BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Bertemunya Dua Siklon, Simak Wilayah Terdampak dan Imbauannya

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi curah hujan tinggi.

Ilustrasi curah hujan tinggi.

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 18–25 September 2025. Kondisi ini dipicu oleh pengaruh Bibit Siklon Tropis 90W di Laut Filipina dan Siklon Tropis MITAG di Laut Cina Selatan, yang membentuk area perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi).

Menurut Prospek Cuaca Mingguan BMKG, kedua sistem ini berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah, dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga sangat lebat.

“Selama sepekan ke depan, pertumbuhan awan hujan yang signifikan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh interaksi berbagai faktor atmosfer skala global, regional, hingga lokal, yang mempertahankan atmosfer berada dalam kondisi labil dan mendukung perkembangan awan konvektif,” tulis BMKG, dikutip Minggu (21/09/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detail Pergerakan Siklon

  • Bibit Siklon Tropis 90W
    • Lokasi: Laut Filipina
    • Kecepatan angin maksimum: 35 knot
    • Tekanan minimum: 1002 hPa
    • Arah pergerakan: Barat Laut
    • Potensi menjadi siklon tropis dalam 24 jam: Kategori peluang tinggi
  • Siklon Tropis MITAG
    • Lokasi: Laut Cina Selatan
    • Kecepatan angin maksimum: 50 knot
    • Tekanan minimum: 1002 hPa
    • Arah pergerakan: Barat – Barat Laut

BMKG menjelaskan bahwa interaksi kedua sistem ini dengan faktor atmosfer global, regional, dan lokal membuat atmosfer berada dalam kondisi labil, mendukung pembentukan awan konvektif yang memicu hujan lebat.

“Aktivitas atmosfer tersebut berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga sangat lebat,” lanjut BMKG.

“Dengan mempertimbangkan kondisi dinamika atmosfer tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi,” demikian peringatan BMKG.

Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat

BMKG memetakan potensi hujan lebat pada dua periode utama:

Periode 19–21 September 2025

  • Hujan sedang: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan.
  • Siaga hujan lebat–sangat lebat: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.
  • Angin kencang: Jawa Barat, NTT, Sulawesi Selatan.

Periode 22–25 September 2025

  • Hujan sedang: Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.
  • Siaga hujan lebat–sangat lebat: Papua Pegunungan, Papua.

Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem

BMKG mengidentifikasi beberapa faktor yang memperkuat potensi cuaca ekstrem:

  • Konvergensi dan konfluensi angin di Laut Cina Selatan, Laut Filipina, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, hingga Laut Seram.
  • Labilitas atmosfer yang tinggi dan kelembapan udara yang basah di lapisan rendah hingga menengah.
  • Pengaruh gelombang atmosfer seperti Madden–Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby ekuator yang meningkatkan suplai uap air.

Dampak yang Perlu Diwaspadai

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap:

  • Hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
  • Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
  • Gelombang laut tinggi di perairan tertentu.

Imbauan BMKG

  1. Waspada perubahan cuaca mendadak, terutama hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
  2. Hindari berada di ruang terbuka saat hujan petir, jauhi pohon besar dan bangunan rapuh.
  3. Pastikan saluran drainase berfungsi baik untuk mencegah genangan.
  4. Pantau informasi cuaca terkini melalui website BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan kanal media sosial resmi.

“BMKG mengingatkan pentingnya memantau secara rutin informasi cuaca melalui kanal resmi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan genangan,” tambah BMKG menegaskan.

Tetap waspada dan pantau terus pembaruan prakiraan cuaca BMKG agar aktivitas Anda tetap aman di tengah potensi cuaca ekstrem.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan
Awas Karyawan Minimarket Bisa Punah! Robot Canggih Asal China Ini Siap Gantikan Tugas Kasir Sepenuhnya
PLN Cetak Rekor: Proyek Elektrifikasi ECRL Malaysia Rampung Lebih Awal dari Target!
Trump Tahan Visa, Nasib Suporter Piala Dunia 2026 Terancam!
Ramadan 2026 ala Turki: Pemkot Istanbul Antarkan MBG alias ‘Makanan Berbuka Gratis’ ke Rumah Warga
Aturan Bagasi Kereta Api dan Powerbank Terbaru: Cek Batas Ukuran Koper Agar Bebas Denda
Pertamina Berbagi Takjil Gratis dan Hadirkan SPBU Religi selama Ramadan
Pertamina Sebar Promo BBM dan 100 Motor Buat Ojol di 2026

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 02:48 WIB

Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:07 WIB

Awas Karyawan Minimarket Bisa Punah! Robot Canggih Asal China Ini Siap Gantikan Tugas Kasir Sepenuhnya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:16 WIB

PLN Cetak Rekor: Proyek Elektrifikasi ECRL Malaysia Rampung Lebih Awal dari Target!

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:01 WIB

Trump Tahan Visa, Nasib Suporter Piala Dunia 2026 Terancam!

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:19 WIB

Ramadan 2026 ala Turki: Pemkot Istanbul Antarkan MBG alias ‘Makanan Berbuka Gratis’ ke Rumah Warga

Berita Terbaru

Nasional

72 Tahun GMNI: Awas Aktivis Terjebak Pragmatisme Penguasa!

Senin, 23 Mar 2026 - 19:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca