Libur Sekolah, Program Makan Bergizi Disetop: Hemat Rp3 Triliun!

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi efisiensi BGN. (Nano Banana Pro2)

Ilustrasi efisiensi BGN. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​Operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dihentikan sementara selama masa libur sekolah di seluruh wilayah.
  • ​Badan Gizi Nasional (BGN) berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp3.004.560.000.000 (Rp3 triliun) dalam kurun waktu 18 hari.
  • ​Efisiensi fantastis ini berasal dari penyetopan aliran insentif harian sebesar Rp6 juta untuk tiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • ​Keputusan operasional ini diikat kuat melalui regulasi resmi Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026.

​Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.

Kebijakan taktis yang berlaku secara nasional, termasuk berimbas ke wilayah Pemkot Bekasi dan sekitarnya ini, diklaim mampu menyelamatkan uang negara hingga Rp3 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghematan tersebut bersumber dari penahanan dana insentif kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipastikan menganggur saat siswa sedang libur.

​Mengapa Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Saat Libur Sekolah?

​Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara karena tidak adanya aktivitas belajar mengajar, sehingga distribusi gizi harian di sekolah menjadi tidak relevan dan rawan pemborosan.

Sebagai landasan hukum untuk memutus aliran dana selama masa jeda, BGN secara resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada Periode Hari Libur.

​Aturan ini menjadi semacam “rem tangan” agar negara tidak membakar anggaran untuk fasilitas yang tidak menyasar siswa di lapangan.

Dengan aturan ini, BGN memastikan tidak ada insentif siluman yang mencair selama operasional MBG berhenti total di masa liburan.

​”Di dalam SE ini menegaskan dengan tidak didistribusikannya MBG, maka seluruh SPPG yang tidak beroperasi tidak akan mendapat insentif. Itu garis bawah yang penting,” kata Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari di kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (18/06/2026).

​Berapa Total Anggaran yang Dihemat Badan Gizi Nasional?

​Badan Gizi Nasional sukses mencatat efisiensi anggaran dalam jumlah raksasa, yakni mencapai Rp3.004.560.000.000 (Rp3 triliun) hanya dalam waktu 18 hari libur sekolah.

Angka fantastis tersebut dikalkulasikan berdasarkan jumlah SPPG yang saat ini telah beroperasi di berbagai daerah.

​Sebelum kebijakan ini turun, setiap unit SPPG berhak mencairkan insentif harian sebesar Rp6 juta. Menariknya, dana tersebut sebelumnya tetap mengalir tanpa pandang bulu, termasuk kepada SPPG yang kinerja distribusinya belum memenuhi target maksimal 3.000 orang penerima manfaat.

​Kini, dengan skema operasional baru yang lebih kritis, uang rakyat senilai Rp3 triliun tersebut berhasil dikunci di kas negara alih-alih bocor untuk insentif yang tidak tepat guna.

​Apa Langkah Efisiensi Lain dari Badan Gizi Nasional?

​Selain membekukan sementara dana insentif bagi ratusan SPPG, Badan Gizi Nasional juga mulai merapikan data dan menata ulang (refocusing) sasaran penerima manfaat Program MBG ke depannya.

Langkah lanjutan ini dinilai krusial agar operasional pasca-libur bisa jauh lebih tepat sasaran, efektif, dan minim kebocoran.

​”Dan selain upaya tersebut, kami juga melakukan upaya-upaya lain seperti yang sudah kami sampaikan, kami melakukan refocusing penerima manfaat,” tegas Agustina.

​Penataan kembali porsi gizi dan daftar sasaran ini diharapkan dapat semakin memaksimalkan misi pengentasan krisis gizi anak di Indonesia, sekaligus memberikan teladan efisiensi anggaran bagi jajaran pemerintah daerah, baik di level Pemkab maupun Pemkot Bekasi yang tengah bersiap mengawal kebijakan serupa.

​Keputusan kritis BGN dalam menyetop operasional MBG demi efisiensi patut menjadi catatan positif dalam tata kelola anggaran negara.

Publik kini menanti apakah ketegasan serupa juga akan diterapkan pada pos-pos anggaran layanan publik lainnya ketika sekolah kembali aktif.

​Bagaimana pendapat Anda tentang kebijakan penghematan anggaran senilai Rp3 triliun ini? Sampaikan opini cerdas Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke media sosial! Terus perbarui wawasan Anda terkait kebijakan strategis pusat dan dinamika lokal Jawa Barat hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Makan Bergizi Gratis Disetop Selama Libur Sekolah 2026, Ini Alasannya!
Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi
Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo
Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!
Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?
Solusi Krisis Sampah, PSEL Kota Bekasi Resmi Jadi Proyek Strategis Nasional
Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:13 WIB

Libur Sekolah, Program Makan Bergizi Disetop: Hemat Rp3 Triliun!

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:41 WIB

Makan Bergizi Gratis Disetop Selama Libur Sekolah 2026, Ini Alasannya!

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:11 WIB

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50 WIB

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Berita Terbaru

Momen penyerahan secara resmi berkas SK kepengurusan kepada Muhammad Zaini (kedua dari kiri) sebagai Wakil Ketua I DPC PPP Kota Bekasi periode 2026–2031 oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang dilangsungkan di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat.

Politik

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:54 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x