Dirum Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Sanksi Tegas Pegawai Pelanggar Hukum

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin, saat memberikan arahan tegas kepada seluruh pegawai dalam apel pagi di Kantor Pusat Cikarang, Rabu (04/02/2026).

​Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin, saat memberikan arahan tegas kepada seluruh pegawai dalam apel pagi di Kantor Pusat Cikarang, Rabu (04/02/2026).

Poin Utama:

  • Ultimatum Keras: Manajemen tidak akan menolerir pelanggaran berat atau tindakan melawan hukum yang dilakukan pegawai.
  • Instruksi Pelaporan: Seluruh staf diminta jujur melaporkan kendala atau penyimpangan masa lalu sebelum ditemukan oleh tim audit internal.
  • Pengawasan Berlapis: Direksi akan rutin turun ke kantor cabang, sementara kinerja Direksi diawasi langsung oleh Plt Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

​Jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi mengeluarkan ultimatum keras terkait kedisiplinan dan kepatuhan hukum bagi seluruh pegawainya di Kabupaten Bekasi.

Langkah ini diambil sebagai upaya pembenahan internal (bersih-bersih) guna meningkatkan integritas perusahaan air minum milik Pemkab Bekasi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Sanksi Bagi Pegawai yang Melakukan Pelanggaran?

​Sanksi tegas menanti setiap pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran berat, terutama yang berkaitan dengan hukum. Manajemen menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi oknum yang mencederai integritas perusahaan.

​”Laporkan kepada kami dengan jujur, sampaikan kepada kami hal-hal yang menjadi kendala di lapangan maupun hal-hal masa lalu yang dirasa kurang baik. Sampaikan saja kepada kami,” kata Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat memimpin apel pagi di Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi, Cikarang Pusat, Rabu (04/02/2026).

​Bagaimana Mekanisme Pengawasan yang Akan Diterapkan?

​Guna memastikan sistem berjalan baik, para direksi berkomitmen untuk tidak hanya duduk di balik meja.

Daud Husin menyatakan pihaknya akan rutin turun langsung ke lapangan, meninjau kantor cabang, kantor cabang pembantu, hingga ke setiap divisi untuk memperbaiki sistem manajemen.

​”Jangan sampai nanti kami yang akan menemukannya. Hari ini saya ultimatum, mulai hari ini laporkan. Tetapi, kalau kami dan tim yang menemukan (pelanggaran) itu, kami tidak akan bisa tolerir. Kami akan tegas melaksanakan sesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku,” tegas Daud.

​Siapa yang Mengawasi Kinerja Direksi?

​Tidak hanya pegawai, kinerja jajaran Direksi dan Dewan Pengawas juga berada di bawah pemantauan ketat.

Penilaian dilakukan langsung oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Tirta Bhagasasi, yakni Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

​Dalam kegiatan apel pagi tersebut, turut hadir Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika, serta Anggota Dewan Pengawas Independen Bagas Sugeng Triyanto dan Romli Romliandi yang mendukung penuh langkah pembenahan ini.

​Langkah pembenahan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap layanan air bersih di wilayah Kabupaten Bekasi. Masyarakat pun diimbau untuk turut aktif mengawasi kinerja pelayanan publik di sekitarnya.

Punya keluhan terkait layanan air bersih atau melihat indikasi pungli? Segera laporkan melalui kanal pengaduan resmi Pemkab Bekasi.

Visited 1569 times, 2 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina
Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis
7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:34 WIB

Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:09 WIB

Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.

Parlementaria

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:15 WIB

Ilustrasi Kota Bekasi darurat LGBT. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:52 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:26 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x