Poin Utama:
- Lokasi & Waktu: Bekasi, Kamis, 26 Februari 2026.
- Fokus Masalah: Maraknya praktik dugaan Sambungan Langsung (SL) ilegal yang melibatkan oknum pegawai Perumda Tirta Bhagasasi.
- Dampak: Potensi kerugian pendapatan daerah yang besar serta anjloknya kualitas distribusi air bersih bagi pelanggan sah.
- Tuntutan: Penerapan sanksi administratif berat hingga proses hukum pidana tanpa pandang bulu terhadap pegawai yang terbukti terlibat.
BEKASI — Praktik kotor dugaan sambungan langsung (SL) ilegal di wilayah pelayanan air bersih Perumda Tirta Bhagasasi memicu reaksi keras.
Bambang OKI, purnabakti yang telah puluhan tahun mengabdi di perusahaan daerah tersebut, secara terbuka menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah tegas direksi saat ini untuk memburu dan menindak oknum karyawan yang terlibat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerugian Finansial dan Menurunnya Kualitas Pelayanan
Menurut Bambang, praktik SL ilegal adalah kejahatan korporasi yang efek dominonya sangat merusak. Secara internal, tindakan ini menyebabkan kebocoran finansial yang menggerus pendapatan perusahaan.
Sementara dari sisi eksternal, pelanggan sah menjadi korban utama karena debit dan tekanan air yang seharusnya mengalir optimal menjadi berkurang drastis akibat pencurian jaringan.
“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi sudah merugikan perusahaan dan masyarakat. Direksi harus bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap oknum pegawai PDAM yang terbukti bermain SL ilegal,” tegas Bambang OKI, yang akrab disapa Pak BO kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, saat dimintai tanggapannya mengenai maraknya kasus tersebut pada Kamis (26/02/2026).
Sanksi Pidana Sebagai Efek Jera
Pria yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Perumda Tirta Bhagasasi ini mengingatkan bahwa praktik curang semacam ini sangat mencederai kepercayaan publik.
Sebagai institusi pelayanan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, setiap karyawan wajib menjunjung tinggi integritas dan etika kerja.
“Perumda ini milik masyarakat. Jadi kalau ada oknum yang menyalahgunakan kewenangan, itu sama saja mengkhianati kepercayaan publik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pak BO mendorong jajaran direksi untuk tidak berhenti pada sanksi indisipliner atau pemecatan semata.
Ia mendesak agar kasus ini diseret ke ranah hukum pidana jika ditemukan unsur kesengajaan dan manipulasi guna memberikan efek jera yang maksimal.
Tantangan Penertiban di Seluruh Wilayah Layanan
Untuk mencegah praktik serupa terulang, pengawasan internal yang lebih ketat mutlak diperlukan.
Operasi penertiban jaringan dan audit internal didorong untuk dilakukan secara merata di berbagai titik layanan, mulai dari kawasan padat penduduk seperti Rawalumbu hingga area perbatasan seperti Bantargebang.
Menguji Nyali Direksi Baru Tirta Bhagasasi
Pernyataan tajam juga dilontarkan Pak BO terkait keberanian manajemen saat ini. Ia membandingkan ketegasan kepemimpinan di masa lalu dengan ekspektasi terhadap jajaran direksi yang sekarang menjabat.
“Perlu ada evaluasi menyeluruh, baik dari sisi sistem pengawasan maupun budaya kerja dan penegakan sanksi. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum pegawai yang memperkaya diri. Direksi yang lalu saja berani menurunkan golongan pegawai dan me-nonjob-kan. Masa direksi yang sekarang tidak punya beban masa lalu tidak berani?” pungkasnya penuh penekanan.
Dukungan Moral untuk Transparansi Tata Kelola
Suara kritis sekaligus dukungan dari purnabakti seperti Pak BO diharapkan menjadi dorongan moral bagi manajemen Perumda Tirta Bhagasasi untuk terus melakukan pembenahan.
Langkah pembersihan internal ini merupakan kunci utama untuk menjaga tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan di Bekasi.
Apakah aliran air di lingkungan Anda mengalami penurunan tekanan secara tidak wajar? Mari bersama-sama kawal fasilitas pelayanan publik di Bekasi.
Segera laporkan ke layanan pengaduan resmi Perumda Tirta Bhagasasi jika Anda menemukan indikasi sambungan langsung ilegal di sekitar tempat tinggal Anda!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















