rangka memperingati HUT ke-29 Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).

Poin Utama:

  • Kejadian: Musibah longsor terjadi di TPST Bantargebang pada Minggu (8/3/2026) sore, mengakibatkan sejumlah korban jiwa.
  • Lokasi: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.
  • Tuntutan: DPRD Kota Bekasi mendesak Pemkot mengambil langkah mitigasi komprehensif dan meninggalkan pendekatan penanganan biasa.
  • Target Kolaborasi: Revisi dan penguatan kerja sama antara Pemkot Bekasi dan Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) guna mencegah insiden serupa terulang.

BEKASI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-29 yang seharusnya dipenuhi sukacita kini diiringi duka mendalam. Musibah longsor yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Minggu (08/03/2026) sore telah menimbulkan sejumlah korban jiwa dan kerugian materiel bagi warga terdampak.

​Merespons tragedi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoroti secara tajam sistem penanganan sampah di kawasan Bantargebang. Legislator mendesak agar krisis lingkungan ini segera diselesaikan secara komprehensif, terukur, dan tidak lagi dipandang sebelah mata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Keprihatinan Mendalam di Hari Jadi Kota Bekasi

​Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus keprihatinan yang mendalam atas terulangnya kembali musibah longsor di gunungan sampah Bantargebang.

Baginya, momentum pertambahan usia Kota Bekasi harus dibarengi dengan kedewasaan dalam mengelola tata kota dan lingkungan.

​”DPRD memandang persoalan Bantargebang harus menjadi perhatian yang jauh lebih serius dari Pemerintah Kota Bekasi,” ucap Sardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/03/2026).

​Menurut Sardi, rentetan peristiwa yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa manajemen kawasan TPST Bantargebang sudah mencapai titik kritis.

Pengolahan limbah berskala masif tersebut tidak bisa lagi hanya ditangani dengan pendekatan atau prosedur standar operasional (SOP) yang biasa-biasa saja.

​Beban Lingkungan dan Keselamatan Warga Sebagai Prioritas

​Kawasan Bantargebang telah puluhan tahun menjadi muara jutaan ton sampah. Sardi menegaskan bahwa masyarakat sekitar sudah terlalu lama menanggung imbas buruk dari aktivitas pembuangan tersebut.

​”Kota Bekasi telah lama menanggung beban lingkungan yang sangat besar. Sehingga keselamatan warga, perlindungan lingkungan, serta kepastian penanganan risiko harus menjadi prioritas utama,” sambungnya.

​Pihak legislatif menaruh harapan besar kepada tampuk kepemimpinan eksekutif yang baru. Pemerintah Kota Bekasi di bawah komando Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe diminta menjadikan momentum hari jadi ke-29 ini sebagai titik balik transformasi penanganan sampah.

​Langkah yang diambil harus lebih bermoral, terukur, dan menunjukkan kesungguhan politik (political will) dalam membebaskan warga Bantargebang dari bayang-bayang bencana susulan.

​Mendesak Evaluasi Kerja Sama dengan Pemprov DKJ

​Lebih jauh, untuk melahirkan solusi permanen yang berkelanjutan, DPRD Kota Bekasi turut mendorong Pemkot Bekasi agar segera memperkuat sinergi lintas daerah.

Evaluasi dan penguatan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dinilai sangat krusial, mengingat mayoritas volume sampah di TPST Bantargebang berasal dari wilayah tersebut.

​”Hal itu guna melahirkan solusi dan upaya-upaya konkret dalam menanggulangi berbagai persoalan di kawasan Bantargebang, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang,” pungkas Sardi.

​Keselamatan masyarakat dan masa depan tata ruang Kota Bekasi kini menjadi taruhan. Momentum HUT ke-29 Kota Bekasi ini sejatinya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera berbenah demi kesejahteraan warga.

Apakah Anda setuju dengan desakan DPRD Kota Bekasi terkait evaluasi penanganan TPST Bantargebang? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan terus ikuti perkembangan berita terkini seputar Bekasi hanya di situs kami!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x