PT Indogas ‘Cuci Tangan’, Pertamina Cebokin Kekacauan Ledakan SPBE Cimuning!

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • Lokasi Kejadian: RT 01 dan 02, RW 03, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Tanggung Jawab: Pertamina Patra Niaga JBB ambil alih seluruh biaya medis dan perbaikan rumah warga terdampak.
  • Kritik Keras: DPRD Kota Bekasi kecam PT Indogas Andalan Kita yang bungkam dan belum tunjukkan itikad baik.
  • Stok Gas: Distribusi LPG di tiga wilayah Kabupaten Bekasi dipastikan tetap aman pasca-ledakan.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) resmi mengambil alih beban tanggung jawab akibat ledakan dahsyat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026).

Langkah penyelamatan ini diambil di tengah sikap PT Indogas Andalan Kita yang terkesan “cuci tangan” dan membiarkan warga korban ledakan tanpa kepastian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertamina kini menjamin seluruh biaya pengobatan hingga perbaikan hunian warga yang luluh lantak bakal segera dituntaskan.

​Siapa yang Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Rumah Warga di Cimuning?

​Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan akan menanggung seluruh kerugian material maupun biaya medis warga terdampak di Kelurahan Cimuning.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan penanganan medis terbaik bagi para korban.

​”Yang pasti kepada korban yang terdampak, kita akan lakukan penanganan medisnya yang terbaik dengan membiayai para korban,” kata Susanto August Satria kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi terdampak, Jumat (03/04/2026).

​Selain bantuan medis, Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas insiden yang melibatkan mitra kerja mereka tersebut.

​Bagaimana Dampak Ledakan SPBE Cimuning Terhadap Pasokan LPG?

​Meskipun operasional SPBE di Mustikajaya tersebut terhenti total, Pertamina menjamin distribusi gas LPG untuk tiga wilayah di Kabupaten Bekasi tetap stabil.

Rekayasa distribusi telah dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan pasokan di masyarakat pasca-insiden.

​Mengapa DPRD Kota Bekasi Mengecam PT Indogas Andalan Kita?

​Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, mengecam keras bungkamnya manajemen PT Indogas Andalan Kita selaku pengelola SPBE.

Hingga saat ini, puluhan Kepala Keluarga (KK) di RT 01 dan 02, RW 03, belum mendapatkan klarifikasi maupun bantuan langsung dari pihak pengelola swasta tersebut.

​“Ini yang jadi perhatian. Warga menyampaikan belum ada itikad dari pihak pengelola. Ini tentu harus segera dijawab,” tegas Sarwin Edi Saputra kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat menyalurkan bantuan di Cimuning, Jumat (03/04/2026).

​Sarwin mendesak manajemen perusahaan tidak bersembunyi di balik nama besar Pertamina atau bantuan pemerintah daerah, melainkan harus segera menemui warga dan memenuhi hak-hak mereka yang rumahnya hancur.

Kasus ini menjadi rapor merah bagi pengawasan kemitraan SPBE di wilayah Kota Bekasi. RakyatBekasi.Com akan terus mengawal proses ganti rugi hingga seluruh hak warga Mustikajaya terpenuhi.

Bagaimana pendapat Anda mengenai perusahaan yang menghilang saat terjadi bencana? Tulis komentar Anda di bawah dan bagikan berita ini agar pengelola segera muncul ke publik!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang
​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD
Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!
Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!
Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi
Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak
Pengawasan Truk Sumbu Tiga Lemah di Kota Bekasi, Komisi 2 Tagih Keseriusan Dishub
Rencana CFD di Alun-Alun Kota Bekasi Dikritik, DPRD Ingatkan Objek Vital!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:30 WIB

Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x