Disdik Sambut Baik Wacana Coding dan AI jadi Mata Pelajaran Tingkat Dasar dan Menengah

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi tengah menunggu kebijakan lanjutan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengenai materi pembelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang diusulkan masuk ke dalam kurikulum SD serta SMP sebagai mata pelajaran pilihan.

Hal ini didukung oleh pernyataan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam Forum Diskusi ‘Sambung Rasa Guru’ di SMAN 2 Wates, Kulon Progo, DIY, pada Rabu (13/11/2024) lalu.

“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh apabila ada regulasi tingkat atas yang mengatur hal ini. Kami siap melaksanakan, setuju, dan mendukung sepenuhnya. Apalagi ini untuk menambah kapasitas peserta didik,” ucap Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Selasa (19/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Warsim mengatakan bahwa pihaknya belum dapat berbicara lebih jauh mengenai kebijakan tersebut, namun Disdik Kota Bekasi menyambut baik usulan tersebut. Pihaknya juga menunggu kebijakan selanjutnya dari Pemerintah Pusat untuk tindak lanjut.

“Kita lihat dulu regulasinya seperti apa, sambil menunggu evaluasi dari Kemendikbud, apakah Kurikulum Merdeka akan dihapus atau diubah,” sambungnya.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan bahwa materi coding dan Artificial Intelligence (AI) kemungkinan baru akan diberikan kepada para siswa kelas IV, V, VI SD atau sejak SMP.

Adapun materi pembelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI) itu, kata dia, perlu diajarkan agar para siswa generasi sekarang siap menghadapi era digitalisasi dan mampu bersaing di pasar kerja global.

Senada dengan itu, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, juga mengusulkan agar mata pelajaran pemrograman atau coding dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah tingkat dasar dan menengah.

Gibran mengatakan bahwa usulannya sudah disampaikan kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Ia menekankan pentingnya mencetak generasi emas sebagai modal menuju Indonesia emas 2045. Ia ingin agar putra-putri bangsa mahir dalam pemrograman, kecerdasan buatan (AI), hingga machine learning.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6
Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata
Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah
Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!
Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:38 WIB

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 15:38 WIB

Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca