​2 Bulan Mandek! Ketua DPRD Kota Bekasi Tagih Realisasi Ganti Rugi Korban SPBE Cimuning

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Dua bulan pasca-ledakan, warga Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya belum menerima ganti rugi dari PT Indogas Andalan selaku pengelola SPBE.
  • ​Pimpinan DPRD dan Plh Wali Kota Bekasi mendesak pihak pengelola agar kompensasi kepada korban tidak terus ditunda.
  • ​Keterlambatan pencairan disebabkan masih menunggunya hasil penaksiran ulang dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang ditunjuk Pertamina.
  • ​Pemkot Bekasi memastikan pengawasan dan penagihan komitmen kepada pengelola SPBE dilakukan setiap hari.

​Nasib warga Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang menjadi korban insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) masih terkatung-katung.

Pasalnya, dua bulan pasca-ledakan dahsyat pada awal April lalu, realisasi ganti rugi dari PT Indogas Andalan tak kunjung cair.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lambannya proses pencairan kompensasi ini memicu reaksi keras dari pimpinan dewan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang mendesak agar hak masyarakat segera dipenuhi.

​Mengapa Ganti Rugi Korban Kebakaran SPBE Cimuning Belum Cair?

​Tersendatnya pencairan dana kompensasi bagi warga terdampak ledakan SPBE Cimuning disebabkan oleh proses administrasi penaksiran kerugian material.

Kesepakatan nominal ganti rugi masih harus menunggu penilaian ulang dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Lembaga independen yang ditunjuk langsung oleh pihak Pertamina ini bertugas memastikan bahwa taksiran kompensasi ganti rugi berjalan secara objektif, akurat, dan sesuai standar.

​Bagaimana Sikap DPRD Kota Bekasi Terhadap PT Indogas Andalan?

​Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersikap tegas dengan menagih tanggung jawab PT Indogas Andalan selaku pihak pengelola.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menekankan bahwa legislatif telah mengeluarkan rekomendasi resmi agar ganti rugi kepada warga terdampak segera dieksekusi.

​”Kita sudah berikan rekomendasi, DPRD sudah, kemudian Wali Kota juga sudah. Tinggal pelaksanaan teknis dari yang bertanggung jawab terhadap SPBE itu, kapan melaksanakan kompensasinya kepada warga yang terkena,” kata Sardi Efendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (01/06/2026).

​Politisi asal PKS tersebut menambahkan bahwa fungsi pengawasan kini menjadi kunci. Pihak legislatif mendorong eksekutif untuk terus memantau kapan kompensasi tersebut benar-benar sampai ke tangan warga, agar korban tidak semakin dirugikan.

​Apa Langkah Pemkot Bekasi Mengawal Hak Warga Cimuning?

Sebelumnya, ​Pemkot Bekasi terus memberikan tekanan kepada pengelola SPBE agar komitmen pembayaran ganti rugi tidak sekadar menjadi janji manis.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengonfirmasi bahwa pihak SPBE telah menandatangani surat pernyataan kesanggupan membayar, meski Pemkot belum mendapat kepastian kapan pelunasan penuh tersebut direalisasikan.

​”Saya kira sudah ada (upaya ganti rugi). Kemarin dari pengelola SPBE sudah membuat pernyataan dan ditandatangani oleh direktur utamanya,” ungkap Bang Harris sapaan karibnya beberapa waktu lalu.

​Lebih lanjut, ia merinci langkah-langkah konkret yang tengah dilakukan Pemkot Bekasi dalam mengawal kasus ini agar berjalan sesuai rencana:

  • ​Mendampingi proses pengkajian dan pendataan langsung terhadap rumah-rumah warga yang rusak di Kelurahan Cimuning.
  • ​Memantau dan mengawasi perkembangan pencairan dana ganti rugi setiap harinya.
  • ​Meminta pertanggungjawaban pihak pengelola SPBE secara intensif agar pencairan dapat segera dieksekusi.

​Pemenuhan hak kompensasi bagi warga Kelurahan Cimuning kini menjadi tolok ukur keseriusan PT Indogas Andalan serta ketegasan Pemkot Bekasi dalam melindungi warganya.

Publik tentu menanti agar birokrasi dan proses penilaian dari KJPP tidak dijadikan alasan klasik untuk menunda rasa keadilan bagi masyarakat.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai lambannya ganti rugi SPBE Cimuning ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini untuk terus mengawal hak warga Kota Bekasi! Baca juga berita terkini seputar kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
Alamak! Angka LGBT Bekasi Tembus 6 Ribu, Ahmadi PKB Desak Pemkot Bertindak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x