Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kondisi terkini pinggiran Kali Bekasi di area Hutan Bambu, RW 26 Kelurahan Margahayu, yang mengalami longsor hingga menghanyutkan saung wisata, Kamis (12/02/2026).

​Kondisi terkini pinggiran Kali Bekasi di area Hutan Bambu, RW 26 Kelurahan Margahayu, yang mengalami longsor hingga menghanyutkan saung wisata, Kamis (12/02/2026).

Poin Utama:

  • Waktu Kejadian: Rabu (11/02/2026) pukul 19.15 WIB, dipicu kenaikan debit Kali Bekasi kiriman dari Bogor.
  • Dampak Kerusakan: 4 saung wisata hanyut, spot foto rusak, dan akses jalan ambles.
  • Status Operasional: Wisata Hutan Bambu Zona 1 ditutup sementara untuk pendataan dan perbaikan.
  • Tuntutan Warga: Pengelola meminta Pemkot Bekasi segera membantu renovasi sarana prasarana yang rusak.

​Hujan deras dan kiriman air dari hulu menyebabkan tanah longsor di kawasan wisata Hutan Bambu, RW 26 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (11/02/2026) malam.

Insiden ini mengakibatkan empat saung wisata dan sejumlah fasilitas penunjang hanyut terbawa arus Kali Bekasi yang meluap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Kronologi Longsor di Hutan Bambu Bekasi Timur?

​Peristiwa bermula saat debit air Kali Bekasi meningkat drastis akibat kiriman air dari wilayah Kabupaten Bogor.

Ketua Zona 1 Pengurus Wisata Hutan Bambu, Emar Maryasi, menjelaskan bahwa naiknya Tinggi Muka Air (TMA) tersebut menggerus tanah di bantaran kali sekitar pukul 19.15 WIB.

Derasnya arus menyebabkan struktur tanah menjadi labil dan akhirnya longsor, menyeret fasilitas wisata yang berada di bibir sungai.

Kondisi terkini pinggiran Kali Bekasi di area Hutan Bambu, RW 26 Kelurahan Margahayu, yang mengalami longsor hingga menghanyutkan saung wisata, Kamis (12/02/2026).

​”Hingga mengakibatkan ada empat saung wisata terbawa arus dan beberapa spot foto maupun akses jalan. Maupun bangku dan meja dan tempat duduk longsor terbawa oleh arus,” kata Emar Maryasi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Bekasi Timur, Kamis (12/02/2026).

​Apa Saja Fasilitas yang Rusak?

​Selain empat saung yang hanyut, kerusakan infrastruktur di lokasi cukup signifikan. Berdasarkan pendataan awal pengelola, longsor memutus akses jalan setapak di area wisata dan merusak area santai pengunjung.

​Dampak kerusakan meliputi:

  • ​4 unit saung wisata hanyut.
  • ​Spot foto rusak berat.
  • ​Akses jalan amblas (estimasi panjang area terdampak sekitar 30 meter dengan lebar 1,2 meter).
  • ​Fasilitas pendukung seperti meja dan bangku taman hilang terbawa arus.

​Apakah Wisata Hutan Bambu Masih Dibuka?

​Untuk sementara waktu, operasional Wisata Hutan Bambu Zona 1 dihentikan total. Emar menegaskan langkah ini diambil demi keselamatan pengunjung dan untuk memfokuskan upaya pembersihan serta pendataan kerugian material secara menyeluruh pasca bencana. Penutupan dilakukan hingga kondisi tanah dinyatakan aman dan fasilitas selesai diperbaiki.

​Apa Harapan Pengelola Kepada Pemkot Bekasi?

​Sebagai destinasi wisata alam yang menjadi ikon di jantung Kota Bekasi, pengelola mendesak perhatian serius dari pemerintah daerah.

Hutan Bambu dinilai vital sebagai ruang terbuka hijau dan sarana rekreasi terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.

​Emar berharap dinas terkait di lingkungan Pemkot Bekasi segera turun tangan untuk merenovasi sarana prasarana (sarpras) yang hancur.

“Harapan kami sebagai warga, sebagai Ketua RT setempat sekaligus pengelola destinasi wisata alam hutan bambu, memohon kepada Pemerintah Daerah ataupun Dinas terkait agar segera membantu merenovasi kembali sarpras yang ada di hutan bambu,” tegasnya.

7. PENUTUP & CALL TO ACTION (CTA)

​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya fasilitas fisik yang hilang.

Warga dan pengelola kini menanti respon cepat tanggap darurat dari instansi terkait untuk pemulihan kawasan wisata tersebut.

Punya informasi seputar bencana atau layanan publik di lingkungan Anda? Laporkan segera ke Redaksi RakyatBekasi.Com melalui kanal pengaduan kami.

Visited 68 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
Miris! Senggol Motor di Mustikajaya, Ibu Diludahi dan Balita Dipukul
Vespa Rp50 Juta Raib di Parkiran Circle-K, Korban Kecewa Kinerja Polrestro Bekasi Kota
Pemkot Bekasi Subsidi Rp3 Juta per Siswa, 56 Sekolah Swasta Kini Gratis
Pemkot Bekasi Targetkan Ganti Rugi Korban Kebakaran SPBE Cair Akhir Juni 2026
Nekat Putihkan Plat Merah, Pemkot Bekasi Siap Tarik Mobil Dinas ASN!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

Senin, 8 Juni 2026 - 18:26 WIB

Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu

Senin, 8 Juni 2026 - 15:38 WIB

Miris! Senggol Motor di Mustikajaya, Ibu Diludahi dan Balita Dipukul

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

Vespa Rp50 Juta Raib di Parkiran Circle-K, Korban Kecewa Kinerja Polrestro Bekasi Kota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x